Bila tak ada aral melintang, dalam waktu dekat Indonesia akan bergabung dengan negara-negara ‘besar’ yang telah menerapkan Air Defense Identification Zone (ADIZ). Dan saat ADIZ diterapkan, maka Indonesia pun menjadi negara pertama yang mengadopsi ADIZ di kawasan Asia Tenggara. ADIZ atau Zona Identifikasi Pertahanan Udara selama ini sudah ada, namun hanya terbatas di area Jawa, yakni di Madiun sebagai basis pangkalan TNI AU terbesar. (more…)
Belum sampai setahun sejak KRI Nagapasa 403 merapat di Dermaga Ujung, Surabaya, kini ada kabar bahwa kapal selam kedua dari Nagapasa Clasa, yakni KRI Ardadedali 404 segera dilayarkan menuju Tanah Air. KRI Ardadedali 404 merupakan kapal selam Type 209/1400 yang dibangun oleh DSME (Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering) di Okpo, Korea Selatan. (more…)
Meski belum ada kabar lebih lanjut tentang instalasi persenjataan di PKR (Perusak Kawal Rudal) Martadinata Class, namun program instalasi sistem elektronik di kapal perang kelas frigat ini terus berjalan. Setelah Thales sebelumnya telah merampungkan Combat Management System (CMS) Tacticos dan adopsi radar intai udara dan permukaan Smart-S MK2, maka ada kabar terbaru bahwa Thales telah menyelesaikan pemasangan perangkat elektronik baru di KRI RE Martadinata 331 dan KRI I Gusti Ngurah Rai 332. (more…)
Sosok pesawat tanker serbaguna KC-46A Pegasus belakangan menjadi bahan pembicaraan setelah muncul dalan kajian TNI AU. Seperti diketahui, KC-46A Pegaus dan KC-30A (Aibus A330 MRTT ‘berkompetisi’ sebagai kandidat pengganti pesawat tanker tua KC-130B Hercules. Dan ada kabar terbaru, bahwa KC-46A pada 4 April 2018 telah menuntaskan Fuel On-load Certification (STC Testing), suatu tahapan penting dalam operasi pengisian bahan bakar di udara, dimana pesawat tanker juga harus mampu menerima pengisian bahan bakar dari pesawat lain. (more…)
Setelah mengabdi sejak 1978, armada pesawat Latih Dasar T-34C-1 “Charlie” akhirnya resmi dilepas dari operasional TNI AU lewat sebuah upacara di Lanud Adisutjipto pada Selasa (3/4/2018). Dari 20 unit yang didatangkan dari Amerika Serikat, kini tinggal 11 unit yang tersisa, dan pada tahun lalu sejumlah pesawat ini masih ada yang berhasil diterbangkan. Meski debutnya telah digantikan KT-1B Wong Bee, jasa T-34C begitu besar dalam mencetak ratusan penerbang TNI AU. (more…)
Belum lama berselang ada kabar seputar pergerakan konvoi armada perang AL Cina dalam skala besar di Laut Cina Selatan. Dalam citra satelit, setidaknya terlihat 43 kapal perang Cina melintas dalam kampanye latihan tempur. Dari 43 kapal perang yang berlayar dalam formasi dua sejajar, memang hanya satu jenis kapal yang mudah diidentifikasi, yakni kapal induk Liaoning. Lain dari itu, dipercaya konvoi gugus tempur tadi juga menyertakan kapal perusak, frigat, kapal selam nuklir, kapal tanker sampai kapal angkut amfibi jenis LPD (Landing Platform Dock). (more…)
Dalam seleksi kandidat heavy frigate untuk TNI AL, nama FREMM (Frégate européenne multi-mission) alias European multi-purpose frigate, namanya serasa tersisih jika dibandingkan Iver Huitfeldt Class, Admiral Gorshkov Class dan De Zeven Provincien Class. Meski namanya populer untuk publik di Tanah Air, diantara keempat kandidat frigat untuk TNI AL, justru sejatinya baru FREMM yang telah menyambangi Indonesia, yakni dalam lawatan ITS Carabiniere yang singgah di Jakarta pada Maret 2017. (more…)
Ada yang menarik dari kunjungan kerja KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna ke Lanud Roesmin Nurjadin di Pekanbaru pada Kamis (29/3/2018). Selain melihat langsung kesiapan operasional Skadron Udara 12 dan Skadron Udara 16. Dalam kesempatan tersebut, KSAU juga melakukan inspeksi pada fasilitas simulator Hawk 209. Ini menjadi menarik perhatian, lantaran simulator Hawk 209 menjadi salah satu dari tiga simulator yang dimiliki TNI AU, selain Full Mission Simulator (FMS) F-16A di Lanud Iswahjudi dan Full Flight Simulator (FFS) C-130H Hercules di Lanud Halim Perdanakusuma. (more…)
Taji Singapura sebagai negara dengan sistem pertahanan udara terkuat kian tak tertandingi di kawasan Asia Tenggara. Belum lama berselang, AU Singapura (RSAF) pada 29 Maret 2018 telah mengonfirmasi kedatangan rudal Aster 30 SAMP/T (sol-air moyenne portée terrestre atau surface to air medium range/land) buatan MBDA Perancis. Rudal hanud jarak sedang yang digadang mampu menetralisir serangan rudal balistik, rudal jelajah, jet tempur dan drone ini dipersiapkan sebagai pengganti rudal I-HAWK yang usianya telah menua. (more…)
Karena performa yang dianggap kurang memuaskan dari meriam Howitzer KH-178 105 mm, Artileri Medan TNI AD sejak 2015 silam mengidamkan sosok Howitzer lain, yakni LG-1 MKIII 105 mm buatan Nexter System, Perancis, mengikuti jejak Resimen Artileri Korps Marinir TNI AL yang sukses menggunakan LG-1 MKII. Dan lama tak terdengar kabar tentang Howitzer idaman TNI AD tersebut, belum lama situs kostrad.mil (27/3/2018) menyebut bahwa akan didatangkan alutsista baru berupa Howitzer LG-1 untuk mem-backup satuan Batalyon Para Raider. (more…)