
Sebagai serangan balasan dari Operasi Midnight Hammer yang menargetkan fasilitas nuklir Iran di Fordow dan Natanz, maka Iran menggelar “Operation Bashayer al-Fath” atau dalam bahasa Inggris disebut “Glad Tidings of Victory”. Operasi ini diluncurkan pada 23 Juni 2025 dengan menargetkan Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, dilaporkan ada 14 rudal balistik jarak pendek dan menengah yang diluncurkan Iran. (more…)

Merespon Operasi Midnight Hammer, yakni serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat ke fasilitas nuklir Iran, maka tak berselang lama, serangan balasan pun dilacarkan pada aset strategis AS di kawasan tersebut. Dan sasaran yang terpiliih adalah Pangkalan Udara Al Udeid – Al Udeid Air Base (AUAB) yang berlokasi di Qatar, yang notebene merupakan pusat militer AS paling penting di Timur Tengah. (more…)

Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan telah menyetujui potensi penjualan delapan unit drone tempur (UCAV) MQ-9B SkyGuardian senilai US$1,96 miliar ke Qatar, yang sekaligis menandai untuk pertama kalinya drone produksi General Atomics Aeronautical Systems, Inc. (GA-ASI) dijual ke negara di Timur Tengah. (more…)

Fincantieri, galangan yang membangun dua unit OPV/frigat PPA Paolo Thaon di Revel class TNI AL, belum lama ini menyerahkan Landing Platform Dock (LPD) atau kapal serbu amfibi “Al Fulk” kepada Kementerian Pertahanan Qatar di Muggiano di La Spezia, Italia. (more…)

‘Babak belur’ dihajar polemik jelang Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024, program pengadaan 12 unit jet tempur Mirage 2000-5 dari Qatar akhirnya dibatalkan oleh Kementerian Pertahanan RI. Dan pupus pula harapan TNI AU mendapatkan pesawat tempur untuk mengisi kekosongan kekuatan (gap filling) dan adaptasi pada alutsista buatan Perancis. Nah, setelah pesanan 12 unit Mirage 2000-5 dibatalkan, kini Qatar tengah menawarkan satu skadron Mirage 2000-5 kepada India. (more…)

Meramaikan Debat Capres ketiga yang berlangsung 7 Januari 2024, Indomiliter.com menggelar polling singkat tentang kelanjutan pengadaan 12 unit jet tempur Mirage 2000-5 eks Qatar yang dinyatakan ditunda akibat tekanan anggaran. Meski berat dari aspek anggaran yang mengandalkan pinjaman luar negeri. Namun karena berstatus ditunda, maka masih ada kemungkinan untuk dilanjutkan proses pengadaan ini. (more…)

Pengadaan 12 unit jet tempur Mirage 2000-5 yang dibeli bekas pakai dari Qatar akhirnya mencapai anti klimaks, yakni dengan pernyataan Juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang menyebut rencana pembelian satu skadron Mirage 2000-5 dari Qatar telah ditunda. Pernyataan tersebut disampaikan Dahnil dalam acara Kabar Petang di TV One (1/1/2023). (more…)

Backlog pesanan Dassault Aviation untuk jet tempur Rafale bisa jadi akan bertambah banyak. Pasalnya, ada peluang besar dari Qatar untuk kembali mengorder Rafale. Selain menjual jet tempur bekas Mirage 2000-5 ke Indonesia, Qatar saat ini merupakan operator dari 36 unit Rafale. Dan karena merasa puas atas kinerja Rafale, kabarnya Qatar berkeinginan untuk membeli lagi 24 unit Rafale. (more…)

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dalam jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (6/7/2023), menjelaskan bahwa 12 unit jet tempur Mirage 2000-5 yang dibeli dari Qatar, baru mempunyai jam terbang (flying hours) 30 persen, yang dikatakan 70 persen sisa jam terbang masih dapat digunakan oleh Indonesia. “Tapi sebetulnya, jam terbangnya masih lama, jadi Mirage 2000-5 ini masih punya usia pakai kira-kira 15 tahun lagi,” kata Prabowo, dikutip dari Suara.com. (more…)

Pengadaan 12 unit Mirage 2000-5 dari Qatar oleh Kementerian Pertahanan RI untuk kebutuhan mengisi gap jet tempur TNI AU, dipercaya juga akan mencakup paket persenjataan. Meski belum diketahui jenis paket persenjataan yang akan diboyong, namun dipastikan akan mencakup kanon DEFA 554 kaliber 30 mm. (more…)