Rheinmetall Rilis Granat Kejut “Spectac” dengan Desain Kompak Ergonomis

Nama Rheinemetall kadung tersohor sebagai manufaktur persenjataan kelas berat, maklum yang diproduksi perusahaan asal Jerman ini memang alutsista kampiun seperti kanon penangkis serangan udara, meriam, ranpur lapis baja sampai kendaraan berat lainnya. Namun, di luar kelaziman, rupanya Rheinmetall juga melirik senjata kelas poket nan mini.
Baca juga: AGS-40 Balkan – Pelontar Granat Otomatis Produksi Rusia dengan Kaliber Standar NATO
Dikutip dari siaran pers rheinmetall.com (25/6/2021), disebutkan Rheinmetall telah merilis apa yang disebutkanya sebagai “Spectac.” Ini merupakan kelas perangkat non-lethal effector dari jenis granat kejut (stun grenade). Meski ada label granat, namun Spectac dirancang sangat ergonomis dengan mengacu pada desain form factor smartphone. Pihak Rheinmetall menyebut desain model tersebut dirancang agar mudah disembunyikan untuk agen atau pengawal yang menyamar.
Granat kejut awalnya dirancang untuk pasukan elite SAS Inggris pada 1970-an, granat kejut adalah amunisi yang tidak mematikan dengan membutakan dan memekakkan telinga lawan sementara waktu, terutama dalam jarak dekat. Dengan kecerahan sekitar tujuh megacandela dan tingkat kebisingan hingga 180 desibel, granat seperti itu dalam jarak dekat dapat membebani retina, menyebabkan kebutaan selama lima detik, dan tuli sementara serta membuat lawan kehilangan keseimbangan.

Granat kejut mulai populer digunakan oleh pasukan SAS saat operasi penyerbuan pada Kedutaan Besar Iran di London pada tahun 1980. Sejak saat itu, granat kejut yang disebut juga granat flash, granat flash-bang, atau granat guntur, telah secara rutin digunakan oleh militer dan penegak hukum.
[the_ad id=”12235″]
Namun, yang jadi tantangan adalah soal desain, granat kejut yang selama ini beredar dibuat dalam model silinder besar yang sulit disembunyikan atau dikendalikan dan cenderung memantul ketika dilempar, yang tidak hanya dapat mengakibatkan kehilangan sasaran, tetapi juga dalam kecelakaan yang berbahaya, bahkan mematikan.
Sementara Spectac hadir dengan desain ergonomis yang membuatnya tampil untuk bisa masuk ke dalam saku. Ukuran granat ini hanya 110 x 63 x20 mm dan beratnya hanya 350 gram. Ini memungkinkannya untuk masuk dengan rapi di saku atau rompi taktis dengan cincin pengunci terselip rapi.
[the_ad id=”77299″]
Rheinmetall mengklaim, desain persegi panjang Spectac tidak hanya membuatnya kompak, tetapi juga lebih mudah ditempatkan. Itu tidak akan berguling dan berhenti dengan cepat dalam jarak 35 cm dari titik pendaratannya saat dilempar. Hal ini juga dapat digunakan di tangga. Sekering dapat diatur untuk menunda dari 0,5 hingga 1,5 detik dan granat ini tahan air hingga kedalaman 20 meter.
Baca juga: Dilepas dari Drone, Granat Kok Badminton Ternyata Jadi Musuh Besar ISIS
Untuk keamanan penggunanya, Spectac menggunakan ventilasi bawah atas (BTV) untuk melindungi tangan pengguna jika terjadi ledakan yang tidak disengaja, dan tidak pecah menjadi pecahan yang berbahaya. Untuk alasan lingkungan, granat mematuhi Petunjuk Bahan Kimia Eropa dan detonator tidak mengandung timbal. (Gilang Perdana)
Related Posts
-
Kehilangan Pipa Bahan Bakar, KC-135 yang Rusak Parah Akibat Serangan Iran Tiba di Inggris
No Comments | Jun 1, 2026 -
Angkatan Darat AS Batalkan Program Helikopter Intai FARA dengan Lanjutkan FLRAA
No Comments | Feb 11, 2024 -
Mirip Torpedo Poseidon Rusia, Cina Tampilkan Sosok Drone Bawah Laut (UUV) Berukuran Besar
No Comments | Aug 17, 2025
-
Tuntas Misi di Laut Cina Selatan, Frigat AL Jerman F217 Bayern Kini Sandar di Singapura
2 Comments | Dec 23, 2021



kok kayak batre hp ya
Keren. Gini dong terobosan.
Bayangkan klo istri anda memberikan ini sebagai hadiah ulang tahun.. betapa terkejutnya anda??
Kenapa granat gak dibuat kotak juga ya. Lebih praktis tuh daripada yg biasanya.
kl bulat, ledakan nubruk dalam bulat lbh cocok ledakan meluas. kl kotak. ledakan kecil banget karena plat samping itu mudah bolong meledak
Kalau kena granat itu orangnya bilang aw aku terkejut, begitu ya mib
@zulheri
Bukan seperti itu Bung yang benar tuch,
” oooouuhhh Kaget” wkwkwk