Meski tidak dilaporkan mengalami kerusakan, setiap pesawat secara periodik perlu dilakukan inspeksi secara visual untuk melihat ada atau tidaknya penyok pada bodi alias bagian luarnya. Identifikasi visual oleh ground crew tentu bisa saja dilakukan, namun itu butuh waktu, apalagi untuk bisa mengenali penyok yang berukuran kecil. (more…)
Drone copter dengan kemampuan amfibi, alias bisa mendarat di air, itu sudah ada, salah satunya adalah Bullray buatan Rapid Composited dari Florida, AS. Bullray bahkan dapat melakukan tembak sasaran menggunaan senjata kaliber ringan. Nah, serupa tapi tidak sama, giliran startup asal Perancis merilis drone quadcopter mini yang dapat diluncurkan dari permukaan atas permukaan dan bawah permukaan air laut. Kok bisa? (more…)
Kapal dengan kemampuan signals intelligence (SIGINT) kerap diidentifikasi sebagai ‘spy ship,’ lantaran kegiatan kapal ini berkaitan dengan aktivitas pengumpulan data-data intelijen. Sebagai wilayah yang strategis, kawasan Indo Pasifik jadi ladang beroperasinya kapal SIGINT dari negara besar seperti Cina, Amerika Serikat, India, Inggris dan Rusia. Tapi sejauh ini jarang diberitakan keberadaan kapal SIGINT milik Angkatan Laut Perancis di Indo Pasifik. (more…)
Bahasan seputar alutsista baru selalu menjadi perhatian utama netizen, apalagi bila menyangkut pengadaan alutsista yang jadi maskot suatu matra. Terlepas dari proses pengadaan yang masih berjalan. Belum lama ada postingan foto yang memperlihatkan kunjungan delegeasi Kementerian Pertahanan RI ke Pangkalan Angkatan Udara Perancis Saint-Dizier-Robinson, yang menarik tentu latar dari foto adalah jet tempur Dassault Rafale. (more…)
Perancis dan Naval Group saat ini mungkin masih memendam rasa ‘sakit hati’ akibat pembatalan kontrak sepihak dari Australia, yaitu terkait kontrak senilai Aus$90 miliar untuk 12 unit kapal selam diesel listrik Attack Class. Namun, rupanya ada pelipur lara datang dari Yunani, dimana Pemerintah Yunani telah meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Naval Group untuk program pengadaan frigat masa depan Negeri Para Dewa. (more…)
Ada dua poin besar kerugian yang dialami Perancis atas pembatalan sepihak order kapal selam diesel listrik Attack Class oleh Australia. Yang pertama raibnya kontrak jumbo senilai Aus$90 miliar untuk 12 unit kapal selam, dan yang kedua adalah citra teknologi Perancis yang ‘dilecehkan’ akibat keputusan dadakan yang diambil Canberra. Lewet lobi Gedung Putih, bekalangan sikap Perancis mulai melunak, ditandai dengan pengembalian Duta Besarnya ke Amerika Serikat. (more…)
Kisruh seputar pengadaan kapal selam nuklir dan pembatalan pesanan kapal selam diesel listrik oleh Australia masih menjadi topik hangat di level global. Bukan sebatas pernyataan kekecewaan semata, Pemerintah Perancis dalam beberapa hari terakhir telah mengambil sikap tegas, mulai dari menarik duta besarnya dari Amerika Serikat dan Australia, sampai pembatalan beberapa agenda penting yang terkait anggota pakta AUKUS (Australia, United Kingdom and United States). (more…)
Jagad pemerhati alutsista global kini terfokus pada rencana pengadaan kapal selam nuklir oleh Australia, dengan dukungan dari Amerika Serikat dan Inggris yang membentuk pakta AUKUS, Australia bakal mendapatkan support penuh untuk pembangunan kapal selam nuklir dalam future submarine programe.(more…)
Pemerintah Perancis dan perusahaan galangan Naval Group kini sedang meradang, pasalnya Pemerintah Australia menyatakan menghentikan program pembangunan 12 unit kapal selam Attack Class yang nilainya mencapai Aus$90. Padahal lewat negosiasi yang alot, kedua negara pada Maret 2021 telah menyepakati guna melanjutkan program pembangunan kapal selam diesel listrik turunan dari Shortfin Barracuda Block 1A tersebut. (more…)
Mengasosiasikan keunggulan suatu produk dengan produk lain sudah jamak dalam dunia marketing, saat ada produk yang sedang lagi ‘naik daun’ maka tak jarang produk lain yang sedang memasuki pasar akan mempersepsikan keunggulannya pada produk yang sedang populer di masanya. Seperti di segmen alutsista, keberhasilan Argentina meluncurkan rudal anti kapal Exocet dalam Perang Malvinas di tahun 1982, rupanya ditangkap sebagai peluang promosi pada merek otomotif Renault. (more…)