Bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang kepincut dengan performa drone tempur (UCAV) Baykrakar TB2 sudah diberitakan oleh beberapa media. Namun, pernyataan dari Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu dalam konferensi pers di Tokyo, bisa lebih mempertegas, bahwa bukan hanya Indonesia, namun Malaysia berminat pada Bayraktar TB2, bahkan kesepakatan sedang ditandatangani. (more…)
Tak bisa dipungkiri, bahwa kesuksesan drone kombatan produksi Turki, Bayraktar TB2, telah menginsipirasi banyak negara untuk merancang paling tidak drone dengan kemampuan setanding. Salah satu yang mengikuti jejak Turki adalah Taiwan, negeri yang dianggap ‘pemberontak’ oleh Beijing ini, sejatinya sudah mengoperasikan apa yang disebut drone Albatross, yakni drone bertenaga propeller yang sekilas dimensi dan kinerjanya tak jauh dari Bayraktar TB2. (more…)
Soal ketajiran, Negeri di Timur Tengah ini tak usah diragukan lagi, salah satunya bisa diperlihatkan dari belanja alutsistanya yang membuat iri banyak negara. Sebut saja, Uni Emirat Arab (UEA) telah memesan 80 unit Dassault Rafale F4, varian tertinggi dari keluarga jet tempur Rafale, senilai 14 miliar euro (US$19 miliar). Dan masih dalam konteks orderan alutsista dalam jumlah jumbo, UEA diwartakan berencana untuk membeli 120 unit drone tempur (UCAV) buatan Turki, Bayraktar TB2. (more…)
Baykar Technologies terus menyempurkan uji coba pada drone kombatan bermesin dua (propeller) Bayraktar Akinci. Setelah pada 9 Juli 2021 sukses melakukan uji terbang dengan payload maksimum, yakni Akinci membawa NEB aircraft bomb yang bobotnya mencapai 870 kg dan muatan lain dengan total 1.360 kg, dengan terbang selama 13 jam 24 menit. Kini ada kabar terbaru dari Baykar Technologies, yang menyatakan bahwa Akinci telah menuntaskan fase uji terbang dengan membawa semua persenjataan pada pylon atau hardpoint. (more…)
Djibouti, negeri di Afrika Timur yang dikenal ketempatan pangkalan militer Cina, belum lama ini menggelar perayaan HUT Kemerdekan ke-45 pada 27 Juni 2022. Dalam perayaan tersebut, turut dimeriahkan dengan parade dan defile alutsista. Dan yang menarik perhatian publik, baru diketahui bahwa Djibouti telah kedatangan aset tempur terbaru, yakni drone kombatan (UCAV) produksi Turki, Bayraktar TB2. (more…)
Bayraktar TB2 kembali mencetak rekor, dimana drone tempur (UCAV) produksi Baykar Makina itu diwartakan berhasil melancarkan serangan pada dua kapal patroli cepat Rusia, yang diduga sebagai Project 03160 (Raptor Patrol Craft) pada 2 Mei 2022. Klaim dari Kementerian Pertahanan Ukraina telah didukung oleh rekaman video thermal dari drone. (more…)
Selama ini belum terdengar tentang pelibatan drone dalam operasi di lautan dalam konflik Rusia versus Ukraina. Sepak terjang drone intai maupun drone tempur (UCAV) lebih masif digunakan dalam laga peperangan di atas daratan. Namun, hari ini (12/4/2022), ada kabar bahwa sebuah drone Bayraktar (kemungkinan TB2) milik Ukraina berhasil ditembak jatuh oleh frigat Angkatan Laut Rusia Admiral Essen (Admiral Grigorovich Class). (more…)
Sebagai dua negara bertetangga di Laut Hitam, hubungan Rusia dan Turki sangat erat, sebagai bukti, Turki menentang beragam sanksi oleh Barat yang dijatuhkan kepada Rusia, namun disisi lain, Turki mendukung perjuangan Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia. (more…)
Tak sedikit warganet dunia yang bertanya, kemanakah drone tempur Bayraktar TB2 yang dioperasikan Ukraina, pasalnya hingga hari ketiga invasi Rusia, belum terdengar debut drone battle proven produksi Turki tersebut. Dan baru pada hari keempat invasi, yaitu 27 Februari 2022, dirilis video pertama aksi serbuan Bayraktar TB2 sejak serangan Rusia yang dimulai pada 24 Februari lalu. (more…)
Kecil-kecil Cabe Rawit, apa yang dibuat Turki dengan sosok drone tempur Bayraktar TB2 adalah bukti bahwa alutsista berdesain ‘kecil’ mampu membuat gebrakan besar, yaitu sukses di medan peperangan dan sukses di pasar ekspor. Berangkat dari kisah sukses Bayraktar TB2, menginspirasi Turki untuk membangun armada kapal selam mini yang little but lethal.(more…)