Upaya mengatasi kelangkaan amunisi artileri berat akibat tingginya intensitas palagan di Ukraina kembali mencatat babak baru. Pemerintah Australia secara resmi mengumumkan kontrak senilai 72 juta dolar Australia (sekitar US$51 juta) dengan Rheinmetall Nioa Munitions (RNM) untuk membangun lini produksi proyektil artileri kaliber 155mm varian M795. (more…)