Dipicu oleh penggunaan drone kamikaze yang masif pada perang di Ukraina, mendorong manufaktur rudal kampiun asal Perancis, MBDA, untuk meluncurkan solusi drone kamikaze pada Paris Airshow 2025 (16 – 22 Juni 2025). Menargetkan untuk kebutuhan militer Perancis, MBDA meluncurkan apa yang disebut sebagai “One Way Effector (OWE)”. (more…)
Menimbang eskalasi yang terjadi dalam perang di Ukraina, Perancis kini tengah menjajaki kemungkinan untuk menciptakan rudal balistik darat jarak menengah baru (medium-range ground-based ballistic missile/MRBM) yang mampu menyerang target pada jarak lebih dari 2.000 km. (more…)
MBDA, manufaktur rudal terbesar di Eropa, dalam siaran pers menyebut bahwa pihaknya telah menggenjot produksi hingga 33 persen pada tahun 2024, khususnya karena permintaan dari pemerintah Eropa untuk pertahanan udara dan amunisi medan perang telah meningkatkan pesanan hingga mencapai rekor. (more…)
MBDA Missile Systems, manufaktur rudal dari Perancis, telah merevolusi sistem peluncur rudal hanud (pertahanan udara) VSHORAD (Very Short Range Air Defence) Mistral. Bila sebelumnya ada peluncur Mistral Atlas yang dioperasikan secara manual, maka kini telah hadir Atlas-RC, yang bisa disebut sebagai padanan dari Simbad-RC, platform peluncur Mistral di kapal perang. (more…)
Nama rudal anti kapal Teseo Otomat terasa asing didengar netizen Indonesia. Namun, kala OPV/Frigat PPA Paolo Thaon di Revel class pesanan TNI AL akan dipersenjatai rudal anti kapal, maka nama rudal anti kapal produksi MBDA ini niscaya bakal menjadi perhatian. Pasalnya Teseo Otomat adalah rudal anti kapal yang memang asli dipasangkan pada PPA Paolo Thaon di Revel class. (more…)
Bukan perkara sulit bagi negara-negara Eropa Barat yang hampir semuanya adalah anggota NATO, untuk mendapatkan rudal jelajah jarak jauh yang diluncurkan dari darat (Ground Launched Long Range Cruisse Missile). Asal ada fulus, rudal seperti Tomahawk Land Attack Missile (TLAM) dapat dibeli dengan restu dari Washington. (more…)
Dengan ukuran yang terbilang besar, umumnya tidak dimungkinkan dilakukannya reload atau pengisian ulang untuk rudal anti kapal dan rudal hanud (pertahanan udara) di tengah laut atau dalam pelayaran. Lantaran tidak dapat dilakukan reload saat pelayaran, maka reload amunisi khusus tersebut umumnya hanya dilakukan saat kapal perang permukaan kembali ke pangkalan utamanya, dimana terdapat depo logisitik dan persenjataan. (more…)
Infanteri Angkatan Darat Jerman tak lama lagi akan mendapatkan jenis senjata ringan anti tank generasi baru, yakni Enforcer yang diproduksi MBDA Deutschland. Enforcer juga dirancang sebagai rudal anti permukaan (anti perkubuan) yang ringkas dengan desain kompak serta mudah dillucurkan dari bahu seorang prajurit. (more…)
Perang berkepanjangan di Ukraina seolah ‘mengabsen’ segala jenis alutsista papan atas. Di segmen rudal anti tank, nama MBDA Milan belum pernah atau jarang disebut digunakan, padahal rudal anti tank ini adalah buatan Perancis, yang notabene menjadi donatur utama persenjataan ke Ukraina. Dan publikasi terbaru di jejaring sosial Rusia VK pada 1 September 2023, mengungkapkan bahwa Brigade Mekanis ke-32 Angkatan Bersenjata Ukraina telah menggunakan rudal anti tank Milan 2T, yang berasal dari donasi Perancis. (more…)
Sebuah artikel yang diposting Janes.com (15/8/2023) menyebut bahwa PT PAL Indonesia telah menandatangani kontrak dengan MBDA, manufaktur rudal dari Perancis untuk meningkatkan kemampuan tempur (upgrade) pada tiga unit korvet Bung Tomo class. Hal tersebut menjadi menarik untuk dicermati, pasalnya program upgrade Bung Tomo class selama ini telah berjalan dengan melibatkan Thales dan PT Len Industri. (more…)