
Melihat jenis alutsista yang juga digunakan oleh TNI dalam laga perang di Ukraina, menjadi menarik untuk diperhatikan. Setelah debut rantis Bushmaster MRAP 4×4, VAB, BTR-4, BMP-3 sampai meriam hanud S-60, ada lagi satu jenis alutsista radar yang bakal beraksi di Ukraina, dan tentunya selama ini jenis yang sama telah dioperasikan Arhanud TNI AD. Yang dimaksud adalah radar GroundMaster 200 (GM 200) produksi Thales. (more…)

Presiden Perancis Emmanuel Macron punya obsesi besar untuk meningkatkan kemampuan armada jet tempur Perancis. Salah satu program yang dicanangkan Macron adalah “All Rafale by 2030” – yang artinya pada tahun 2030, Angkatan Udara Perancis hanya memfokuskan kekuatan dalam mengoperasikan satu jenis jet tempur saja, yakni Dassault Rafale. (more…)

Setelah ditampilkan dalam demo statis Pameran Pertahanan Indo Defence 2022, tentu menarik untuk dicermati, bagaimana kelanjutan dari program ranpur Anoa 3 yang diusung oleh PT Pindad? Meski belum ada rencana kontrak untuk pengadaan Anoa 3, namun, belum lama ini ada kabar dari Bandung, bahwa PT Pindad telah menggelar demo dinamis ranpur Anoa 3 yang disaksikan beberapa petinggi dari TNI AD. (more…)

Meski Angkatan Udara Perancis memiliki armada pesawat angkut dari berbagai jenis, mulai dari Airbus A400M Atlas, C-130H sampai C-130J Super Hercules, namun Angkatan Udara Perancis tak meninggalkan peran pesawat angkut ringan, yang notabene merupakan rancangan Indonesia – Spanyol, CN-235. Mengoperasikan 27 unit CN-235 200/300, pesawat turboprop multirole tersebut masih menjadi andalan militer Perancis, termasuk sebagai jembatan udara di wilayah koloninya. (more…)

Imbas Perang Ukraina rupanya berimbas pada hubungan kerja sama antariksa antara Rusia dan Perancis. Tanpa banyak diketahui, kedua negara itu rupanya saling ‘bajak’ atas aset wahana antariksa yang belum diluncurkan. Rusia menginginkan agar roket Soyuz yang ‘ditahan’ di Guyana Perancis dapat dikembalikan. Sementara Perancis menginginkan 36 satelitnya yang berada di Kazakhstan untuk juga dikembalikan. Bagaimana ceritanya? (more…)

Seiring dengan tertundanya pengadaan jet tempur Rafale oleh Kolombia, rupanya ada kabar lain yang terkait dengan jenis senjata yang juga ditawarkan Perancis ke Kolombia. Bila berita sebelumnya menyebut Bogota akan mengakuisisi self propelled howitzer (SPH) CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie) 6×6 produksi Nexter Systems, maka seolah terkena prank, justru keputusan pembelian SPH telah ditujukan ke Israel. (more…)

Duel kavaleri di laga Perang Ukraina akan memasuki babak baru, di mana untuk pertama kalinya, ranpur roda ban (panser) dengan meriam berstandar kaliber tank, akan berhadapan dengan Main Battle Tank (MBT) Rusia. Yang dimaksud sebagai ranpur roda ban dengan meriam bertandar kaliber tank adalah AMX-10RC 6×6, produksi Nexter Systems, Perancis. (more…)

Selain mengakuisisi jet tempur Rafale, rupanya di matra darat, khususnya pada lini artileri medan, Kolombia menyandarkan pilihan serupa dengan Indonesia, yakni dengan membeli self propelled howitzer CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie) 6×6 produksi Nexter Systems, Perancis. (more…)

Ibarat menerima paket booster dan khawatir terimbas Perang Ukraina-Rusia, modernisasi yang dilakukan militer Polandia, menjadi salah satu yang paling mendapat sorotan di Benua Biru. Sebut saja aksi borong alutsista besar-besaran dari Korea Selatan untuk pembelian 180 unit Main Battle Tank (MBT) K2 Black Panther, 48 unit jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle dan 670 unit Self Tracked Propelled Howitzer K9 Thunder, senilai lebih dari US$14,5 miliar. (more…)

Setelah meramaikan jagad media sosial, keberadaan pesawat jet bisnis Falcon akhirnya keberadaanya diresmikan sebagai bagian dari arsenal Skadron Udara 17 Angkut VIP/VVIP Lanud Halim Perdanakusuma. Serupa tapi tidak sama, ada dua unit Falcon Business Jet yang didatangkan untuk TNI AU, yakni Falcon 7X dan Falcon 8X. Disebut serupa lantaran desain kedua pesawat produksi Dassault Aviation ini mirip dan sepintas sulit dibedakan. (more…)