Ada kabar baru dari jet tempur Eurofighter Typhoon, tapi ini bukan tentang kelanjutan rencana pembelian oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, melainkan Typhoon akan dikerahkan untuk menggempur basis ISIS di wilayah Pegunungan Makhmur, Irak utara. Sebagai eksekutor adalah flight Eurofighter Typhoon milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (Royal Air Force/RAF). (more…)
Saling mirip antar desain jet tempur sudah lazim terjadi dan mungkin tak terhindarkan lantaran kebutuhan aerodinamika pesawat itu sendiri. Namun, siapa sangka, bahwa jet tempur modern dari generasi keempat, Eurofighter Typyhoon, ternyata punya kemiripan dengan prototipe jet tempur asal Negeri Beruang Merah. (more…)
Meski keduanya belum pasti bakal diakuisisi oleh Indonesia, bahkan belum ada titik terang, namun pamor Dassault Rafale dan Eurofighter Typhoon menarik untuk dicermati. Setelah Sukhoi Su-35 pamornya mulai redup dalam jagad perhatian para petinggi, maka Rafale dan Typhoon muncul bak alternatif di siang hari bolong, menembus pemikiran konservatif atas tawaran klasik dari jet tempur lansiran Amerika Serikat. (more…)
Airbus Defence and Space (ADS) belum lama ini telah menandatangani kontrak untuk mengirimkan 38 unit jet tempur Eurofighter Typhoon varian terbaru untuk kebutuhan Angkatan Udara Jerman (Luftwaffe). Dengan kontrak senilai US$6,35 miliar, nantinya Luftwaffe akan menerima 30 unit Typhoon single seater dan 8 unit Typhoon double seater. (more…)
Arab Saudi dikenal sebagai negara kaya minyak di Timur Tengah, lantaran banyak fulus, Negeri Raja Salman tersebut terbilang loyal dalam mengakuisisi beragam jenis persenjataan. Bahkan saking tajirnya, Arab Saudi terkesan kurang memperhatikan industri pertahanan di dalam negeri. Termasuk dalam hal pengadaan jet tempur Eurofighter Typhoon yang sudah dioperasikan sejak 2011. (more…)
Bersama Inggris, Jerman dan Italia, Spanyol dikenal sebagai negara anggota konsorsium pengembang jet tempur Typhoon. Namun di antara ratusan unit armada jet tempur Negeri Matador, rupanya ada sejumlah jet tempur tua EF/A-18 Hornet yang akan dipensiunkan. Dan melihat peluang tersebut, Eurofighter pun tak mau kehilangan kesempatan. (more…)
Bisa jadi Menteri Pertahanan Prabowo akan dibuat gamang mendengar kabar yang satu ini, pasalnya jika dihadapkan antara membeli jet tempur second-hand (bekas pakai) Eurofighter Typhoon dan Dassault Rafale, mana yang akan dipilih? Sejauh ini memang telah terjalin komunikasi dengan Kementerian Pertahanan Austria untuk pembicaraan pembelian 15 unit Typhoon. Namun, ada kabar bahwa Perancis juga ikut menawarkan Rafale bekas pakai. (more…)
Setelah hampir dua bulan berlalu, akhirnya ada tanggapan dari Menteri Pertahanan Austria Klaudia Tanner (ÖVP) terkait surat dari Menhan Prabowo Subianto yang menyatakan keterarikannya untuk membeli 15 unit Eurofighter Typhoon milik AU Austria. Merujuk sumber dari situs krone.at (6/9/2020), disebutkan Klaudia Tanner mengomentari secara resmi keinginan Menhan Prabowo yang menyiratkan pihak Austria membuka kesempatan bagi Indonesia untuk membicarakan lebih detail untuk opsi pembelian jet tempur bekas pakai tersebut. (more…)
Bila suatu negara dengan anggaran pertahanan ngepas, namun menuntut kehadiran jet tempur mumpuni dalam waktu relatif cepat, sementara dari dalam negeri ada ketentuan untuk menerima ToT (Transfer of Technology), maka lantas apa yang dapat dilakukan oleh negara tersebut? Opsi pertama yang mudah dibayangkan adalah membeli jet tempur bekas pakai, tapi ini akan minus pada harapan mendapatkan ToT. Dengan kondisi yang serba dilematis, apa yang bisa dilakukan oleh negara tadi, sementara eskalasi konflik di masa depan bisa pecah suatu waktu. (more…)
Superioritas udara dengan predikat battle proven, inilah yang mungkin melekat dibenak kebanyakan netizen pada sosok jet tempur Eurofighter Typhoon. Anggapan tersebut tak keliru, terlebih Typhoon adalah jawara utama andalan dua’dewa’-nya Air Force, yaitu Inggris dan Jerman. Dan saat mencuat kabar rencana Menhan Prabowo Subianto untuk membeli 15 unit Typhoon milik AU Austria, suara netizen menggelora di jagad media sosial, seperti diharapkan kehadiran Typhoon kelak dapat memberi efek deteren yang maksimal, terutama dalam merespon konstelasi konflik di Laut Cina Selatan. (more…)