Berbeda dengan pengadaan alutsista dari Amerika Serikat yang kebanyakan menggunakan skema Foregn Military Sales (FMS), maka terungkap bahwa pengadaan lima unit pesawat angkut C-130J Super Hercules untuk TNI AU, menggunakan skema lain, yakni Direct Commercial Sales (DCS). Hal ini berbeda dengan skema pengadaan alutsista TNI dari AS, seperti pembelian helikopter serang AH-64E Apache Guardian, pembelian jet tempur, rudal udara ke udara dan lainnya. (more…)
Dianggap sebagai mitra strategis oleh Amerika Serikat, armada helikopter serang AH-64E Apache Guardian yang dioperasikan Puspenerbad TNI AD, kini dilengkapi dengan perangkat baru Reduced Size Crashworthy External Fuel System (RCEFS), yakni jenis tangki bahan bakar eksternal untuk AH-64 Apache yang dipasang pada stub wing. (more…)
Ada kabar terbaru yang menyebut Departemen Pertahanan Amerika Serikat lewat Defense Security Cooperation Agency (DCSA) telah menyetujui penjualan 40 unit helikopter angkut multirole UH-60M Black Hawk kepada Pemerintah Australia. Berikut paket mesin, sistem sensor dan perangkat elektronik pendukung, nilai penjualan yang ditawarkan lewat program Foreign Military Sale (FMS) mencapai US$1,96 miliar. (more…)
Kilas balik ke dekade 70-an, saat hubungan Indonesia dan Amerika Serikat sedang ranum, dimana kala itu Indonesia sedang menyiasati kekosongan armada kapal perang sebagai imbas peralihan haluan politik pasca G30S, maka TNI AL mulai mendapatkan empat unit destroyer escort (perusak kawal) Claud Jones Class (aka – Samadikun Class). (more…)
Kemunculan pesawat angkut ringan turboprop yang satu ini bakal ‘head to head’ dengan pasar N-219 Nurtanio produksi PT Dirgantara Indonesia. Yang dimaksud adalah Cessna C408 SkyCourier produksi Textron Aviation, Amerika Serikat. Keduanya akan besaing langsung, lantaran berada di segmen yang sama, bermesin dua propeller dan punya kapasitas/payload yang relatif serupa. (more…)
Kemunculan pesawat angkut ringan turboprop yang satu ini bakal ‘head to head’ dengan pasar N-219 Nurtanio produksi PT Dirgantara Indonesia. Yang dimaksud adalah Cessna C408 SkyCourier produksi Textron Aviation, Amerika Serikat. Keduanya akan besaing langsung, lantaran berada di segmen yang sama, bermesin dua propeller dan punya kapasitas/payload yang relatif serupa. (more…)
Soal kadar battle proven, rasanya tak perlu lagi diceritakan lagi, bahwa rudal udara ke udara besutan Raytheon, AIM-120 AMRAAM (Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile) memang jaguh dan handal di banyak palagan. Jet tempur F-16 TNI AU pun dipastikan, sebagai salah satu yang menggunakan varian AMRAAM, persisnya AIM-120C-7. Meski F-16 TNI AU agak telat mengadopsi beyond-visual-range air-to-air missile (BVRAAM), namun kehadiran 36 unit AIM-120C-7 paling tidak dapat menambah efek deteren bagi jet tempur TNI AU. (more…)
Jika bukan karena keterbatasan anggaran, tentu setiap negara pembeli tak ingin status alutsista canggihnya tampil ‘kosongan.’ Contohnya seperti AL India yang mengoperasikan pesawat intai maritim canggih P-8I Poseidon, tentu ingin memaksimalkan kemampuan Poseidon sebagai elemen penindak di lautan, dimana artinya Poseidon harus dilengkapi persenjataan pemukul untuk sasaran di permukaan dan bawah permukaan laut. (more…)
Meski jarang disandingkan, namun kodrat F-16 sebagai jet tempur multirole sedari dulu memang punya kebisaan untuk meluncurkan rudal anti kapal AGM-84L Harpoon. Dan belum lama ini, Maroko telah memproklamirkan order AGM-84L Harpoon Block II kepada Amerika Serikat. Rudal besutan Boeing ini telah disetujui izin penjualannya oleh US Defense Security Cooperation Agency (DSCA) pada 14 April lalu lewat skema Foreign Military Sales (FMS). (more…)
Kabar mengenai TNI AL akan diperkuat drone intai ScanEagle sudah berhembus sejak tahun lalu. Pada Februari 2018 disebutkan Indonesia akan menerima empat unit ScanEagle buatan Boeing Insitu. Meski begitu, ScanEagle yang nantinya akan dioperasikan Puspenerbal belum juga terlihat tiba di Indonesia, sementara AL Filipina justru telah menerima enam unit ScanEagle pada Maret 2018. Sebelumnya disebutkan ScanEagle untuk TNI AL akan tiba pada pertengahan 2018. (more…)