
Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) kembali melakukan langkah strategis dengan menghidupkan kembali pembom supersonik B-1B Lancer dari “kuburan” pesawat Davis-Monthan AFB, Arizona. Pesawat pembom dengan nomor seri 86-0115, yang sebelumnya bernama Rage, kini resmi berganti identitas menjadi “Apocalypse II” setelah menjalani proses regenerasi intensif selama hampir dua tahun. (more…)

Setelah mendapat lampu hijau dari Turki, maka tinggal menunggu seremoni saja untuk meresmikan masuknya Swedia sebagai negara anggota baru NATO. Sebelum itu, antara Swedia dan Amerika Serikat telah menyepakat kerja sama strategis dalam bidang militer, seperti pemanfaatan beberapa pangkalan udara (lanud) di Swedia untuk dapat digunakan oleh elemen tempur AS. (more…)

Sebagai sekutu AS di Asia Tenggara, militer Singapura dengan anggaran yang kuat serta ‘izin’ akuisisi alutsista first tier dari Washington, menjelma sebagai kekuatan nomer satu di kawasan. Dalam hal kemampuan pengisian bahan bakar di udara (air refueling) Negeri Pulau ini malahan menjadi yang terdepan di Indo Pasifik. Setelah sebelumnya telah berlatih air refueling dengan jet tempur stealth F-35, ada kabar Airbus A330 MRTT (Multi Role Tanker Transport) Angkatan Udara Singapura (RSAF) akan melakukan uji air refueling dengan pembom strategis B-1B Lancer. (more…)

Meski hakekatnya adalah pesawat pembom, namun, yang menarik dketahui adalah untuk pertama kalinya dalam 30 tahun, pembom strategis B-1B Lancer dipasangi bom berpemandu pada internal weapon bay-nya. Pada awal Januari lalu, Pangkalan Udara Dyess di Texas, merilis foto yang menarik seputar aktivitas pemuatan amunisi pada internal weapon bay pembom berdesain sayap ayun tersebut. (more…)