Perang berlarut di Ukraina membawa konsekuensi pada penggunaan alutsista di luar batas. Salah satu yang mendapat perhatian dalam hal ini adalah Self Propelled Howitzer (SPH) CAESAR yang telah digunakan hingga batas maksimal, yang meski membawa kerentanan pada aspek keamanan operasi, tapi juga menjadi kebanggaan bagi pihak manufaktur atas kualitas produknya. (more…)
Masih hangat tentang artikel kami sebelum ini yang mengulas rudal jelajah baru Rusia dengan tampilan mirip AGM-158 JASSM (Joint Air-to-Surface Standoff Missile), maka belum lama ini ada kabar lanjutan terkait rudal yang secara tidak resmi dijuluki “Banderol” ini. (more…)
Satu hari menjelang perayaan Victory Day ke-80 yang jatuh pada tanggal 9 Mei 2025, Angkatan Darat Rusia dikabarkan telah memerima gelombang (batch) pertama Main Battle Tank (MBT) keluaran baru dari Uralvagonzavod, yakni T-72B3M dan T-90M. (more…)
Selain kabar ditembak jatuhnya jet tempur Sukhoi Su-30 Angkatan Udara Rusia oleh drone laut (USV) MAGURA V5 yang melepaskan rudal udara ke udara R-73 yang dimodifikasi menjadi rudal darat ke udara, maka ada lagi klaim dari Ukraina, namun kali ini tidak didukung oleh rekaman video, yakni ditembak jatuhnya dua unit Su-30 Rusia oleh USV Ukraina, namun yang digunakan adalah rudal buatan AS, yakni AIM-9 Sidewinder. (more…)
Menutup pekan ini ada kabar anomali datang dari Laut Hitam, yakni dikabarkan jet tempur Angkatan Udara Rusia dari jenis Sukhoi Su-30 ditembak jatuh. Disebut anomali, pasalnya yang menjatuhkan adalah drone laut permukaan atau unmanned surface vehicle (USV) kamikaze milik Ukraina yang melepaskan rudal udara ke udara yang dikonversi menjadi rudal darat ke permukaan. (more…)
Pergantian pemerintahan di Amerika Serikat telah membawa dampak kurang menguntungkan bagi Ukraina, khususnya setelah Presiden AS Donald Trump punya pandangan dan kebijakan yang berbeda dengan pendahulunya (Joe Biden) atas konflik di Ukraina. Salah satu yang terkena dampak adalah rencana pengiriman Main Battle Tank (MBT) M1A1 Abrams dari Australia. (more…)
Selain Helsing X-2, Jerman juga mengirimkan produk drone lain untuk berlaga di medan perang Ukraina. Drone yang dimaksud adalah Tytan yang dipersiapkan untuk menghadapi drone kamikaze Rusia. (more…)
Perang yang berkepanjangan sudah barang tentu membutuhkan ketersediaan biaya besar, yang pada unit tempur terdepan hal ini mungkin harus dimaknai dengan improvisasi pada banyak hal. Salah satunya adalah improvisasi pada lapisan proteksi pada kendaraan tempur (ranpur) dan kendaraan taktis (rantis), termasuk dalam melanjutkan penggunaan lapisan pelindung balok kayu (wooden armor). (more…)
Perang di Ukraina secara langsung membawa pengaruh pada kebangkitan konsep tank ringan (light tank). Hal ini diungkapkan Centre for Analysis of World Arms Trade (CAWAT) – lembaga penelitian, informasi, dan penerbitan non-pemerintah (think tank) yang berdiri di Moskow, Rusia. Bukan hanya menjadi andalan di negara berkembang, negara adidaya seperti Amerika Serikat, Cina dan Rusia, telah mengembangkan varian terbaru di segmen tank ringan. (more…)
Rampasan alutsista lawan sudah barang tentu bukan sekedar untuk dipamerkan sebagai trofi kemenangan, lebih dari itu, persenjataan rampasan yang dianggap canggih akan berharga untuk dipelajari detailnya. Setelah sebelumnya Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 yang dikirim ke pabrik tank Uralvagonzavod, kini MBTÂ M1A1 Abrams Situational Awareness (SA) buatan AS yang akan menjalani reverse engineering. (more…)