Tag: PT Pindad

Intip Uji Fungsi Panser Commando Scout TNI AD

Ranpur yang satu ini jelas bukan barang baru, lantaran pengadaannya dari Amerika Serikat telah dilakukan pada tahun 1985 silam. Debutnya pun terbilang unik, yakni punya desain V-hull dan bodi streamline, lelak-lekuk bodi-nya sedikit banyak mirip dengan panser V-150, yang juga buatan Cadilage Cage. Dan inilah Commando Scout yang hingga kini tetap eksis, bahkan tengah melalui proses repowering dan pengujian manuver. (more…)

40 Tahun RBS-70: Eksistensi Pelopor MANPADS dengan Platform Tripod

Tanpa terasa sistem MANPADS (Man Portable Air Defense System) RBS-70 sudah menginjak usia 40 tahun. Sejak pertama kali digunakan pada tahun 1977 oleh AD Swedia, hingga kini sudah lebih dari 1.600 sistem MANPADS RBS-70 digunakan di 19 negara dengan 18 ribu rudal yang telah diproduksi, seperti Indonesia yang masih mengandalkan satu baterai (9 pucuk) RBS-70 pada Yon Arhanudri 2 Kostrad di Malang, Jawa Timur. (more…)

Hawkei 4×4: “Ringan, Terlindungi dan Tangguh,” Inilah Rantis Baru Andalan Australia

Mungkin karena salah satu unit pasukan khusus di Indonesia menyukai produk alutsista lansiran Australia, mendorong Thales Australia, manufaktur persenjataan asal Negeri Kangguru untuk berharap bisa memasarkan produk andalannya di Indonesia. Thales Australia sebelumnya telah memasok ranpur lapis baja MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) Bushmaster. Yang kemudian dengan menggadeng PT Pindad dirilis Bushmaster versi Indonesia yang dikenal dengan label “Sanca.” (more…)

Isi Celah Antara Kaliber 7,62mm dan 12,7mm, Pindad Rilis Senapan Runduk SPR-4 Kaliber 8,6mm

Senapan penembak runduk atau senapan sniper berkaliber 12,7 mm terkenal punya daya hancur tinggi dan mampu menjangkau sasaran hingga jarak 2.000 meter. Namun penggunaan kaliber 12,7 mm juga membawa konsekuensi bagi sang sniper, yakni bobot senjata di kaliber tersebut lumayan berat, termasuk munisinya yang berat per butir bisa 2x lipat dari munisi standar. Sementara kaliber lain yang lebih familier di lingkungan penembak jitu adalah kaliber 7,62 mm. (more…)

Mengenal Senjata Pelontar Granat Arsenal SAGL dan Munisi RLV-HEFJ

Belum juga tuntas terkait isu video anggota Brimob yang sedang berlatih dengan RPG (Rocket Propelled Grenade) atau kondang disebut granat berpeluncur roket, pada Jumat lalu (29/9) perbincangan netizen di Tanah Air kembali ramai dengan tibanya paket senjata dan munisi untuk Korps Brimob yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Paket senjata tersebut berasal dari Arsenal Ltd, manufaktur persenjataan asal Bulgaria. (more…)

Telah Bersiap di Cilegon, Inilah Tampilan Pandur II 8×8 dengan Kanon RCWS Ares UT30MK2

Diantara ratusan alutsista TNI yang kini telah terparkir di kawasan Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, sudah terlihat sosok ranpur Pandur II 8×8 jenis IFV (Infantry Fighting Vehicle) yang dilengkapi kanon RCWS Ares UT30MK2 kaliber 30 mm. Kemunculan ini menjadi babak terbaru dari serial panser Pandur II 8×8 di Indonesia, setelah sebelumnya telah diperlihatkan Pandur II 8×8 FSV (Fire Support Vehicle) yang dilengkapi meriam Cockerill CT-CV 105 mm dan Pandur II 8×8 APC dengan SMB (Senapan Mesin Berat) kaliber 12,7 mm.

(more…)

Jelang HUT TNI Ke-72, Intip Latihan Amfibi Pandur II 8×8 di Cilegon

Selain dijadwalkan turut dalam defile pada puncak HUT TNI Ke-72 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, 5 Oktober mendatang. Dua unit panser Pandur II 8×8 APC yang memang punya kemampuan amfibi telah dipersiapkan untuk melakukan atraksi mengarungi bibir pantai dalam skema operasi amfibi. Guna mematangkan pengoperasian alutsista baru dari Republik Ceko tersebut, awak Pandur II 8×8 dalam beberapa hari ini giat melakukan latihan mengarungi perairan di sekitaran dermaga.

(more…)

Meriahkan HUT TNI Ke-72, Kaplan MT Dilengkapi Kubah Meriam Modular Cockerill 3105

Puncak HUT TNI Ke-72 pada 5 Oktober tinggal dijelang dalam hitungan hari, sesuai janji Panglima TNI, beragam alutsista canggih dan terbaru akan diperlihatkan ke publik dalam defile akbar di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten. Dan dari sekian banyak alat perang yang ditampilkan tiap matra, penampilan perdana medium tank hasil kerjasama PT Pindad dan FNSS Savunma Sistemleri “Kaplan MT” dipastikan akan membetot jutaan mata di Tanah Air. (more…)

Mengintip Kecanggihan Panser IFV Pindad 6×6 Kanon 20 mm

Panser tempur IFV (Infantry Fighting Vehicle) 6×6 yang satu ini sudah jadi prototipe-nya sejak tahun 2014 silam, meski belum mendapat order pembelian dari Kementerian Pertahanan, ranpur produksi BUMN PT Pindad dengan julukan “Panser Cannon 20 mm” ini cukup menarik perhatian di Indonesia Business & Development (IBD) Expo 2017 JCC Senayan. Dengan kubah kanon 20 mm, ranpur yang dibangun dari basis Anoa 2 ini dirancang sebagai penggebuk bagi Satuan Infanteri Mekanis. (more…)

Beginilah Tampilan Pandur II 8×8 FSV Setelah Dipasangi Kubah Cockerill CT-CV 105 mm

Sejak tiba di Indonesia pada 11 September lalu, empat unit panser Pandur II 8×8 dari Ceko, dibawa ke fasilitas PT Pindad di Bandung. Keempat ranpur besutan Excalibur Army ini menjalani proses instalasi kubah senjata dan pengecetan, maklum saat tiba Pandur II 8×8 masih berwarna hijau polos, dan karena akan diikutkan dalam defile HUT TNI Ke-72 di Cilegon, Pandur II 8×8 kini sudah di cat dengan loreng hijau ranpur TNI AD. Dan hari ini (18/9), dalam kunjungan singkatnya ke PT Pindad, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu turut melihat dari dekat calon alutsista untuk Kavaleri dan Infanteri Mekanis tersebut.

(more…)