Rheinmetall dari Jerman mungkin perlu waspada, pasalnya produk andalannya yakni sistem pertahanan udara (self propelled) Skyranger 30 dan Skyranger 35 yang dipasang pada ranpur Boxer 8×8, bakal mendapat saingan langsung dari Aselsan Manufaktur sistem senjata dari Turki itu belum lama ini memperkenalkan apa yang disebut sebagai Kalkan-050G. (more…)
Penerapan radar active electronically scanned array (AESA) sepertinya akan memasuki babak baru, setelah kondang melengkapi radar pada pesawat tempur, kini ada upaya dari Angkatan Darat AS (US Army) untuk memasang radar AESA pada helikopter serang AH-64 Apache eksisting, yakni dengan instalasi pada sayap (stub wing). (more…)
Jet tempur Dassault Rafale dengan rudal udara ke udara jarak jauh Meteor, tak pelak merupakan senjata pamungkas dalam paket pengadaan pesawat tempur buatan Perancis tersebut. Namun, karena dianggap sebagai senjata strategis yang mampu mengubah jalannya peperangan, maka Meteor hanya dijual kepada negara terpilih. (more…)
Di tengah ketegangan dengan Cina daratan, Angkatan Laut Taiwan meluncurkan kembali (relaunch) proyek frigat berpeluru kendali yang dilengkapi radar buatan AS, Lockheed Martin AN/SPY-7. Merujuk informasi dari Taipei Times (27/5/2024), Angkatan Laut Taiwan telah melanjutkan upaya untuk mengembangkan frigat baru yang berbobot 6.000 ton, yang mana sebelumya proyek ini sempat tertunda dan kini dihidupkan kembali. (more…)
Meski Swedia adalah tempat asal manufaktur Saab, namun negara pertama pengguna pesawat intai AEW&C (Airborne Early Warning and Control) Saab GlobalEye adalah Uni Emirat Arab (UEA), negeri kaya minyak itu mengorder lima unit GlobalEye yang dibagi dalam dua kontrak pengadaan. Sementara Swedia hanya mengorder dua unit GlobalEye, dan masih jauh dari waktu penyerahan, belum lama ini pesawat pertama yang akan dikonversi baru saja diterima oleh Saab. (more…)
Komando Operasi Khusus AS atau US Special Operations Command (USSOCOM) dalam mobilitasnya ditunjang wahana udara yang serba canggih dengan kemampuan serbu. Beroperasi secara senyap di berbagai palagan konflik menjadikan pasukan USSOCOM identik dengan wahana canggih seperti MH-60M Black Hawk, CH-47G Chinook, CV-22B Osprey dan pesawat serbu udara MC-130H Combat Talon II. Dan tahukah Anda, efektivitas dari wahana tempur USSOCOM rupanya tak lepas dari keberadaan radar AN/APQ-186 Silent Knight. (more…)
Berada di ujung konflik dengan Cina, Filipina dengan dukungan Amerika Serikat dan sekutunya pelan tapi pasti terus memodernisasi alutsistanya. Meski jarang terdengar, Kementerian Pertahanan Filipina tidak melupakan pengadaan sistem radar intai untuk pertahanan udara. Namun di luar kelaziman, Filipina tidak mengakuisisi radar intai dari negara-negara ‘klasik’ produsen radar yang selama ini kita kenal, melainkan yang diakusisi adalah radar intai hanud buatan Jepang. (more…)
MSI Defense Systems Ltd, manufaktur persenjataan dari Inggris, di Indonesia dikenal sebagai pemasok kanon Seahawk pada beberapa kapal patroli PC-40M TNI AL, namun, selain memasok kanon untuk kapal perang permukaan, MSI Defense juga memproduksi sistem pertahanan udara terintegrasi modular mobile yang disebut Terrahawk Paladin. (more…)
Meski Angkatan Udara India diproyeksikan dengan 36 unit jet tempur Rafale, namun, bicara backbone kekuatan penempur utama Negeri Bollywood masih bertumpu pada armada Sukhoi Su-30MKI yang jumlahnya mencapai 200-an unit lebih. Dan ketika kekuatan udara Cina dan Pakistan mengalami peningkatan pesat, maka menjadi tantangan serius bagi India, seperti salah satunya direspon dengan mempercepat program “Super Sukhoi.” (more…)
Nama radar Giraffe 1x bukan sesuatu yang baru lagi, pasalnya sudah diluncurkan oleh Saab pada tahun 2016. Bahkan, Giraffe 1x pernah aktif ditawarkan ke Indonesia dengan menggandeng mitra PT Pindad, khususnya untuk dipasangkan pada rantis Komodo 4×4. Dan dari ajang DSEI 2023, ada kabar bahwa Saab telah memperkenalkan varian pengembangan dari Giraffe 1x yang disebut “ultra compact.” (more…)