Tag: MIRV

Rusia Sukses Uji Coba RS-28 Sarmat: Rudal Nuklir Paling Mematikan Sejagad Siap Siaga Desember 2026

Setelah bertahun-tahun dibayangi oleh berbagai kendala teknis dan kegagalan uji coba yang dramatis, Moskow akhirnya mengumumkan keberhasilan krusial bagi masa depan kekuatan pencegah nuklirnya. Pada 12 Mei 2026, pejabat militer Rusia melaporkan bahwa rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-28 Sarmat telah menjalani uji coba peluncuran yang dinyatakan sebagai “sukses tanpa syarat” oleh Presiden Vladimir Putin. (more…)

Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Oreshnik Kedua ke Lviv (Ukraina): Kecepatan 13.000 Km/Jam Tak Terbendung Patriot

Ketegangan di Eropa Timur mencapai titik nadir baru setelah Rusia secara resmi mengonfirmasi peluncuran kedua rudal balistik hipersonik terbarunya, Oreshnik, pada Jumat, 9 Januari 2026. Serangan yang menyasar fasilitas strategis di Oblast Lviv, Ukraina Barat, ini membuktikan bahwa Moskow siap menggunakan teknologi militer paling mutakhirnya secara reguler dalam konflik tersebut. (more…)

Rudal Balistik M51 di Kapal Selam Triomphant Class – Rahasia Kekuatan Nuklir Perancis dari Bawah Lautan

Serangan Rusia ke kota Dnipro di Ukraina paa 21 November lalu diklaim menggunakan intermediate-range ballistic missile (IRBM) 9M729 Oreshnik (Kedr), yakni varian rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-26 Rubezh, telah membuka mata dunia tentang eksistensi jenis senjata super strategis jarak jauh, terlebih di dalamnya terdapat hulu ledak hipersonik MIRV (Multiple Independently Targetable Reentry Vehicles). (more…)

Melesat Bak Petir, MIRV yang Dibawa Rudal Balistik Hipersonik RS-26 Rubezh Bikin Ukraina dan Negara Sekutu Ketar-ketir

Lantaran tidak memuat hulu ledak nuklir, maka tidak ada kerusakan yang signikan dari serangan rudal balistik antarbenua (ICBM) Rusia ke Dnipro di Ukraina. Namun, serangan ‘uji coba’ Rusia itu telah menciptakan kekhawatiran besar, bukan hanya kepada Ukraina, tapi ke negara-negara Eropa dalam NATO, pasalnya serangan rudal balistik dengan MIRV (Multiple Independently Targetable Reentry Vehicles) untuk pertama kalinya telah membuat sistem pertahanan udara (hanud) kewalahan. (more…)