
Perancis baru saja memecahkan sebuah proyek raksasa yang selama ini kerap menyulitkan kekuatan angkatan laut utama dunia, yakni menyerahkan kapal selam serang nuklir (Nuclear Attack Submarine/SSN) baru lebih cepat dari jadwal semula. (more…)

Perancis baru saja memecahkan sebuah proyek raksasa yang selama ini kerap menyulitkan kekuatan angkatan laut utama dunia, yakni menyerahkan kapal selam serang nuklir (Nuclear Attack Submarine/SSN) baru lebih cepat dari jadwal semula. (more…)

Sebagai lambang superioritas maritim Perancis, nama kapal induk bertenaga nuklir FNS Charles de Gaulle (R91) sudah sangat dikenal. Dan mulai 28 Januari 2025 hingga satu pekan, untuk pertama kalinya Charles de Gaulle merapat di Indonesia, yakni di Pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat. (more…)

Mulai tanggal 16 hingga 24 Januari 2025, digelar latihan bersama (Latma) yang melibatkan sembilan negara di kawasan selat Malaka, selat Sunda dan selat Lombok. Latma yang dimaksud adalah La Perouse 2025, yang mana beriringan dengan Misi Clemenceau 2025, Kelompok Tempur Kapal Induk Perancis (French Carrier Strike Group – CSG), yang dikerahkan mendampingi kapal induk nuklr Charles de Gaulle. (more…)

Torpedo F21, jenis torpedo berat (heavy torpedo) yang juga ditawarkan sebagai sistem senjata pada kapal selam Scorpene class Indonesia, belum lama ini diuji tembak. Bukan berlangsung di Indonesia, pada 14 Desember 2024, F21 produksi Naval Group diluncurkan dari kapal selam serang nuklir Angkatan Laut Perancis (Marine Nationale) dengan menyasar target berupa eks korvet A69 Premier-Maître L’Her. (more…)

Beroperasi di atas lautan lepas, jet tempur dan pesawat intai dari kapal induk Perancis Charles de Gaulle mengandalkan teknik “buddy to buddy” air refueling, yang artinya pengisian bahan bakar di udara dilakukan oleh jet tempur. Khusus jet tempur yang berperan sebagai ‘tanker’ membawa tangki bahan bakar lebih banyak pada sayapnya. (more…)

Serangan Rusia ke kota Dnipro di Ukraina paa 21 November lalu diklaim menggunakan intermediate-range ballistic missile (IRBM) 9M729 Oreshnik (Kedr), yakni varian rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-26 Rubezh, telah membuka mata dunia tentang eksistensi jenis senjata super strategis jarak jauh, terlebih di dalamnya terdapat hulu ledak hipersonik MIRV (Multiple Independently Targetable Reentry Vehicles). (more…)

Ada yang menarik dari Euronaval 2024 (4-7 November 2024) di Paris, Perancis, yakni MBDA Missile Systems merayakan tonggak bersejarah atas produksi unit ke-4.000 rudal jelajah anti kapal legendaris Exocet (seluru varian), Unit Exocet ke-4.000, yakni varian terbaru Exocet MM40 Block 3c telah diserahkan kepada first launch customer, Angkatan Laut Perancis. (more…)

Heavy frigate FREMM (Frégate européenne multi-mission) atau European multi-purpose frigate, sudah pernah bertandang ke Indonesia, yakni dengan kehadiran frigat Italia ITS Carabiniere F593 (Bergamini class) pada Maret 2017 di Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Namun itu FREMM Italia, sementara FREMM dari Perancis yang disebut Aquitaine Class, sejauh ini belum pernah menyapa Indonesia. (more…)

Dengan pelepasan HMAS Anzac (FFH 150) pada tanggal 18 Mei 2024, maka dimulai tahapan Angkatan Laut Australia (RAN) untuk memensiunkan secara bertahap delapan unit frigat ANZAC class sampai tahun 2030. Dan dari seberang lautan, rupanya Angkatan Laut Perancis (Marine nationale) juga mempersiapkan untuk memensiunkan enam unit frigat yang sudah dianggap uzur, yakni frigat Floréal class. (more…)

Naval Group pada 29 April lalu telah meluncurkan Bâtiment Ravitailleur de Forces (BRF) atau force supply vessels – Jacques Chevallier. Yang merupakan kapal pertama dari empat unit kapal bantu logistik dan tanker untuk kebutuhan Angkatan Laut Perancis. Kontraknya resmi ditandatangani pada tahun 2019 dengan jadwal penyerahan pada tahun 2023. (more…)