Drone mikro yang satu ini sejatinya ‘biasa’ saja, lantaran tidak ada spesifikasi khusus untuk militer. Namun, lantaran dipesan oleh militer Perancis dalam jumlah lumayan banyak, menjadikan Anafi USA melejit pamornya. Persisnya, Direction Générale de l’Armement (DGA), badan pengadaan pertahanan Perancis, telah resmi mengorder micro drone produksi Amerika Serikat ini. (more…)
Penggunaan drone sebagai wahana intai oleh kapal perang rasanya sudah jamak dilakukan, namun, apa yang dilakukan oleh AL Inggris (Royal Navy) selalu menarik untuk dicermati, maklum AL Inggris dengan kebesaran dan pengalamannya, menjadi acuan bagi banyak angkatan laut dunia. Seperti belum lama ini, awak kapal patroli lepas pantai HMS Tamar melakukan latihan menerbangkan drone RQ-20 Puma. (more…)
Black Hornet 3 dengan bobot 32 gram, saat ini menjadi drone intai dengan ukuran paling kecil. Dilengkap kamera thermal, nano drone ini menjadi piihan favorit bagi para penegak hukum dan pasukan khusus. Dan serupa tapi tidak sama, BAE Systems dan UAVTEK, rupanya ikut masuk ke dalam ceruk pasar pengintai imut ini, yaitu dengan dirilisnya nano ‘Bug’ drone. (more…)
Amerika Serikat rupanya sedang getol menawarkan promo alutsista spesial bagi para sekutunya. Setelah memberi lampu hijau atas penjualan 50 unit jet tempur stealth F-22 Raptor ke Israel. Bergeser ke Taiwan, Washington dikabarkan juga telah memberi persetujuan atas kemungkinan penjualan empat unit drone MQ-9B SeaGuardian kepada ‘negara’ yang disebut sebagai separatis oleh Beijing tersebut. (more…)
Jagad drone bawah laut ketambahan keluarga baru dengan hadirnya D-19 buatan Naval Group. Dijawalkan mulai diproduksi secara massal pada pertengahan 2021, rencananya di akhir 2021, AL Perancis digadang sebagai pengguna pertama drone bawah laut serbaguna ini. (more…)
Lumayan lama tak terdengar kabar tentang aksi Aerostar, dan belum lama ini ada kabar bahwa jenis drone intai yang juga menjadi andalan Skadron Udara 51 TNI AU ini, ternyata ikutan berlaga di Perang Armenia vs Azerbaijan dalam sengketa perbatasan di Nagorno-Karabakh. (more…)
Perang Armenia versus Azerbaijan di Nagorno-Karabakh membawa debut drone kamikaze dalam tataran yang begitu diperhatikan. Setelah kabar drone Harpy milik Azerbaijan yang sukses melakukan serangan pada MBT T-72A Armenia, kini mencuat fakta baru, bahwa ada pesawat penumpang biplane yang dikonversi menjadi drone dalam peperangan tersebut. (more…)
Bukan hal yang baru bila high speed boat diadopsi Iran untuk menjaga kepentingannya di Teluk Persia. Bahkan di tangan Iran, high speed boat dalam beragam ukuran bisa disulap laksana wahana di film “Mad Max,” dimana speed boat bisa dipasangi peluncur roket multilaras sampai penebar ranjau laut. Namun, belum lama ini terungkap, bahwa high speed boat Iran ternyata juga dapat dipasangi drone. (more…)
Raibow CH-5 sudah dikenal sebagai salah satu drone kombatan (UCAV) yang dioperasikan militer Cina. Dibandingkan drone kombatan Cina lainnya, CH-5 yang terbang perdana pada Agustus 2015 punya kualifikasi sebagai drone HALE (High Altitude Long Endurance) dengan kemampuan membawa payload sampai 1 ton. Dan lama tak terdengar debut drone bermesin propeller ini, ada kabar bahwa CH-5 varian maritim telah sukses terbang perdana. (more…)
Dari desain dan spesifikasi, nampak tak ada yang terlalu spesial dari drone intai satu ini, namun dalam beberapa minggu belakangan, boleh jadi drone intai yang diberi label Albatross ini mempuyai peranan penting dalam melakukan monitoring di area sengketa Laut Cina Selatan. Seperti Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan pada 25 Agustus silam menyebutkan telah menggelar sejumlah drone Albatross untuk melakukan pengawasan udara di Pulau Dongsha (Prata) Taiping (Itu Aba), dimana kedua pulau juga diklaim oleh Cina daratan. (more…)