Menanggapi meningkatnya ancaman drone di medan perang modern, Administrasi Materiel Pertahanan Swedia (FMV) secara resmi telah memesan sistem senjata terbaru dari Saab, yang dikenal sebagai Trackfire ARES (Anti-Drone Remote Electronic System). (more…)
Tak ada yang menyangsikan kemampuan intelijen Israel dalam penggalangan kekuatan, penyusupan dan sabotase di wilayah negara lawan. Dan untuk kedua kalinya, seperti dalam adegan film “The Jackal” (1997) yang dibintangi aktor Bruce Willis dan Richard Gere, agen intelijen melakukan serangan presisi di dalam wilayah Iran dengan menggunakan remote control weapon station (RCWS). (more…)
Meski konfigurasi ranpur Infantry Fighting Vehicle (IFV) Pandur II 6×6 dengan turret Ares UT30MK2 pernah ditampilkan saat defile HUT TNI ke-72 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, namun, penampilan resmi Pandur II 6×6 yang telah dimodifikasi untuk TNI AD, baru secara jelas diperlihatkan saat Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Polri pada 28 Februari 2024 di Mabes TNI Cilangkap. (more…)
Alutsista produksi Saab ini bukan barang baru lagi, pasalnya pertama kali diperkenalkan tahun 2017 silam di ajang Defence and Security Equipment International (DSEI) di London. Namun, setelah sekian lama, produk yang diberi label Mobile SHORAD (MSHORAD) baru menemukan pembelinya baru-baru ini. Pembeli Saab MSHORAD adalah Lituania, salah satu negara anggota NATO yang dilanda kecemasan akan invasi dari Rusia. (more…)
Setiap narasi yang menyebut pengadaan senjata ke suatu negara di Asia Tenggara yang dirahasiakan, kerap menarik perhatian netizen, lantaran menjadi pemikat netizen untuk menduga-duga, Meski bukan termasuk alutsista yang strategis, Electro Optic Systems (EOS) telah mendapatkan kontrak senilai AU$28 juta (US$18,2 juta) untuk memasok suku cadang remote control weapon system (RCWS) R600S ke militer salah satu negara di Asia Tenggara. (more…)
Teknologi RCWS (Remote Control Weapon Station) bukan lagi sesuatu yang asing, pasalnya RCWS telah hadir di rantis dan ranpur di ketiga matra TNI. Merek dan jenis RCWS yang digunakan juga beragam, namun, tak banyak yang merupakan produksi lokal dan benar-benar diadopsi oleh kesatuan TNI. Salah satu yang mengklaim sebagai merek dan produksi lokal adalah RCWS Respati buatan PT. Respati Solusi Rekatama. (more…)
Walau jumlahnya tak lebih dari 15 unit, namun, ranpur amfibi LVTP-7 atau dalam label Korea Selatan disebut KAAV7A1, termasuk arsenal alutsista yang diunggulkan oleh Resimen Kavaleri Korps Marinir. Dengan perawatan yang baik, ranpur asal hibah dari Korea Selatan pada tahun 2009/2010 ini masih terjaga kondisinya. Dan, ada kabar tentang LVTP-7 alias KAAV7A1, dimana ranpur itu akan mendapatkan upgrade pada sistem senjatanya. (more…)
Berada di garis depan saat mengamankan Zone Ekonomi Eksklusif (ZEE), armada kapal patroli milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) kerap menjadi sorotan publik, bukan karena usia kapal, melainkan karena kapal Bakamla yang tidak dipersenjatai, dimana untuk menghalau kapal nelayan asing yang menjadi andalan umumnya adalan water cannon.(more…)
Setelah Kopaska, Korps Paskhas saat ini menjadi satuan di TNI yang mengoperasikan rantis lapis baja ILSV (Indonesia Light Strike Vehicle) J-Force. Mengutip dari akun Twitter @_TNIAU, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo pada Senin (28/12/2020), meninjau rantis J-Force di Pelataran Gedung Raden Suryadi Suryadarma Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur. (more…)
Sasis dan mesin Toyota Hilux lumayan laris di pasaran kendaraan taktis (rantis). Selain digunakan pada rantis Pindad Maung 4×4, ILSV 4×4, Fox RRV-x dan Jankel Al-Thalab LRPV 4×4, yang kesemuanya digunakan TNI, rupanya sasis Toyota Hilux juga digunakan pada rancangan rantis intai/serbu Gurza-2 dari Azerbaijan. (more…)