
Sistem pertahanan udara Korea Selatan dalam 24 jam terakhir dalam kondisi kesiapan tempur tinggi, yakni pasca penyusupan beberapa drone intai dari Korea Utara di daerah perbatasan sekitar Provinsi Gyeonggi. Penyusupan drone langsung direspon oleh Angkatan Udara Korea Selatan yang memerintahkan scramble (terbang cepat kurang dari 12 menit sejak perintah diberikan) pada pesawat tempur untuk mencegat (intercept) drone tersebut. (more…)

Meski militer Rusia dikabarkan mengalami sejumlah ‘kegagalan’ dalam operasi tempurnya di Ukraina. Namun, ada catatan yang menarik tentang kemampuan peperangan elektronika (electronic warfare/EW) dari militer Negeri Beruang Merah. Di mana penggelaran unit EW Rusia diwartakan mampu membingungkan sistem jaringan elektronik yang digunakan Ukraina, khususnya pada gangguan pengoperasian drone dalam jumlah besar, yang pada fase awal telah mengejutkan pada komandan pasukan Ukraina. (more…)

Dalam gelar operasinya, setiap peleton infanteri Angkatan Darat AS (US Army) akan dilengkapi minimal satu unit drone intai. Dan drone yang dimaksud adalah sebuah drone mini quadcopter RQ-28A. Secara tampilan tidak ada yang terlalu spesial dari RQ-28A, terlebih basis drone ini adalah drone komersial X2D produksi Skydio. Namun, karena menjadi standar US Army, menjadi menarik untuk mengulas RQ-28A Short Range Reconnaissance (SRR) quadcopter drone system. (more…)

Apa pun persenjataan yang dibuat oleh Amerika Serikat, sepertinya akan terus ‘ditiru’ oleh Cina. Ketika Atomics Aeronautical System sukses meluncurkan drone intai/tempur MQ-9B SkyGuardian, maka secara mengejutkan Chengdu Aircraft Design And Research Institute (CAIG) – di bawah Aviation Industry Corporation of China (AVIC), memperkenalkan drone kompetitor SkyGuardian, yakni Wing Loong 3 (WL-3). Di ajang Zhuhai AirShow 2022, WL-3 menjadi salah satu dari sekian banyak drone militer yang dipamerkan Cina kepada publik. (more…)

Setelah merilis Wuzhen (WZ-8) pada Parade Militer Hari Nasional Republik Rakyat Cina, 1 Oktober 2019, rupanya Cina tak puas pada pencapain drone hipersonik tersebut. Mampu melesat Mach 5 dirasa tidak cukup oleh Beijing, dan pada ajang Zhuhai AirShow 2022, Cina kembali memperkenalkan desain drone hipersonik terbaru yang diberi kode MD-22. (more…)

Bagi Ukraina, kehadiran senjata artileri medan HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) adalah game changer dalam perang menghadapi Rusia. Sadar akan keunggulan HIMARS, menjadikan industri Ukraina yang tersisa untuk menghadirkan solusi untuk meningkatkan kinerja HIMARS. Seperti yang dilakukan Ukrspecssystems, perusahaan Ukraina ini merilis apa yang disebut sebagai Shark drone. (more…)

Sejatinya ada dua jenis drone kombatan yang dikirim Iran ke Rusia untuk digunakan berperang di Ukraina, yang pertama adalah Shahed-136, yang namanya kondang sebagai drone kamikaze (loitering munition), dan satunya lagi adalah Mohajer-6, yang perannya dominan sebagai combat UAV (UCAV) dan wahana reconnaissance. (more…)

Lebih dari 100 kamera pemantau lalu lintas yang digunakan untuk mengukur kecepatan kendaraan di jalan raya dilaporkan hilang di Swedia. Hal tersebut bukan saja membuat pusing kepolisian setempat, melainkan turut mendorong pelibatan Badan Intelijen lokal untuk melakukan investigasi atas kejadian yang baru pertama kali dialami negara Skandinavia itu. (more…)

SpearUaV, manufaktur wahana nirawak dari Israel, selama ini dikenal dengan inovasinya dalam meluncurkan drone quadcopter berukuran mikro. Sebut saja drone mikro Ninox 40 yang diluncurkan dari pelontar granat kaliber 40 mm, kemudian ada Ninox 103, yang juga drone intai, namun dirancang untuk diluncurkan dari kapal selam. Dan masih terkait drone copter berukuran mikro, kali ini SpearUAV merilis apa yang disebutnya sebagai Viper. (more…)

Dari hasil penelitian badan siber di Amerika Serikat, dua tahun silam diketahui terdapat celah keamanan pada aplikasi drone DJI di ponsel, yang kemudian mendorong Departemen Dalam Negeri AS sejak Januari 2020 memutuskan menghentikan penggunaan segala jenis drone keluaran DJI Technology untuk instansi pemerintah, dengan alasan keamanan data. Namun secara komersial, Da Jiang Innovations (DJI) masih dapat memasarkan produknya di AS. (more…)