Gangneung, kota yang terletak di Provinsi Gangwon dan berjarak 210 kilometer dari Seoul, serta 100 kilometer dari perbatasan Korea Utara, dipilih sebagai kandidat utama basis penempatan jet tempur KF-21 Boramae, yang rencananya mulai akan digunakan Angkatan Udara Korea Selatan (RoKAF) pada tahun 2026. (more…)
Tanggal 7 Juni mendatang, Angkatan Udara Korea Selatan (RoKAF) rencananya akan menggelar upacara khusus, yakni pelepasan secara resmi F-4E Phantom II, jet tempur twin engine yang telah dioperasikan RoKAF selama 55 tahun. Dan menjelang upacara pelepasan, pada 9 Mei 2024, telah dilakukan penerbangan perpisahan (farewell flight). Secara khusus, ada empat unit F-4E yang diterbangkan, yang masing-masing menggunakan livery khusus yang pernah digunakan selama lima dekade. (more…)
Korea Aerospace Industries (KAI) mencapai babak baru dalam program pengembangan jet tempur KF-21 Boramae, yang mana dalam sebuah uji penerbangan terbaru, pesawat tempur twin engine rancangan bersama Indonesia-Korea itu telah berhasil terbang melampaui kecepatan Mach 1.8. (more…)
Meski bukan berarti pasrah, sikap Korea Selatan sepertinya mulai melunak atas kesulitan yang dialami Indonesia terkait pembayaran angsuran biaya pengembangan jet tempur KF-21 Boramae. Seperti diberitakan sebelumya, Indonesia mengusulkan pemotongan pembayaran jet tempur hingga sepertiganya.Persisnya Indonesia telah mengusulkan pengurangan kontribusi yang dijanjikan terhadap proyek pengembangan jet tempur KF-21 sekitar dua pertiganya. (more…)
Jangan dulu bicara rencana akuisisi dan produksi 48 unit KF-21 Boramae untuk TNI AU, posisi Indonesia ibarat ‘serba salah’ dalam proyek KF-21 Boramae (d/h KFX/IFX). Bila ingin dilanjutkan, terasa berat dengan beban anggaran yang ada, ditambah dengan hutang yang menggunung terkait telatnya pembayaran angsuran biaya pengembangan. (more…)
Setelah sukses masuk ke pasar Eropa, yaitu dengan penjualan ke Polandia, kini Korea Selatan menargetkan pemasaran jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle ke Amerika Serikat. Guna memuluskan rencana ambisius tersebut, Korea Selatan akan menginvestasikan 49,4 miliar won (US$35,7 juta) untuk meningkatkan kemampuan FA-50 agar memenuhi standar Negeri Paman Sam. (more…)
Lantaran kerap mengikat kontrak dalam jumlah besar, maka tak heran bila Negeri Ginseng sukses mendapatkan manfaat alih teknologi (transfer of technology) maksimal di industri pertahanan. Seperti dalam program KF-21 Boramae, jet tempur hasil rancangan Korea Selatan – Indonesia ini sejak awal dipersiapkan untuk menggunakan dua mesin jet F414-GE-400K produksi General Electric untuik tiap pesawatnya. Dan dengan kontrak produksi ratusan unit KF-21 untuk Angkatan Udara Korea Selatan (RoKAF), maka sudah barang tentu Seoul akan meminta alih teknologi yang signifikan dari General Electric (GE) Aviation. (more…)
Menjelang tahap produksi awal jet tempur KF-21 Boramae yang akan dilakukan pada tahun ini, serangkaian persiapan dilakukan, sebut saja pihak pabrikan Korea Aerospace Industries (KAI) yang akan mengalokasikan dana US$178 juta untuk penyiapan pra sarana dan pendukung untuk produksi 40 unit KF-21. Nah, menjelang produski tahap awal, ternyata ada update yang disampaikan Defense Acquisition Program Administration (DAPA), bahwa produksi KF-21 yang akan dimulai tahun ini berkurang jadi 20 unit. (more…)
Di tengah dugaan kasus spionase dan ketidakpastian sisa biaya pengembangan yang harus dilunasi oleh pemerintah Indonesia. Agenda Korea Selatan untuk memulai produksi jet tempur KF-21 Boramae pada tahun ini tetap dimantapkan, mengingat pada tahun 2026 dijawalkan unit perdana KF-21 sudah harus diserahkan kepada Angkatan Udara Korea Selatan (RoKAF). Dimulai pada tahun ini, produksi awal KF-21 ditetapkan sebanyak 40 unit. (more…)
Meneruskan pernyataan dari CEO Korea Aerospace Industries (KAI) pada Oktober 2023, yang menyebut pengembangan masa depan jet tempur ringan FA-50 Fighting Falcon, adalah dengan mewujudkan versi pesawat tempur ringan satu kursi (single seat) F-50. Dan belum lama ini, rencana tersebut kabarnya sudah semakin serius. Selain desain, juga telah disebut jumlah biaya pengembagan yang akan diinvestasikan. (more…)