Batasan antara pencapaian teknologi alutsista yang sebenernya atau sebatas propanda, kadang tak begitu jelas. Seperti belum lama beredar kabar, bahwa Iran telah menjalankan uji terbang (flight test) atas prototipe drone. Namun ini bukan sembarang drone, inilah yang disebut sebagai Qaher-313, drone bermesin jet dengan desain stealth. (more…)
Meski disebut sempat ‘babak belur’ akibat serangan presisi Israel pada akhir Oktober lalu, namun Iran tidak memperlihatkan kegoyahannya, terkhusus pada pengembangan satelit militer, selain mendapat dukungan teknologi dan peluncuran dari fasilitas milik Rusia di Kosmodrom Baikonur, Iran juga punya kemampuan meluncurkan satelit dengan roket di dalam negeri. (more…)
Ketika Shah Mohammad Reza Pahlavi berkuasa pada dekade 70-an, maka status Iran bisa dikata lebih ‘anak emas’ ketimbang Israel saat ini. Salah satu buktinya, Iran mendapat lampu hijau untuk membeli jet tempur F-14 Tomcat dalam jumlah besar, yang sejatinya pesawat tempur sayap ayun itu tidak untuk dijual ke pasar ekspor. (more…)
Di tengah ancaman perang Israel dan hujan sanksi dari Barat, ada kabar yang terbilang spektakuler dari program luar angkasa Iran, yakni Negeri Para Mullah berhasil mencapai teknlogi pencitraan ‘resolusi super’ pada satelit rancangan dalam negeri. (more…)
Melanjutkan berita pada 20 November lalu yang menyebut adanya dugaan militer Iran tengah membangun fasilitas shelter pesawat tempur Sukhoi Su-35 di Pangkalan Udara (Lanud) Hamadan, kini ada kabar lanjutan terkait Su-35, bukan dari citra satelit, portal Jerman flugrevue.de menyebut bahwa dua unit perdana Su-35E (varian ekspor) telah diterima Angkatan Udara Iran, namun jet tempur twin engine itu dikirim dalam kondisi terurai. (more…)
Setelah gonjang-ganjing pengadaan jet tempur Sukhoi Su-35 oleh Iran yang sempat dikabarkan batal, belakngan ada indikasi bahwa akuisisi Su-35 untuk Iran kembali dilanjutkan. Bukan dari sumber resmi, kabar bakal hadirnya Su-35 di Iran terlihat dari citra satelit, yang memperlihatkan pembangunan fasilitas shelter pesawat tempur di Pangkalan Udara (Lanud) Hamadan. (more…)
Mulai digunakan pada awal invasi Rusia ke Ukraina, kemampuan drone kamikaze (loitering munition) Shahed-136 terus disempurnakan. Bukan hanya saja oleh Iran, Rusia yang memproduksi Shahed-136 di dalam negeri dengan nama Geran 2 dilakukan modikasi, khususnya pada aspek akurasi, mengingat Shahed-136 adalah drone jarak jauh yang navigasi utamanya mengandalkan global navigation satellite system (GNSS). (more…)
Roket Soyuz Rusia meluncurkan 53 satelit kecil ke orbit dari Vostochny pada 4 November 2024. (foto: Roscosmos)
Meski tak banyak diberitakan, pada tanggal 4 November 2024 menjadi torehan sejarah tersendiri dalam jagad antariksa Rusia, pasalnya telah pecah rekor nasional berupa peluncuran roket yang memuat satelit dengan jumlah terbanyak. Persisnya Roscosmos, lembaga antariksa nasional Rusia telah meluncurkan roket Soyuz-2.1b yang membawa 53 satelit kecil ke orbit. (more…)
Sebuah foto langka beredar di jagad maya, memeperlihatkan F-16I Sufa (Badai) milik Angkatan Udara Israel dalam formasi “beast mode”, tapi beast mode yang ini berbeda, pasalnya yang dibawa F-16I adalah empat rudal Rampage yang dipasang di bawah sayap. (more…)
Sebelum serangan udara Israel ke Iran pada 26 Oktober 2024, kesiapan tempur Amerika Serikat ditingkatkan ke level tertinggi plus mendukung kebijakan Washington memproteksi Israel. Dan setelah pengerahan sistem hanud Terminal High Altitude Area Defense (THAAD), kini ada kabar US Central Command (CENTCOM) telah menempatkan jet tempur F-16 Fighting Falcon dengan kemampuan khusus di Timur Tengah. (more…)