Kilas balik ke bulan Januari lalu, saat itu diberitakan bahwa Australia mencangkan penyebaran ranjau laut pintar (smart sea mines) untuk melindungi teritorial lautnya. Dan setelah tujuh bulan berlalu, kabar terbaru datang dari Canberra yang menyebut telah menunjuk RWM Italia, anak perusahaan Rheinmetall untuk memasok ranjau pintar yang dimaksud. Sebelumnya memang ada dua pilihan negara pemasok untuk ranjau laut pintar, yakni Italia dan Spanyol. (more…)
Keparnoan (ketakutan) Australia kepada Cina tak kunjung surut, setelah membentuk pakta pertahanan bersama Amerika Serikat dan Inggris dalam AUKUS, Negeri Kanguru diketahui telah memproyeksikan akuisisi beragam alutsista strategis bernilai jumbo, mulai dari kapal selam bertenaga nuklir, rudal anti kapal jarak jauh, sampai yang terakhir sistem senjata berbasis laser penangkis serangan rudal hipersonik. (more…)
Bila dicermati tak banyak alutsista dari jenis kapal perang TNI AL yang kini masih digunakan dan ‘benar-benar’ masih diandalkan oleh NATO. Memang TNI AL kini diperkuat korvet canggih dari kelas SIGMA yang mengusung standar teknologi tinggi khas NATO, tapi jenis kapalnya sendiri tidak masuk dalam list arsenal andalan kekuatan laut negara-negara NATO, melainkan berupa korvet yang dipesan berdasarkan kustomisasi dari kebutuhan negara pembeli. (more…)