
Keberhasilan Korea Selatan dalam mendominasi pasar ekspor alutsista global kembali mencatatkan sejarah baru yang sangat krusial. Dalam langkah yang mempertegas dominasi sistem artileri buatan Negeri Ginseng, Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) resmi menganugerahkan kontrak senilai US$100 juta kepada Hanwha Defense USA. (more…)

Korea Selatan kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain kunci dalam panggung industri pertahanan global. Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah dan Eropa yang memicu lonjakan permintaan alutsista dunia, Seoul terus memacu target ambisius untuk menembus jajaran empat besar eksportir militer global. (more…)

Ada kabar dari Negeri Nguyan, yaitu Vietnam resmi mencatatkan diri sebagai calon negara pengguna self propelled tracked howitzer (SPH) K9 Thunder. Menjadikan Vietnam sebagai pengguna pertama K9 di Asia Tenggara, sekaligus menorehkan sejarah sebagai negara komunis pertama yang bakal mengadopsi SPH K9 Thunder yang berstandar artileri NATO. (more…)

Pada 28 Februari 2025, Hanwha Defense Australia telah mengirimkan batch pertama self propelled howitzer (SPH) AS9 Huntsman ke Angkatan Darat Australia (Royal Australian Army). Momen upacara pengiriman berlangsung di Hanwha Armoured Vehicle Center of Excellence (H-ACE) di Avalon, lokasi di mana Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Richard Marles MP menghadiri acara penyerahan tersebut. (more…)

Pada tahun 2027, secara total Angkatan Darat Polandia akan mengoperasikan 360 unit self propelled howitzer (SPH) tracked/roda rantai K9 Thunder kaliber 155 mm, Yang secara langsung menjadikan Polandia sebagai pemangku kekuatan self-propelled artillery (artileri swagerak) terbesar di Eropa. (more…)

Meski bukan bertajuk promosi alutsista, namun insiden penembakkan 200 proyektil artileri oleh Korea Utara ke dua pulau di Korea Selatan pada 5 Januari 2024, telah menampilkan debut salah satu alutsista terlaris Korea Selatan. Buntut dari hujan artileri Korea Utara, direspon Korea Selatan dengan melakukan tembakan ‘balasan’ dengan penembakkan 400 proyetil artileri ke wilayah Korea Utara. (more…)

Setelah kesepakatan atas kontrak pengadaan pada awal Februari 2022, maka pada parade militer 25 Oktober 2023, Angkatan Darat Mesir untuk pertama kalinya menampilkan self propelled howitzer (SPH) tracked K9 Thunder buatan Korea Selatan. Yang sekaligus menandakan Mesir sebagai negara pertama di Afrika dan Timur Tengah mengoperasikan K9 Thunder. (more…)

Self propelled howitzer (SPH) tracked – roda rantai K9 Thunder 155 mm pamornya telah mendunia. Selain digunakan Korea Selatan, K9 Thunder dikenal laku keras dengan ekspor ke Estonia, Turki, Finlandia, India, Norwegia, Polandia dan dalam pesanan ke Mesir, Australia serta Rumania. Terkhusus ke negara yang membeli dalam jumlah besar, K9 Thunder diproduksi secara lisensi terkait dengan alih teknologi. Dan ada kabar terbaru dari Polandia yang memborong alutsista besar-besaran dari Negeri Ginseng. (more…)

Sembari menuntaskan ratusan pesanan untuk Angkatan Darat Turki, Self Propelled Howitzer (SPH) tracked – roda rantai T-155 Firtina, rupanya terus mendapatkan penyempurnaan. Merujuk ke awal Januari 2023, gelombang pertama (enam unit) SPH T-155 Firtina yang diproduksi secara lokal oleh Turki, telah diserahkan untuk Angkatan Darat Turki. (more…)

Kilas balik ke September 2020, kala itu Menteri Pertahanan Australia Linda Reynolds mengumumkan tender untuk Protected Mobile Fires, dan diputuskan bahwa Hanwha Defence Australia mendapatkan proyek untuk memasok 30 unit self-propelled howitzer, 15 unit armoured ammunition resupply vehicle dan beragam sistem pendukungnya. (more…)