
Departemen Pertahanan Amerika Serikat resmi memberikan persetujuan atas potensi penjualan militer asing (Foreign Military Sales) kepada Singapura untuk pengadaan pesawat intai maritim canggih P-8A Poseidon. (more…)

Departemen Pertahanan Amerika Serikat resmi memberikan persetujuan atas potensi penjualan militer asing (Foreign Military Sales) kepada Singapura untuk pengadaan pesawat intai maritim canggih P-8A Poseidon. (more…)

Komando Operasi Khusus AS atau US Special Operations Command (USSOCOM) dalam mobilitasnya ditunjang wahana udara yang serba canggih dengan kemampuan serbu. Beroperasi secara senyap di berbagai palagan konflik menjadikan pasukan USSOCOM identik dengan wahana canggih seperti MH-60M Black Hawk, CH-47G Chinook, CV-22B Osprey dan pesawat serbu udara MC-130H Combat Talon II. Dan tahukah Anda, efektivitas dari wahana tempur USSOCOM rupanya tak lepas dari keberadaan radar AN/APQ-186 Silent Knight. (more…)

Konflik global yang tak berkesudahan, bahkan cenderung akan menaik tensinya, rupanya membawa berhah bagi manufaktur rudal kenamaan, Raytheon Company. Persisnya, Departemen Pertahanan AS berencana meningkatkan produksi stok rudal AIM-9X Sidewinder Block II menjadi 2.500 rudal per tahun untuk mendukung kebutuhan Angkatan Udara, Angkatan Laut AS dan negara mitra/sekutu Negeri Paman Sam. (more…)

Kedatangan jet tempur F-16 Fighting Falcon ke Ukraina ibarat tinggal menunggu waktu, setelah mendapat lampu hijau dari Amerika Serikat, maka Belanda dan Denmark telah menyatakan komitmen untuk mengirimkan pesawat tempur multirole battle proven tersebut untuk menghadapi penempur Rusia. (more…)

Selama ini publik kenyang dengan berita beragam sanksi yang dikenakan Amerika Serikat kepada negara yang secara politik berseberangan dengan kepentingannya. Terkhusus kepada Cina, hujan sanksi dan pembatasan kepada perusahaan swasta Cina terkait isu spionase sudah lazim kita dengar. Namun, rupanya Cina tak tinggal diam, Beijing kini menyerang balik dengan memberikan sanksi kepada perusahaan (pertahanan) AS, kok bisa? (more…)

Bahwa rudal udara ke udara jarak dekat besutan Raytheon AIM-9 Sidewinder punya kemampuan ‘plus’ sebagai rudal udara ke permukaan sudah pernah dikupas di artikel terdahulu. Kebisaan tersebut bukan hanya pada varian anyar AIM-9X Block II, melainkan varian lawas AIM-9P2 pun terbukti sukses diuji tembak ke sasaran di permukaan, seperti yang telah dilakukan penerbang jet tempur F-5E Tiger II TNI AU pada sasaran eks KRI Hiu. Namun, ada fakta baru seputar kebisaan Sidewinder sebagai rudal udara ke permukaan. (more…)

Raytheon Company, manufaktur persenjataan kondang asal Amerika Serikat, mungkin tidak pernah menyangka, bahwa produk buatannya bisa beralih fungsi hingga sedemikian berbeda. Netizen pemerhati dunia alutsista tentu mahfum dengan sosok rudal hanud jarak sedang MIM-23 Hawk, yang kebetulan juga dioperasikan oleh Singapura. Rudal hanud battle proven ini punya berat 627 kg dan mampu melesat hingga Mach 2.7 sampai ketinggian 18 km. Namun di tangan Iran, rudal Hawk dapat ‘disulap’ sebagai rudal udara ke permukaan. Kok bisa? (more…)

Jika bukan karena keterbatasan anggaran, tentu setiap negara pembeli tak ingin status alutsista canggihnya tampil ‘kosongan.’ Contohnya seperti AL India yang mengoperasikan pesawat intai maritim canggih P-8I Poseidon, tentu ingin memaksimalkan kemampuan Poseidon sebagai elemen penindak di lautan, dimana artinya Poseidon harus dilengkapi persenjataan pemukul untuk sasaran di permukaan dan bawah permukaan laut. (more…)

Bagi Arab Saudi, momen penyelenggaraan Ibadah Haji adalah peristiwa besar tahunan yang multak mendapat penanganan serius. Berkumpulnya lebih dari 2,5 jamaan Haji dari seluruh dunia, merupakan tantangan tersendiri dari aspek pelayanan. Namun lepas dari itu, hajatan tahunan bernilai strategis ini juga dapat memicu kerawanan. Selain ancaman terorisme, ada ancaman lain yang berpotensi besar menimbulkan gangguan, tak lain adalah ancaman yang datang dari udara dan menyasar ke wilayah Mekkah, Jedah dan Riyadh. (more…)

Ajang latihan tempur Cope West 2018 kini tengah berlangsung di Lanud Sam Ratulangi, Manado (12 – 23 Maret 2018). Dua belas unit F-16 C/D, masing-masing enam unit dari TNI AU dan AU AS (USAF) ikut terlibat dalam melakukan simulasi joint operation dan air combat maneuver. Dan diantara hal yang unik dari latihan bilateral ini adalah turut diusungnya rudal udara ke udara oleh TNI AU dan USAF. Setidaknya di Lanud Sam Ratulangi ada tiga jenis rudal udara ke udara buatan Raytheon yang dibawa oleh kedua negara. (more…)