
Pada tanggal 5 Agustus 2025, dari fasilitas riset Hanwha Systems di Yongin, Korea Selatan, digelar upacara dimulainya produksi massal tahap pertama radar AESA (Active Electronically Scanned Array) “Yangsan”. Peluncuran ini menandai tonggak penting bagi kemandirian teknologi pertahanan Korea Selatan, memperkuat kapabilitas KF-21 dalam misi multi-domain dan siap bersaing secara global. (more…)

Berita pengadaan alutsista ini boleh jadi menjadi pukulan bagi Saab, pasalnya Swedia yang baru menjadi anggoyta baru dalam NATO, telah menunjuk Lockheed Martin dari Amerika Serikat untuk memasok sistem radar hanud (pertahanan udara) generisa kelima TPY-4, yang notabene radar sejenis sebenarnya telah mampu diproduksi di dalam negeri oleh Saab. (more…)

Aselsan, perusahaan pertahanan dan teknologi elektronik dari Turki, dikabarkan akan memamerkan beberapa produk alutsista dalam pameran Indo Defence 2024 yang akan dihelat di JIExpo Kemayoran, Jakarta (11-14 Juni 2025). Salah satu yang akan dipamerkan adalah sistem radar pertahanan udara (hanud) mobile dengan fungsi early warning dan tracking berbagai jenis ancaman udara. Radar yang dimaksud adalah Aselsan ALP-300G. (more…)

Pemberlakukan kontrol ekspor galium, yakni material kunci dalam industri semikonduktor dan komponen elektronik, oleh pemerintah Cina, telah diprediksi bakal mempengaruhi produksi radar AESA (Active Electronic Scanning Array) untuk jet tempur stealth F-35 Lightning II. (more…)

Airbus Defence and Space (ADS) punya proyek besar, yakni memproduksi jet tempur Eurofighter Typhoon Next Generation pesanan Jerman (Quadriga) dan Spanyol (Halcon). Dan untuk mempersiapkan produksinya, dilakukan langkah penting berupa pengembangan jenis radar canggih terbaru yang disebut ECRS (European Common Radar System) Mk.1, yang kelak akan dipasang pada Eurofighter Typhoon pesanan Jerman dan Spanyol. (more…)

Rheinmetall dari Jerman mungkin perlu waspada, pasalnya produk andalannya yakni sistem pertahanan udara (self propelled) Skyranger 30 dan Skyranger 35 yang dipasang pada ranpur Boxer 8×8, bakal mendapat saingan langsung dari Aselsan Manufaktur sistem senjata dari Turki itu belum lama ini memperkenalkan apa yang disebut sebagai Kalkan-050G. (more…)

Penerapan radar active electronically scanned array (AESA) sepertinya akan memasuki babak baru, setelah kondang melengkapi radar pada pesawat tempur, kini ada upaya dari Angkatan Darat AS (US Army) untuk memasang radar AESA pada helikopter serang AH-64 Apache eksisting, yakni dengan instalasi pada sayap (stub wing). (more…)

Jet tempur Dassault Rafale dengan rudal udara ke udara jarak jauh Meteor, tak pelak merupakan senjata pamungkas dalam paket pengadaan pesawat tempur buatan Perancis tersebut. Namun, karena dianggap sebagai senjata strategis yang mampu mengubah jalannya peperangan, maka Meteor hanya dijual kepada negara terpilih. (more…)

Dengan bobot direntang 8.000 sampai 10.000 ton, Multi-Role Combat Vessel (MRCV) untuk Angkatan Laut Singapura (RSN) yang saat ini sedang dibangun oleh ST Engineering Marine, bakal menjelma sebagai kapal perang terbesar di Asia Tenggara, yakni dengan jadwal penyerahan unit perdana pada tahun 2028. Bukan hanya menjadi kapal kombatan terbesar, tapi MRCV juga bakal jadi kapal perang permukaan dengan persenjataan paling canggih di kawasan. (more…)

Meski sudah tidak lagi diproduksi, populasi jet tempur F/A-18 Hornet “Classic” (varian A/B/C/D) yang mencapai 300 hingga 400 unit di seluruh dunia, tetap menjadi pasar yang menarik bagi manufaktur radar untuk menawarkan upgrade untuk adopsi radar antena active electronically-scanned array (AESA). (more…)