Adalah prestasi tersendiri untuk bisa menangkap (menyergap) dan membawa alutsista musuh dari medan perang. Selain kebutuhan untuk mempelajari serta menganalisa pencapaian teknologi pada persenjataan lawan, tangkapan beragam jenis persenjataan lawan dapat digunakan untuk meningkatkan propaganda akan kekuatan militer dalam negeri. (more…)
Ada yang unik dari status BMP-3, yaitu dikenal sebagai Infantry Fighting Vehicle (IFV) yang paling banyak digunakan dalam operasi militer di Ukraina. Tidak itu saja, BMP-3 yang hadir dengan beragam varian, sampai saat ini masih terus diproduksi oleh Kurganmashzavod di kota Kurgan. Di Indonesia, debut BMP-3 (BMP-3F) juga tak pernah luput dari perhatian, lantaran menjadi arsenal kavaleri tercanggih Korps Marinir. Dan belum lama beredar video yang memperlihatkan BMP-3 dengan tampilan berbeda dari yang pernah diperlihatkan militer Rusia sebelumnya. (more…)
Di tahun ketiga perang Ukraina versus Rusia, masing-masing pihak yang berperang tak henti melakukan inovasi agar dapat memberikan keunggulan dalam pertempuran, termasuk pada inovasi yang belum terbayangkan sebelumnya. Sebut saja balon udara ketinggian (high-altitude balloon) selama ini digunakan untuk misi pengintaian dalam meningkatkan kesadaran situational, Maka di tangan Ukraina, balon udara ketinggian mendapat peran sebagai ‘drone’ yang membawa berbagai jenis amunisi. (more…)
Nama rudal Mistral produksi MBDA Missile Systems yang berbasis di Perancis, sangat lekat dibenak netizen Indonesia, pasalnya Mistral sampai saat ini menjadi rudal hanud (pertahanan udara) dengan populasi terbesar di Indonesia, yang digunakan oleh Arhanud TNI AD dan pada kapal perang TNI AL. Nah, belum lama ada kabar dari Perancis, bahwa MBDA telah meningkatkan kapasitas produksi rudal hanud SHORAD (Short Range Air Defence) MANPADS (Man Portable Air Defence System) ini. (more…)
Meski pemerintah Cina secara tidak langsung ‘mendukung’ Rusia dalam operasi militer di Ukraina, namun ada anomali dari sisi bisnis, pasalnya perusahaan swasta asal Cina, DJI Technology Inc, tetap menjadi pemasok utama untuk drone untuk Ukraina. Lantaran DJI Technology menjadi produsen drone copter FPV (First Person View) terbesar di dunia, Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal pernah menyebut bahwa negaranya sangat bergantung pada drone DJI Mavic buatan Cina. (more…)
Meski debut sistem hanud Pantsir S-1 sudah tak asing lagi dalam operasi militer Rusia di Ukraina, namun, ada yang berbeda dari salah satu Pantsir S-1 yang dikerahkan Rusia di wilayah timur Ukraina. Dalam video terbaru yang dirilis Kementerian Pertahanan Rusia pada 20 April 2024, nampak sistem hanud Pantsir-S1 dengan pola kamuflase yang tidak biasa. Yang belakangan diketahui bahwa pola kamuflkase pada Pantsir S-1 tersebut adalah pola yang digunakan pada Pantsir S-1 pesanan Irak. (more…)
Setelah beberapa unit hancur dalam perang, akhirnya militer Rusia untuk pertama kalinya dapat membawa Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 untuk diperlihatkan di Patriot Park, Kubinka, Moskow. Video pendek yang viral di media sosial memperlihatkan truk trailer membawa Leopard 2A6 milik Ukraina yang terbakar pada bagian lambungnya, namun pada bagian sasis dan turret-nya nampak utuh. Spekulasi yang berbedar menyebut MBT buatan Jerman itu didapatkan pasukan Rusia di dekat Avdiivka. (more…)
Untuk pertama kali sejak pecah perang Rusia versus Ukraina, terkonfirmasi jatuhnya pembom strategis jarak jauh Tupolev Tu-22M3 Backfirre. Dalam video jatuhnya pembom sayap ayun tersebut, pihak Ukraina menyatakan telah bertanggung jawab setelah melakukan tembakan menggunakan rudal, sementara pihak Rusia menyebut jatuhnya pembom akibat masalah teknis. Insiden jatuhnya Tu-22M3 terjadi pada hari Jumat, 19 April 2024 di wilayah selatan Sevastopol, Krimea. (more…)
Dalam usahanya bertahan menghadapi gempuran militer Rusia, ada kabar bahwa pasukan Ukraina menggunakan jenis senjata shotgun untuk menghapi drone. Terdengar agak ganjil, namun faktanya pasukan Ukraina dari 68th Jaeger Brigade Angkatan Darat Ukraina, telah mengadopsi shotgun jenis Hatsan Escort BTS 12 buatan Hatsan Arms Company (Turki) guna melawan ancaman dari udara, khususnya dari drone kamikaze. (more…)
Baru digunakan Angkatan Darat Rusia pada akhir tahun 2014, sistem pertahanan udara berbasis rudal Tor-M2U terbilang baru, dan Tor-M2U juga telah ikut ambil bagian secara aktif dalam operasi militer Rusia di Ukraina. Dengan dinamika peperangan yang terjadi, Almaz-Antey sebagai pengembang Tor-M2U, telah menghadirkan upgrade dengan menambahkan algoritma kecerdasan buatan – AI (Artificial Intelligence) pada Tor-M2U yang digunakan di Ukraina, termasuk diklaim sukses menembak jatuh roket yang diluncurkan oleh HIMARS dan MLRS Vilkha buatan Ukraina. (more…)