
Hampir di setiap operasi, helikopter tempur AH-64 Apache mengandalkan tiga kombinasi senjata maut, yakni kanon internal M230 30mm chain gun, rudal AGM-114 Hellfire, dan roket Hydra kaliber 70 mm. Untuk item senjata pertama dan kedua, informasinya telah tertuang dalam kontrak pembelian delapan unit AH-64E Apache Guardian Longbow untuk Puspenerbad TNI AD. Lantas bagaimana dengan roket Hydra 70? (more…)

Rudal anti tank yang mampu diluncurkan dari helikopter masih jadi barang langka bagi militer Indonesia. Satu-satunya yang ada yakni AT-9 milik Puspenerbad TNI AD yang dipasang pada heli serbu Mil Mi-35P Hind buatan Rusia. Namun, jika tak ada pergeseran jadwal, bersama dengan datangnya pesanan delapan unit AH-64E Apache Guardian pada tahun 2017, maka Indonesia akan mengoperasikan rudal AGM-114R3 Hellfire, rudal taktis udara ke permukaan, yang salah satu perannya sebagai tank killer. (more…)

Tarik ulur pemberian ToT (transfer of technology) dalam proses pembelian alutsista umumnya terkait dengan beberapa prinsip, mulai dari urusan politik dan pastinya nilai total pembelian tersebut. Ada yang menarik dari rencana pengadaan helikopter angkut berat CH-47 Chinook buatan Boeing. Pasalnya Indonesia hanya membeli empat unit dan tetap mensyaratkan ToT dalam skema offset. (more…)

Selain telah mendapatkan kontrak pengadaan delapan unit helikopter tempur AH-64E Apache, Boeing disebut-sebut bakal segera memasok tiga unit helikopter angkut berat CH-47 Chinook untuk kebutuhan Puspenerbad TNI AD. (more…)