
Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) melalui Marine Corps Warfighting Lab (MCWL) sempat menggemparkan dunia pertahanan saat mendemonstrasikan wahana angkut amfibi raksasa, UHAC (Ultra Heavy-Lift Amphibious Connector). Dalam rangkaian latihan uji coba tempur tingkat lanjut (Advanced Warfare Experiment), wahana ini sukses memindahkan logistik langsung dari dek dok kapal pendarat amfibi USS Rushmore (LSD-47) menuju garis pantai. (more…)

Ransus (kendaraan khusus) Assault Ladder sudah jamak dimiliki oleh pasukan khusus dengan spesialisasi anti teror. Selain digunakan oleh Sat-81/Gultor Kopassus TNI AD, ransus Assault Ladder juga digunakan oleh Satuan Bravo 90 Kopasgat TNI AU, yang mana Assault Ladder dengan tangga lipatnya difungsikan untuk menghantarkan pasukan khusus ke deck pesawat atau posisi bangunan di ketinggian sedang, dalam operasi anti pembajakan. (more…)

Untuk menarik pesawat dari apron menuju area landasan dan sebaliknya, lumrah hadir yang namanya kendaraan penarik pesawat (aircraft towing). Tak hanya pesawat sipil berbadan lebar, pesawat tempur juga familier menggunakan jasa kendaraan ground support ini. Seperti pada kedatangan F-16 C/D Fighting Falcon di Skadron 16, TNI AU juga ikut mendatangkan ransus (kendaraan khusus) aircraft towing dari jenis Eagle EB2-8. (more…)

Desainnya mencerminkan truk masa depan dengan nuansa robotik yang kental, dibalut warna hijau plus label “Marinir,” menjadikan sosok truk ini terasa sangar dipandang. Tak heran banyak orang yang awalnya mengira bila truk Marinir ini memuat alutsista. Namun siapa sangka, truk sangar yang masuk kategori ransus (kendaraan khusus) ini justru membawa beras, sayur mayur dan perlengkapan memasak.
(more…)

Mengikuti jejak Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI AD, yang lebih dulu mengadopsi jeep tempur Flyer 4×4 sejak tahun 90-an. Satuan elit di lingkungan TNI AL dan TNI AU pun ikut melirik menggunakan jenis jeep yang serupa, yakni rantis four wheel drive yang mampu melahap medan berat. Beda dengan jeep militer kebanyakan, jenis jeep tempur yang dimaksud justru menghilangkan elemen perlindungan lapis baja bagi awaknya, karena memang mengedepankan pada misi serbuan cepat dalam pertempuran jarak dekat (CQB). (more…)