
Pada 11 November 2025, Angkatan Udara Cina (PLA Air Force/PLAAF) memperingati hari jadinya yang ke-76, secara khusus Angkatan Udara Cina merilis video yang menjadi konfirmasi pertama atas kemampuan operasional gabungan antara tiga aset udara paling canggih mereka berupa terbang formasi atas jet tempur stealth Chengdu J-20, jet tempur spesialis EW (electronic warfare) Shenyang J-16D dan drone tempur stealth (loyal wingman) GJ-11 Sharp Sword. (more…)

Terlepas dari aspek kualitas produk, perbandingan kuantitas jet tempur stealth menjadi perhatian, pasalnya bila pecah konflik terbuka, maka kuantitas akan turut menentukan. Terkait dengan rivalitas antara Amerika Serikat dan Cina, maka eksistensi F-22 Raptor dan Chengdu J-20 “Mighty Dragon” ikut mengemuka, jumlah kedua jet tempur stealth akan membawa pengaruh pada dominasi udara. Dan ada kabar menarik dari Changchun Airshow 2025. (more…)

Dengan polarisasi kekuatan militer, ditambah peran nyata dari jet tempur stealth dalam pertempuran (F-35I Adir Israel) saat menyerang Iran, maka permintaan dan kebutuhan akan pesawat tempur generasi kelima kian menguat. Negara-negara pemilik anggaran tapi tak mendapat kesempatan pembelian dari AS, menjadi pasar yang harus direspon oleh industri dirgantara Cina dan Rusia. Terkhusus Cina, ada kabar bahwa jalur produksi Shenyang J-35 telah berjalan. (more…)

Selain mengutamakan membawa persenjataan pada internal weapon bay, namun jet tempur steath dalam misi tertentu juga dapat membawa persenjataan secara eksternal. Meski mengurangi atau bahkan mengorbankan kemampun stealth-nya, tapi konfigurasi ini tetap diperlukan dalam beberapa kondisi. Seperti belum lama ini jet tempur stealth andalan Cina, Chengdu J-20 Mighty Dragon tampil dalam “beast mode”. (more…)

Tepat hari ini, 14 tahun lalu, persisnya pada 11 Januari 2011, jagad dirgantara global mencatat peristiwa penting, dimana telah terbang untuk pertama kalinya jet tempur generasi kelima Chengdu J-20 “Mighty Dragon”. Dengan terbangnya J-20, menorehkan Cina sebagai pemain di sektor produsen jet tempur steath, lantaran sebelum J-20, lini jet tempur stealth yang operasional di dunia baru diisi F-22 Raptor dan F-35 Lightning II. (more…)

Tanpa gembar gembor, industri milter Cina kembali membetot perhatian dunia dengan kemunculan yang lolos dari deteksi intelijen asing, yakni penerbangan perdana (first flight) pesawat tempur bersayap delta dengan desain stealth pada 26 Desember 2024. (more…)

Untuk pertama kalinya, muncul capture foto yang memperlihatkan jet tempur stealth Chengdu J-20 meluncurkan rudal udara ke udara jarak pendek J-10. Lebih khusus lagi, PL-10 yang menjadi lawan tanding AIM-9X Sidewinder, diluncurkan dari side weapon bay, yang menyiratkan kemampuan Chengdu J-20 yang mampu menandingi jet tempur stealth AS, F-22 Raptor. (more…)

Sebuah foto belum lama ini menjadi viral, yang memperlihatkan prototipe jet tempur stealth andalan Cina, Chengdu J-20 “Mighty Dragon” yang ditenagai mesin produksi dalam negeri, WS-15. Foto tersebut menunjukkan prototipe J-20A, dengan nomor seri 2052, di landasan pacu di lokasi yang dirahasiakan. Sebagai prototipe, J-20 dalam foto masih memakai cat dasar sebelum pengecatan akhir. (more…)

Ibarat api dalam sekam, negara-negara di Timur Tengah yang notabene kuat secara finansial, dibuat tak berdaya bila mengiginkan je tempur stealth dari Amerika Serikat. Dengan standar ganda, AS sejauh ini hanya mengizinkan Israel sebagai pengguna jet tempur F-35 Lightning II, sementara negara lain yang juga bersekutu dengan Washington, dibuat menjadi inferior jika dibandingkan Israel. (more…)

Sebelum memutuskan untuk memborong 80 unit jet tempur Rafale F4 pada tahun 2021, sejatinya Uni Emirat Arab (UEA) lebih dulu kepincut untuk bisa membeli jet tempur steath F-35 Lightning II, sebagai negara tajir di Timur Tengah, tidak ada yang meragukan secara finansial bahwa UEA mampu membeli F-35. (more…)