
Kondisi medan yang berat di Papua, mengharuskan adanya operasi mobil udara (mobud), khususnya menggunakan wahana helikopter untuk fungsi dropping personel/logistik, termasuk pada upaya evakuasi jenazah salah satu anggota TNI pada insiden pembunuhan brutal pekerja proyek Trans Papua pada 2 Desember 2018 di Nduga, Papua. (more…)

Sebagai helikopter serbu, sedari awal keluarga AH-64 Apache tidak dirancang untuk melaksanakan operasi kombatan di atas permukaan laut. Oleh karena itu, desain AH-64 Apache juga tak disiapkan untuk mengakomodir proses pendaratan darurat di air. Bila terjadi insiden di laut, sosok Apache bisa dipastikan akan langsung cepat tenggelam. (more…)

Kombinasi rudal AGM-114 Hellfire dan roket Hydra 70 mm pada stub wing jelas membuat AH-64E Apache Guardian Puspenerbad TNI AD sebagai mesin pembunuh yang amat lethal. Tapi toh jika keda senjata tersebut tak terpasang, helikopter Apache masih punya senjata pamungkas yang ampuh, dan yang disebut ini termasuk sebagai senjata ‘organik’ dari setiap varian Apache. (more…)

Setelah lima unit AH-64E Apache Guardian tiba pada akhir Maret di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, maka genaplah pesanan delapam unit AH-64E Apache Guardian dari Boeing, Amerika Serikat. Dan menandai beroperasinya kedelapan unit helikopter serbu tersebut, pada Rabu (16/5/2018) di Pangkalan Udara Utama TNI AD Ahmad Yani, Semarang, dilakukan proses serah terima kedelapan helikopter Apache dari Kementerian Pertahanan kepada TNI, khususnya Skadron 11/Serbu Puspenerbad TNI AD. (more…)

Tak sampai lima bulan setelah pengiriman gelombang pertama pada 18 Desember 2017, kini seluruh pesanan AH-64E Apache Guardian untuk Puspenerbad TNI AD telah tiba di Lanud Ahmad Yani, Semarang. Berbeda dengan pengiriman gelombang pertama yang menggunakan jasa pesawat angkut C-17A Globemaster III, maka pada gelombang kedua pengiriman yang terdiri dari lima helikopter justru menggunakan jasa kapal kargo. (more…)

Dengan tibanya pengiriman gelombang perdana AH-64E Apache Guardian di Lanud Ahmad Yani, Semarang pada Senin (18/12/2017) lalu, praktis menjadikan Indonesia sebagai pengguna kedua helikopter tempur Apache di kawasan Asia Tenggara. Pengguna pertama Apache tak lain adalah Singapura, Negara Pulau tersebut terhitung telah mengoperasikan 20 unit AH-64D Apache Longbow sejak tahun 2006, yang dikirim dalam dua gelombang pada tahun 1999 dan 2001. (more…)

Seperti halnya Ilyushin Il-76MD, pesawat angkut dengan label strategic and tactical airlifter C-17A Globemaster III juga sudah sering wara-wiri ke Indonesia. Seperti pada saat kunjungan beberapa pejabat penting Amerika Serikat, C-17A acap kali dikerahkan sebagai pesawat angkut logistik yang memuat mulai dari kendaraan anti peluru VIP sampai helikopter utility UH-60 Black Hawk. Namun, kali ini ada pemandangan yang berbeda di Lanud Ahmad Yani, Semarang pada Senin siang (18/12/2017). (more…)

Rudal anti tank yang mampu diluncurkan dari helikopter masih jadi barang langka bagi militer Indonesia. Satu-satunya yang ada yakni AT-9 milik Puspenerbad TNI AD yang dipasang pada heli serbu Mil Mi-35P Hind buatan Rusia. Namun, jika tak ada pergeseran jadwal, bersama dengan datangnya pesanan delapan unit AH-64E Apache Guardian pada tahun 2017, maka Indonesia akan mengoperasikan rudal AGM-114R3 Hellfire, rudal taktis udara ke permukaan, yang salah satu perannya sebagai tank killer. (more…)

Di MEF (Minimum Essential Force) Tahap I, pengadaan alutsista di lini helikopter tempur punya perhatian tersendiri, dibuktikan dengan langkah TNI untuk ‘out of the box’ dengan membeli helikopter berkualifikasi full kombatan Mi-35P Hind dan berlanjut ke order pengadaan AH-64E Apache Guardian. Seperti diketahui, porsi kekuatan helikopter pemukul Puspenerbad sejak lama hanya bertempu pada heli transpor multirole yang dipersenjatai secara terbatas, seperti NBO-105, Bell 205 A1, NBell 412, dan Mil Mi-17 V5. (more…)

Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat nampak kian mesra, setelah Indonesia dipercaya senat AS untuk membeli rudal anti tank FGM-148 Javelin, Indonesia pun mendapat restu senat AS untuk membeli delapan unit helikopter tempur super canggih, AH-64E Apache Guardian Block III. Lepas dari kontroversi yang mungkin timbul, yang jelas ini menjadi lompatan yang revolusioner bagi kavaleri udara TNI AD, setelah sebelumnya sudah memiliki heli tempur besutan Rusia, Mil Mi-35P Hind. Dari segi gengsi, pamor Indonesia terdongrak, sebab hanya segelintir negara di luar AS yang diizinkan membeli Apache, seperti Israel, Inggris, Belanda, Yunani, Mesir, Jepang, dan Singapura. (more…)