Angkatan Udara Cina (PLAAF) kembali memamerkan lompatan teknologi militernya melalui uji coba platform pesawat pengintai generasi terbaru yang dijuluki sebagai “Monster Baru”, yakni KJ-3000 AWACS (Airborne Warning and Control System/AEW&C). Kehadiran pesawat berkemampuan radar tingkat tinggi ini terendus melalui rekaman uji coba penerbangan teranyar yang viral di platform X, memicu diskusi hangat di kalangan pengamat militer global. (more…)
Setelah melalui proses evaluasi yang panjang dan ketat, Pemerintah Perancis secara resmi mengumumkan keputusan untuk memesan dua unit pesawat Airborne Early Warning & Control (AEW&C) GlobalEye buatan perusahaan pertahanan Swedia, Saab. Kesepakatan ini juga mencakup opsi tambahan untuk dua unit lagi di masa depan, yang bertujuan untuk menggantikan armada legendaris namun menua, Boeing E-3F Sentry (AWACS). (more…)
Ketika pertama kali debutnya diketahui pada tahun 2007, Shaanxi Aircraft Corporation (SAIC) KJ-200 langsung membetot perhatian dunia, pasalnya Cina telah membuktikan mampu menciptakan pesawat peringatan dini dan kontrol udara – Airborne Early Warning and Control (AEW&C) dengan desain antena tegak, yang sebelumnya populer digunakan oleh pesawat AEW&C buatan Swedia, Saab Erieye. (more…)
Meski telah mengoperasikan delapan unit AEW&C (Airborne Early Warning and Control) Saab 2000 Erieye buatan Swedia, namun Angkatan Udara Pakistan faktanya juga mengoperasikan AEW&C jenis lain, yakni Shaanxi ZDK-03 buatan Cina. (more…)
Update analisis citra satelit terkait pengembangan pesawat peringatan dini dan kendali udara atau Airborne Early Warning and Control (AEW&C) dari basis Ilyushin Il-76 oleh Korea Utara, rupanya tidak meleset. Pada artikel yang diposting pada awal Maret 2025, disebut pembuatan hampir tuntas, maka kabar terbaru mengonfirmasi bila pesawat AEW&C yang dimaksud kini telah mengudara. (more…)
Menutup akhir tahun, industri pertahanan Cina membuat serangkaian kejutan besar. Setelah penerbangan perdana prototipe jet tempur stealth generasi keenam pada 26 Desember lalu, ada lagi peluncuran kapal serbu amfibi “Sichuan” Type 076 berbobot 40.000 ton pada 27 Desember 2024. Tapi itu belum cukup, ada kejutan juga di segmen Airborne Early Warning and Control (AEW&C). (more…)
Dengan eskalasi tingkat tinggi, maka lazim bila banyak pesawat dan drone intai terbang di sekitar udara Ukraina. Secara bergilir, unsur intai yang melibatkan pesawat AWACS (Airborne Warning and Control System) dari Amerika Serika dan negara NATO meronda ruang udara di kawasan yang tengah berkecamuk. (more…)
Dengan menjadi donatur untuk logistik dan persenjataan bagi Ukraina, maka secara langsung Polandia berpotensi untuk ikut terlibat peperangan dengan Rusia, terlebih kondisi geografi Polandia yang berbatasan langsung dengan Ukraina. Guna mencengah terkena serangan rudal atau rudal ‘nyasar’ S-300 seperti beberapa waktu lalu, pemerintah Polandia kini tengah mengajukan pembelian Aerostat Low Level Airborne Ground Surveillance System ke Negeri Paman Sam. (more…)
Meski sudah mengoperasikan empat unit E-7 Wedgetail (Boeing 737 AEW&C)“Peace Eye”, rupanya belum dirasa cukup bagi Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF). Angkatan Udara Negeri Ginseng setidaknya masih memproyeksikan penambahan dua sampai tiga unit AEW&C (Airborne Early Warning and Control). (more…)
Setelah lama redup kabar beritanya, rencana pengadaan pesawat intai peringatan dini – Airborne Early Warning and Control (AEW&C) untuk TNI AU kembali mencuat, khususnya setelah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberi persetujuan untuk pencarian pinjaman luar negeri dalam realisasi pengadaan AEW&C dengan pagu US$800 juta untuk dua unit AEW&C. (more…)