Pensiun Setelah 30 Tahun: Profil, Spesifikasi dan Keunggulan Kapal Selam Walrus Class Belanda

Kapal selam Walrus class telah memulai perjalanan terakhirnya setelah menyelesaikan lebih dari tiga dekade pengabdian yang setia bagi Angkatan Laut Kerajaan Belanda (Koninklijke Marine). Kapal selam ini diangkut menggunakan ponton terapung yang ditarik oleh kapal-kapal tunda dari Pangkalan Angkatan Laut Den Helder menuju galangan kapal pembongkaran di Amsterdam.

Baca juga: Walrus Class – Kapal Selam Modern ‘Terakhir’ yang Menjadi Kebanggaan Belanda

Di lokasi tersebut, kapal selam bernilai sejarah ini akan menjalani proses pembongkaran, pemotongan, hingga daur ulang material, di mana sebagian besar struktur baja utamanya akan dilebur kembali. Langkah ini menandai akhir dari pengabdian kapal selam yang telah resmi dipensiunkan sejak beberapa tahun lalu dan secara bertahap dipreteli komponen serta suku cadangnya guna mendukung kesiapan operational kapal selam tersisa di armada Belanda.

Secara keseluruhan, Angkatan Laut Belanda mengoperasikan 4 (empat) unit kapal selam Walrus class, yang terdiri dari HNLMS Walrus (S802), HNLMS Zeeleeuw (S803), HNLMS Dolfijn (S808), dan HNLMS Bruinvis (S810). Walrus class merupakan jajaran kapal selam diesel-elektrik legendaris hasil karya industri perkapalan domestik Belanda. Unit yang sedang menjalani proses pembongkaran saat ini adalah kapal pemimpin (lead ship) kelasnya, yakniHNLMS Walrus (S802), yang bertugas sejak tahun 1992.

Kapal terakhir yang bertugas di dalam kelas ini—sekaligus unit terakhir yang bergabung dalam jajaran armada—adalah HNLMS Bruinvis (S810) yang mulai bertugas pada tahun 1994, di mana seluruh unit kapal selam Walrus class (baik kapal pertama hingga kapal terakhir) dibangun oleh galangan kapal domestik RDM (Rotterdamsche Droogdok Maatschappij) di Rotterdam.

HNLMS Walrus S802: Unit Perdana Kapal Selam Walrus Class Belanda Resmi Purna Tugas

Memasuki layanan aktif sejak awal dekade 1990-an, Walrus class dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan perang anti-kapal selam, pertahanan pesisir, serta operasi pengintaian dan intelijen jarak jauh. Keunggulan utama kapal selam Walrus class terletak pada efisiensi daya jangkau yang luar biasa, berkat kemampuannya membawa pasokan bahan bakar dan logistik dalam jumlah besar yang memungkinkan Walrus bertugas dalam durasi sangat lama serta menjelajah kawasan laut yang jauh dari pangkalannya.

Dari spesifikasi teknis, Walrus class didesain dengan dimensi yang sangat proporsional untuk mengombinasikan kelincahan dan ketahanan struktur. Kapal selam ini memiliki panjang sekitar 67,7 meter, lebar 8,4 meter, serta sarat air 7 meter dengan bobot perpindahan saat menyelam mencapai kurang lebih 2.800 ton.

Jantung pacunya ditopang oleh sistem propulsi diesel-elektrik yang menggerakkan motor listrik tunggal, mampu menghasilkan kecepatan hingga 13 knot di permukaan dan mencapai lebih dari 20 knot saat beroperasi di dalam air.

Salah satu keunggulan desain paling menonjol dari Walrus class adalah konfigurasi kemudi berbentuk “X” (X-rudder system) di bagian ekor, yang memberikan kelincahan manuver luar biasa di perairan dangkal Laut Utara maupun di perairan dalam samudra.

Selain itu, dilapisi material penyerap gelombang suara dan sonar, Walrus terkenal sangat senyap sehingga sulit dideteksi oleh armada musuh. Dalam hal persenjataan, kapal selam ini dilengkapi dengan lima tabung peluncur torpedo 533 mm yang mampu meluncurkan torpedo berat berkemampuan pemandu presisi tinggi serta peluru kendali anti-kapal.

Masa pensiun armada Walrus class sekaligus membuka babak baru dalam modernisasi kekuatan tempur bawah laut Angkatan Laut Belanda. Untuk menggantikan armada tua ini, pemerintah Belanda telah menunjuk galangan kapal ternama asal Perancis, Naval Group, guna membangun generasi penerus yang dinamai Orka clsss.

Kapal selam Orka class dirancang dengan mengusung teknologi stealth terkini, sistem manajemen tempur modern, serta efisiensi energi generasi baru yang jauh melampaui pendahulunya. Proses pergantian ini dilakukan secara bertahap, di mana kapal selam pertama dari Orka class dijadwalkan akan diserahterimakan pada tahun 2033 dan kapal terakhir ditargetkan selesai pada tahun 2037 untuk menjaga kedaulatan serta kesiapan tempur wilayah perairan Belanda di masa depan. (Gilang Perdana)

Pengganti Walrus Class, Belanda Resmi Pilih Desain Kapal Selam “Black Sword” dari Naval Group Perancis

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *