Meski kedua jet tempur ‘setanding’ ini bukan lagi nama baru dalam jagad pesawat tempur bermesin tunggal, namun baru pertama kalinya, JF-17 Thunder Block III dan LCA (Light Combat Aircraft) Tejas dipamerkan oleh Pakistan dan India dalam satu pameran dirgantara, yakni Dubai Airshow 2023 (13 – 17 November 2023). Kedua jet tempur ringan dari dua negara yang berseturu ini menarik untuk dicermati, khususnya sama-sama berharap pada prospek ekspor ke pasar Timur Tengah. (more…)
Mimpi Pakistan dan Cina untuk memperluas pasar ekspor jet tempur JF-17 Thunder bisa terancam buyar. Pasalnya masalah yang menerpa pada JF-17 Thunder milik Angkatan Udara Myanmar tak kunjung ada solusinya. Sejak November 2022, pesawat tempur itu tetap mangkrak alias terpaksa di-grounded karena tidak layak terbang. (more…)
Tak ingin tertinggal jauh dengan India yang telah maju dalam pengembangan rudal jelajah berpresisi, Pakistan pada IDEF (International Defence Exhibition & Conference) 2023 yang dihelat di Istanbul, Turki (25-28 Juli 2023), meluncurkan rudal jelajah dari platform udara – Air Launched Cruise Missile (ALCM) Taimoor (Taimur). (more…)
Lazimnya, negara yang ingin ‘menyudahi’ operasional jet tempur F-16 Fighting Falcon, maka akan bersiap untuk menggunakan jet tempur yang lebih maju dari generasi yang lebih baru. Namun, sepertinya terjadi anomali di Irak, pasalnya Angkatan Udara Irak justru akan menggantikan F-16IQ (varian F-16C/D Block 52 untuk Irak) dengan jet tempur single engine ‘peranakan’ Cina-Pakistan, JF-17 Thunder. (more…)
Terkena embargo persenjataan dari Amerika Serikat dan Eropa Barat, otomatis membatasi pilihan bagi Myanmar dalam program alutsistanya. Terkhusus pengadaan jet tempur, maka opsi Myanmar hanya tersedia dua, yakni ke Rusia dan Cina. Untuk heavy fighter, Myanmar telah menjatuhkan pilihan pada jet tempur Sukhoi Su-30SME buatan Rusia, sementara penempur lapis kedua, modernisasi menjatuhkan pilihan pada JF-17 Thunder. (more…)
Sudah lazim, bila antar dua negara terlibat konflik, maka warganya pun juga akan ‘berperang’ di dunia maya. Seperti pada kasus konflik antara India dan Pakistan, warganet kedua negara bertetangga ini sudah lama saling mencela di media sosial. Dan salah satu celaan yang menarik adalah tentang jet tempur JF-17 Thunder milik Angkatan Udara Pakistan. (more…)
Ibarat peribahasa, ada harga ada rupa, kini nasib apes telah menimpa AU Pakistan, dimana 40 persen armada jet tempur JF-17 Thunder generasi pertama yang merupakan produksi Cina, disebut harus di-grounded alias tak diizinkan untuk mengudara. Keputusan grounded didasari atas temuan serangkaian masalah pada pesawat tempur single engine tersebut. (more…)
Bukan karena duel udara dengan jet tempur AU India, Selasa ini (15/9/2020), sebuah jet tempur single engine JF-17 Thunder milik AU Pakistan dilaporkan jatuh dan mengalami total lost di Pindigheb area, Attock District, Pakistan. Dari foto-foto yang beredar di Twitter, JF-17 nahas tersebut mempunyai nomer ekor 16-225 dan tergabung dalam Skadron 14. (more…)
Berkat dukungan penuh dari Cina, Pakistan lewat Pakistan Aeronautical Complex kini telah mampu memproduksi jet tempur, yaitu JF-17 Thunder, jet tempur singlet engine yang namanya fenomenal dalam duel udara di atas Kashmir pada 27 Februari 2019. Dan harus diakui, saat ini JF-17 Thunder adalah backbone dari kekuatan udara Pakistan, tentunya setelah andalan utamanya berupa 80-an unit varian F-16 Fighting Falcon. Meski telah mampu memproduksi JF-17 Thunder, namun rupanya Pakistan menghadapi tantangan pada kapasitas produksi. (more…)