
Sebagai alutsista bernilai strategis, umumnya lokasi ‘parkir’ kapal selam sangat dilindungi dan terbatas dari akses umum. Ambil contoh, seperti kapal selam TNI AL yang ditempatkan pada dermaga khusus di Dermaga Ujung, Surabaya atau pun di Lanal Palu, Sulawesi Tengah. Namun, ada yang unik di Kuba, negara di kawasan Karibia tersebut justru menempatkan kapal selam ‘rahasia’-nya di dermaga umum yang terbuka oleh publik. (more…)

Bagi kapal selam nuklir Virginia Class, racikan senjata mulai dari advanced-capability (ADCAP) torpedo, rudal jelajah Tomahawk dan rudal anti kapal Harpoon, sudah membuat sensasi kapal selam ini begitu dahsyat. Namun, bagi Amerika Serikat, rupanya racikan senjata tersebut masih dirasa kurang. Setelah berhasil menghadirkan senjata laser pada kapal perang permukaan, AL AS kini tengah mencanangkan adopsi High Energy Laser (HEL) pada kapal selam. (more…)

Jagad pecinta alutsista tentu mengenal sosok senapan mesin model laras putar M134D Minigun. Lewat debutnya dalam banyak palagan pertempuran dunia, berlanjut pada adopsi senjata ini pada door gun di helikopter NBell-412 Puspenerbad, menjadikan nama sang produsen, Dillon Aero begitu dikenal. Dan belum lama ini, tepatnya pada ajang SHOT Show 2020 (21 – 24 Januari) di Las Vegas, Amerika Serikat, Dillon Aero memperlihatkan desain senapan mesin laras putar terbarunya. (more…)

Meningginya tensi ketegangan di Laut Natuna Utara direspon Pemerintah Indonesia dengan pengerahan Satuan Tugas Tempur yang berisikan beberapa kapal perang dan pesawat intai maritim. Sebaliknya Pemerintah Cina, meski agresif dan ngotot mengerahkan nelayan “milisi maritimnya,” masih mengedepankan armada kapal penjaga pantai (China Coast Guard) di wilayah ZEE Indonesia. (more…)

Intensitas hujan yang tinggi bukan saja berdampak pada lumpuhnya infrastruktur sipil, seperti di Jakarta misalnya, Lanud Halim Perdanakusuma yang juga dioperasikan sebagai bandara sipil oleh PT Angkasa Pura 2, sempat lumpuh tak bisa melayani proses keberangkatan dan pendaratan pesawat, lantaran pada 1 Januari lalu area landas pascunya sempat tergenang. (more…)

Jatuhnya pesawat siluman Sukhoi Su-57 Felon dengan nomer “01 blue” pada 24 Desember 2019 mengejutkan banyak pihak, termasuk netizen Russian Fans Boy di Tanah Air, betapa tidak, jatuhnya pesawat ini adalah jelang diserahkan kepada AU Rusia. Jatuh dalam kondisi total lost tentu saja punya dampak tersendiri pada jadwal penyerahan pesawat, bahkan bisa jadi akan berpengaruh pada proses produksi untuk 78 unit Su-57 pesanan AU Rusia, lantaran penyebab jatuhnya pesawat ini terindikasi karena adanya masalah pada fungsi sistem kendali. (more…)

Sesuai dengan dinamika, dalam beberapa tahun kedepan TNI AL perlu mengisi kesenjangan kebutuhan operasional, yaitu ‘menjembatani’ gap antara armada kapal di Satuan Kapal Patroli (Satriol) dan kapal perang kelas korvet serta frigat di Satuan Kapal Eskorta (Satkor). Sebagai jawabannya mencuatlah OPV (Offshore Patrol Vessel), segmen kapal perang yang juga tengah dibangun Malaysia, Thailand, Singapura dan Australia. (more…)

Setelah pada September lalu mulai memensiunkan MiG-21 Bison, AU India rupanya mulai ‘bersih-bersih’ stok MiG. Seperti halnya MiG-21 Bison yang diproduksi India secara lisensi, MiG-27ML Flogger juga diproduksi India secara lisensi dan diwartakan pada pada 27 Desember lalu, jet tempur yang telah mengabdi sejak 1985 ini melakukan penerbangan terakhir oleh Skadron No. 29 di Lanud Jodhpur, sebelah barat India. (more…)

Bahwa banyak alutsista produksi Cina merupakan copy-an dari Rusia, rasanya sudah sesuatu yang lazim didengar, dengan dalih kesuksesan reverse engineering, mulai dari senapan mesin, jet tempur, pesawat angkut, beragam jenis rudal, meriam, kanon, pesawat pembom, sampai tank lansiran Cina yang sudah merambah pasar ekspor, dominan berasal dari rancangan Rusia. Dan uniknya, selama ini hampir tak terdengar ‘keluhan’ dari pihak industri Rusia atas pembajakan ‘karya cipta’ ini. Namun ibarat pepatah, kini “bisul mulai pecah.” (more…)

Drone mini quadcopter dominan digunakan untuk misi pemetaan, pembuatan video sampai pengintaian taktis, pun ada juga rintisan yang dilakukan dunia militer dengan melengkapi drone ini dengan senjata, seperti Dislitbang TNI AD yang pernah merilis TOPX4-B132, prototipe quadcopter yang dilengkapi dengan pistol kaliber 9 mm dan roket anti tank C90-CR Instalaza. Namun, sejauh ini instlasi senjata di drone mini quadcopter kebanyakan masih dalam tahap uji coba dan pengembangan, lantaran bukan perkara mudah untuk melakukan pembidikan dan penembakan. (more…)