
Pada umumnya drone kamikaze (loitering munition) yang telah diluncurkan tak dapat kembali kepada ‘majikannya’. Drone kamikaze hakekatnya dirancang ‘sekali pakai’ dengan terbang mengintai hingga akhirnya ikut hancur bersama sasarannya. Namun, banyak kejadian, dimana atas beragam alasan, serangan drone seharusnya dibatalkan. (more…)

Di tengah menerima gempuran drone dari Rusia, ada kabar bahwa militer Ukraina belum lama ini telah menemukan ‘spesis’ baru dari drone intai Orlan 10. Persisnya, militer Ukraina melaporkan telah menembak jatuh drone Orlan 10, namun dari jenis yang tidak lazim. Disebut tidak lazim, karena Orlan 10 yang aslinya bukan drone yang dipersenjatai, kini ditemukan dalam jenis yang dikonfigurasi untuk membawa bom. (more…)

Meski didera musim dingin dengan keterbatasan pasokan listrik, warga Ukraina sejak 17 November lalu sedikit dapat bernapas lega, pasalnya sejak saat itu tidak lagi terdeteksi kehadiran drone kamikaze Shahed-136 (Geran-2) yang diluncurkan Rusia. Ada apa? (more…)

Yang namanya sedang berbunyi, maka beragam persenjataan wajar digunakan untuk menungtaskan misi yang diemban. Seperti dalam laga Perang Ukraina, Rusia diwartakan juga telah mengerahkan senjata berupa drone kamikaze (loitering munition) ke suatu sasaran di kota Kiev. Dari hasil identifikasi pada foto, kuat dugaan bahwa drone kamikaze yang digunakan Rusia adalah KUB-UAV buatan Zala Aero, anak perusahaan Kalashnikov Group. (more…)