Tag: Raytheon Company

Belum Termasuk Rudal AMRAAM, Kontrak Pengadaan NASAMS Untuk Indonesia Bernilai US$77 Juta

Kontrak pengadaan rudal hanud jarak sedang NASAMS (Norwegian Advanced Surface to Air Missile) untuk Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas TNI AU disebut-sebut telah ditandatangani antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dan Kongsberg pada bulan Juni 2017. Untuk membiayai pembelian NASAMS, Indonesia mendapatkan fasilitas kredit dari Bank Exim Norwegia senilai lebih dari US$100 juta. Pihak Kongsberg secara resmi baru hari ini (31/10/2017) mengeluarkan siaran pers terkait pengadaan rudal MERAD (Medium Range Air Defence) tersebut. (more…)

Pengadaan AIM-9X Sidewinder Block II Untuk Indonesia Akhirnya Mendapat Titik Terang

Di pertengahan tahun 2015 Pemerintah Amerika Serikat telah menawarkan paket penjualan rudal udara ke udara jarak dekat AIM-9X Sidewinder ke Indonesia. Lewat program program FMS (Foreign Military Sale), AS menawarkan sejumlah rudal super canggih tersebut dengan nilai US$47 juta. Dan hampir dua tahun berselang, akhirnya ada titik terang seputar tawaran AIM-9X untuk Indonesia. Merujuk ke penyataan Departemen Pertahanan AS pada 31 Maret 2017, disebutkan Raytheon Co, Missile Systems telah mendapat kontrak untuk memproduksi 317 unit AIM-9X, yang di dalamnya termasuk unit untuk kebutuhan TNI AU. (more…)

TGM-65 Maverick: Bentuk Serupa Aslinya, Inilah Rudal Latih Udara ke Permukaan Andalan TNI AU

Jet tempur taktis Hawk 109/Hawk 209 TNI AU sudah lazim dipasangi rudal udara ke permukaan Raytheon AGM-65 Maverick, dalam sekali terbang jet tempur single engine besutan British Aeropsace ini dapat membawa dua unit AGM-65 Maverick. Dan belum lama berselang, Skadron Udara 12 “Black Panther” Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, pada Senin (20/2/2017) telah melaksanakan latihan tempur diatas udara wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Lima unit Hawk 109/Hawk 209 dikerahkan dengan masing-masing mengusung rudal AGM-65 Maverick. (more…)

AS Tawari Indonesia Paket Rudal AIM-9X Sidewinder Senilai US$47 Juta

AIM9X_01

Jika tak ada aral melintang, nantinyaTNI AU akan memiliki 33 unit F-16 Fighting Falcon, terdiri dari varian generasi F-16 A/B yang sejak tahun 90-an memperkuat Skadron Udara 3 dan 24 unit F-16 C/D Block 25 yang di upgrade ke Block 52ID. Bertambahnya populasi Elang Penempur sudah pasti membutuhkan beberapa kesiapan, selain urusan logistik dan perawatan, yang juga penting adalah bekal persenjataan yang melengkapi armada multirole fighter tersebut. (more…)