
Setelah 50 tahun berlalu, Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) merilis sesuatu yang mengejutkan publik, bahwa pada dekade 60-an, CIA telah menggunakan jasa drone untuk kegiatan pengintaian dan pengumpulan data di wilayah lawan. Persisnya pada 30 Juli 2020, situs resmi CIA – cia.gov memperlihatkan sosok drone intai yang diberi lebel project Aquiline. Dari dokumen yang dipaparkan, terugkap keterlibatan manufaktur McDonnell Douglas sebagai kontraktor Aquiline. Meski keberadaannya serba rahasia, tapi inilah pelopor teknologi drone intai modern. (more…)

Meski tengah dirundung isu PHK besar-besaran, namun untuk riset dan pengembangan, rupanya Airbus terus berjalan sesuai jadwal. Hal tersebut dibuktikan lewat uji terbang perdana drone copter Airbus VSR700 di drone test centre, dekat Provinsi Aix-en di Perancis Selatan. Bila pada 8 November 2019, VSR700 telah sukses terbang perdana di lokasi yang sama, maka kabar terbaru menyebut drone yang digadang untuk AL Perancis ini, sudah berhasil terbang perdana secara free flight selama 10 menit. (more…)

Siapa yang tak kenal dengan Tupolev, manufaktur dirgantara asal Rusia ini amat legendaris, bahkan jejak produksian Tupolev begitu lekat dengan nostalgia era Perang Dingin semasa Uni Soviet berjaya. Sebut saja pembom strategis Tu-16 Badger, Tu-95, Tu-142 dan Tu-160 Blackjack, adalah karya-karya terbaik dari Andrei Tupolev. Belum lagi di jagad komersial, Tupolev telah berhasil merilis beberapa tipe pesawat komersial, yang sebenarnya cukup kondang di negara-negara sohib Rusia. Namun di tengah era drone alias pesawat tanpa awak, nama Tupolev seolah tenggelam. (more…)

Tanda-tanda bakal beroperasinya Skadron Udara 700 Puspenerbal kian dekat, persisnya setelah ada kabar bahwa TNI AL akan membuka tender proyek pembangunan hanggar untuk armada drone intai maritim ScanEagle. Seperti diketahui, Puspenerbal TNI AL akan menerima 14 unit drone ScanEagle sebagai bagian dari paket hibah dari Amerika Serikat lewat program pembangunan kapasitas untuk angkatan laut Asia Tenggara yang dikenal sebagai Maritime Security Initiative (MSI). (more…)

Yang satu ini memang bukan drone berkualifikasi MALE (Mediun Altitude Long Endurance), namun CH-92A besutan China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) adalah drone kombatan buatan Cina yang pertama kali digunakan oleh negara Eropa. Persisnya AD Serbia pada 4 Juli lalu telah memperlihatkan paket pengadaan CH-92A berikut senjatanya, yakni rudal udara ke permukaan FT-8C. Dengan adopsi CH-92A, maka Serbia menjadi negara ketiga belas di dunia yang mengoperasikan drone kombatan (UCAV) buatan Cina. (more…)

Tak pandang medan operasi, pergerakan pasukan dalam unit patroli kerap mendapatkan pengintaian dari lawan. Bila kini pengintaian langsung lumayan beresiko, maka lawan mencoba moda khusus untuk melakukan misi pengintaian. Salah satu caranya adalah dengan mengerahkan drone intai, yang wujudnya bisa dari drone mini, micro hingga nano. Dengan tingkat kebisingan yang relatif rendah, maka bukan perkara mudah untuk mengetahui ‘kehadiran’ drone pada medan hutan dan urban. (more…)

Di luar Amerika Serikat, Angkatan Laut Australia selama ini dikenal sebagai pengguna utama drone intai ScanEagle, bahkan drone mini buatan Boeing Insitu ini turut dilibatkan Australia dalam palagan di Afghanistan. Namun, ternyata ScanEagle tak lagi digunakan Australia di Afghanistan sejak Mei 2012. Entah karena alasan apa, porsi ScanEagle kemudian digantikan oleh RQ-7 Shadow 200. (more…)

Menyambung pemberitaan di artikel sebelum ini, yaitu AL India dibuat geger dengan terdeteksinya 12 unit drone bawah laut dari Cina yang beroperasi di kawasan Samudera Hindia, maka kemudian terungkap identitas sang drone tersebut, yaitu Haiyi (Sea Wing) underwater gliders. Meski dalam pernyataannya, pihak Cina menyebut Sea Wing digunakan sebagai wahana survei hidrografi oseanografi dan penelitian kelautan, tetap saja aksi Cina memicu kecurigaan dari New Delhi atas aksi spionase bawah laut. (more…)

Meski India kini dalam status lockdown terkait wabah Covid-19, namun rupanya hal itu tak menyurutkan tingkat kewaspadaan dari angkatan laut Negeri Anak Benua. Kali ini kesiagaan AL India bukan berasal dari negara seterunya (Pakistan), melainkan dari Cina. Belum lama ini dikabarkan lusinan drone bawah laut milik Cina terindikasi telah melakukan tugas mata-mata di Samudera Hindia. (more…)

Bila Indonesia baru berstatus bakal menerima hibah 14 unit drone intai maritim ScanEagle produksi Boeing Insitu, maka tahukah Anda, bahwa pihak pabrikan sudah merilis varian yang lebih baru dari ScanEagle, yaitu RQ-21 Blackjack atau kerap dikenal dengan sebutan “Integrator.” Namun tak seperti ScanEagle yang banyak digunakan oleh negara Non-NATO, maka berbeda dengan RQ-21 Blackjack. (more…)