Bagi Rusia, keberadaan rudal jelajah Storm Shadow yang dimiliki Ukraina menjadi momok tersendiri, pasalnya Storm Shadow yang diluncurkan dari pembom tempur Su-24 Fencer mampu terbang jarak jauh dan melancarkan serangan presisi. Untuk itu penghancuran fasilitas yang terkait dengan Storm Shadow menjadi prioritas oleh Moskow, termasuk lewat serangan besar-besaran kombinasi rudal jelajah dan drone kamikaze pada pagi buta, 6 Agustus lalu. (more…)
Ketakutan terbesar negara-negara Eropa (Barat) adalah datangnya serangan rudal balistik hipersonik, pasalnya sampai saat ini belum ditemukan jurus yang mujarab untuk mampu mengeliminasi serangan rudal yang melesat di atas Mach 5. Atas dasar ancaman di atas, MBDA mengembangkan sistem pencegat HYDIS2 untuk melindungi daratan Eropa dari serangan rudal hipersonik. (more…)
Karena punya keterbatasan dalam jangkauan tembak, debut rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence Systems) selama ini dipandang sebelah mata. Namun, kala pecah perang Rusia-Ukraina di Februari 2022, rudal MANPADS yang dipanggul oleh seorang prajurit telah membuktikan tajinya, baik Rusia dan Ukraina merasakan keunggulan MANPADS untuk menjatuhkan sasaran yang terbang rendah. (more…)
MBDA, manufaktur rudal multinasional, baru saja mewartakan telah sukses melakukan uji coba peluncuran rudal CAMM-ER (Common Anti-Air Modular Missile – Extended Range) dalam kualifikasi Medium Advanced Air Defence System (MAADS) untuk kebutuhan Angkatan Udara Italia. (more…)
Hari sabtu, 29 April lalu, untuk pertama kalinya dalam sejarah TNI AL, dilakukan uji penembakan rudal hanud dengan peluncur vertikal (vertical launching system/VLS) dari frigat KRI RE Martadinata 331 di perairan utara Bali. Sementara jenis rudal yang ditembakan adalah Mica Naval produksi MBDA Systems. Sebagai sasaran, adalah target drone Scrab II yang dilepaskan dari dek helipad korvet KRI Diponegoro 365. (more…)
Setelah lumayan lama dinantikan netizen, untuk pertama kalinya TNI AL melakukan uji tembak rudal hanud Mica Naval VLS (Vertical Launching System). Sebagai kapal peluncur rudal buatan MBDA tersebut adalah frigat KRI RE Martadinata 331 dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor). Dari siaran pers Dinas Penerangan Angkatan Laut, disebutkan rudal diluncurkan pada hari Sabtu, 29 April 2023 dengan mengambil lokasi di perairan utara Bali. (more…)
Setelah menuntaskan hajatan Piala Dunia 2022, kali ini ada kabar dari Qatar bahwa Angkatan Laut Qatar Emiri – Qatar Emiri Naval Forces (QENF) telah meresmikan beroperasinya sistem rudal pertahanan pantai atau rudal anti kapal pesisir (coastal anti ship missile system). Beroperasinya satuan rudal tersebut diresmikan oleh Menteri Pertahanan Qatar Khalid bin Mohammed al-Attiyah di Pangkalan Angkatan Laut Al Houl, pada 23 Februari 2023. (more…)
Hajatan HUT TNI ke-69 pada 5 Oktober 2014 mendatang bakal dibuat seru. Dengan mengambil tempat di Surabaya, dari jauh-jauh hari pihak Mabes TNI sudah mengumandangkan bakal memamerkan full alutsista terbaru dari ketiga matra dalam program MEF (minimum essential force). Sang Tuan rumah, TNI AL di dermaga Ujung dijadwalkan akan menghadirkan defile dua dari tiga korvet terbaru yang baru didatangkan dari Inggris, yakni Multi Role Light Frigate (MRLF) atau korvet Type F2000 buatan BAE Systems Marine. (more…)
Dari beragam rudal (peluru kendali) yang dimiliki TNI-AL, boleh dibilang Exocet adalah jenis yang paling populer, selain tipe rudal Harpoon, Mistral dan C-802. Pasalnya Exocet telah memperkuat TNI-AL cukup lama, yakni sejak awal tahun 80-an Rudal buatan Prancis ini mulai memperkuat jajaran alutsista (alat utama sistem senjata) TNI-AL bersamaan kehadiran frigat-frigat yang disiapkan guna mengusung Exocet sebagai senjata utama anti kapal permukaan. (more…)