
Pemerintah Amerika Serikat secara resmi telah menyetujui potensi penjualan militer asing (Foreign Military Sales – FMS) kepada Pemerintah Italia berupa kendaraan pendarat amfibi operasional serta peralatan terkait dengan perkiraan nilai total mencapai US30,6 juta. (more…)

Meski sejumlah ranpur (kendaraan tempur) produksi Dalam Negeri telah diakuisisi oleh TNI, namun, sampai saat ini belum ada jenis ranpur atau ransus (kendaraan khusus) amfibi rancangan industri Dalam Negeri, yang diakuisisi TNI. Seperti diketahui, walau beberapa telah diperlihatkan ke publik, tapi nasibnya ‘mentok’ sebagai prototipe, alias belum digunakan oleh satuan TNI. Hal yang berbeda dengan Thailand. (more…)

Melihat kemampuan kendaraan amfibi yang satu ini, TNI AL rupanya kepincut untuk ikut mengoperasikan. Setidaknya dua unit H1-Panther bakal memperkuat TNI AL di tahun 2024. H1-Panther adalah kendaraan amfibi dari sasis asli rantis (kendaraan taktis) Humvee 4×4. Namun, sesuai kemampuan yang ditawarkan, H-1 Panter telah melewati serangkaian modifikasi, yang tak lain agar kendaraan ini bisa melesat cepat di air, bahkan H-1 Panther saat ini didapuk sebagai kendaraan amfibi tercepat di dunia. (more…)