
Pemerintah Jepang kembali memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat militer internasional setelah merilis Buku Putih Pertahanan (Defense White Paper) 2026. Dalam dokumen resmi tersebut, Tokyo mengklaim bahwa Angkatan Udara Cina (PLAAF) dan penerbangan Angkatan Lautnya saat ini hanya mengoperasikan sekitar 308 unit jet tempur siluman Chengdu J-20 Mighty Dragon dan delapan unit jet tempur generasi kelima berbasis kapal induk Shenyang J-35. (more…)

Perkembangan desain jet tempur siluman generasi kelima terus menunjukkan pergeseran prioritas, di mana manajemen jejak radar, pengurangan bobot, serta simplifikasi manufaktur kini jauh lebih diutamakan ketimbang konfigurasi warisan era Perang Dingin. (more…)

Cina baru saja menunjukkan lompatan besar dalam industri manufaktur militer melalui implementasi teknologi “Dark Factory” atau pabrik tanpa cahaya untuk memproduksi jet tempur siluman tercanggihnya, Chengdu J-20 Mighty Dragon. Mengutip laporan dari Science and Technology Daily, penggunaan otomatisasi penuh berbasis kecerdasan buatan (AI) ini telah berhasil meningkatkan efisiensi produksi komponen utama jet tersebut hingga hampir 150 persen. (more…)