Pengumuman resmi dari Airbus Defence and Space tertanggal 27 Mei 2026 mengenai pemesanan dua unit pesawat C-295 oleh Angkatan Laut Thailand (Royal Thai Navy/RTN) menandai babak baru dalam modernisasi kekuatan udara matra laut negeri gajah putih. Langkah strategis ini sangat menarik untuk dicermati, mengingat belum lama ini Angkatan Udara Thailand (RTAF) juga mengumumkan penandatanganan kontrak untuk dua unit tambahan C-295. (more…)
Nama kapal induk Thailand HTMS Chakri Naruebet ikut ramai disebut netizen Indonesia saat berita pro dan kontra rencana pengadaan kapal induk eks Angkatan Laut Italia ITS Giuseppe Garibaldi mengemuka, khususnya karena operasional kapal induk itu yang jauh dari kata efektif dan efisien, bahkan lebih banyak ‘ngendon’ di pelabuhan sejak tahun 2006. (more…)
Pelajaran dari kasus yang dialami Angkatan Laut Thailand dalam mengoperasikan HTMS Chakri Naruebet, menyiratkan bahwa memiliki kapal induk hanyalah langkah awal. Tantangan sebenarnya adalah pada biaya operasional, logistik, pemeliharaan, dan kesiapan awak kapal, yang sering kali jauh lebih besar daripada biaya pembelian. (more…)
Meksi umumnya mendapat sambutan positif dari netizen, namun, rencana akuisisi eks kapal induk Angkatan Laut Italia yang telah dipensiunkan (ITS Giuseppe Garibaldi) untuk TNI AL, turut memicu pro dan kontra di masyarakat. Terlepas dari keunggulan strategis atas kepemilikan kapal induk, pengoperasian kapal induk bisa menjadi sumber masalah bila tak dicermati dengan baik. (more…)
Penandatanganan akuisisi kapal selam S26T oleh Laksamana Jirapol Wongwit, KSAL Thailand di kantor pusat China Shipbuilding and Offshore International di Beijing, pada 16 September 2025.
Jelang pengunduran diri pada bulan Juni lalu, Menteri Pertahanan Thailand, Phumtham Wechayachai menyetujui kesepakatan pengadaan kapal selam diesel listrik berteknologi AIP S26T Yuan class dari Cina yang telah lama tertunda, khususnya setelah kapal selam yang dipesan tidak bisa menggunakan mesin buatan Jerman. (more…)
Menteri Pertahanan Thailand, Phumtham Wechayachai membuat geger setelah dirinya mengonfirmasi telah menyetujui kesepakatan pengadaan kapal selam dari Cina yang telah lama tertunda sebelum mengundurkan diri, yang menandai salah satu keputusan terakhirnya saat menjabat. (more…)
Meski sejumlah ranpur (kendaraan tempur) produksi Dalam Negeri telah diakuisisi oleh TNI, namun, sampai saat ini belum ada jenis ranpur atau ransus (kendaraan khusus) amfibi rancangan industri Dalam Negeri, yang diakuisisi TNI. Seperti diketahui, walau beberapa telah diperlihatkan ke publik, tapi nasibnya ‘mentok’ sebagai prototipe, alias belum digunakan oleh satuan TNI. Hal yang berbeda dengan Thailand. (more…)
Hadir dalam booth di Indo Defence 2022, nama Chaiseri Defence mulai dikenal di Indonesia, terlebih sebelumnya manufaktur kendaraan militer asal Thailand ini pernah memasok First Win (Hanoman) 4×4, rantis lapis baja MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) yang digunakan Sat-81/Gultor Kopassus. Dan di ajang Thai Defense & Security 2023 exhibition (6 – 9 November 2023) di Bangkok, Chaeseri Defence berhasil merebut perhatian dengan memperkenalkan prototipe ranpur amfibi bergerak roda ban 8×8. (more…)
Meski teknologi persenjataan yang dibangun oleh Cina sudah sedemikian modern, namun, ada batu sandungan dalam produksi mesin kapal selam diesel listrik, yang mana pasar ekspor belum memberikan kepercayaan pada kualitas mesin kapal selam buatan Cina. Hal ini ditegaskan oleh Thailand yang secara resmi menunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan, atas proyek pengadaan kapal selam berteknologi AIP (Air Independent Propulsion) S26T class (Yuan class) yang dibangun China Shipbuilding and Offshore International Company (CSOC). (more…)
Setelah menuntaskan tahapan sea trial pada Desember 2022, kapal serbu amfibi – Landing Platform Dock (LPD) terbesar di Asia Tenggara, HTMS Chang 792 telah dilayarkan dari Cina menuju Thailand pada 18 April 2023, setelah sehari sebelumnya dilakukan delivery ceremony di Hudong Zhonghua Shipyard di Shanghai. (more…)