Pecah Rekor Ekspor Pertahanan: Kanada Borong Teknologi Radar OTHR Berbasis Sistem Jindalee Australia

Pemerintah Kanada dan Australia resmi menyepakati kerja sama pertahanan bilateral berskala raksasa melalui kontrak ekspor sistem radar pengintai jarak jauh senilai US$2,5 miliar. Dalam kesepakatan mumpuni ini, BAE Systems Australia didapuk sebagai ujung tombak untuk menyuplai teknologi radar canggih Australian Over-The-Horizon Radar (A-OTHR) ke Kanada.
Pihak BAE Systems Australia mengonfirmasi bahwa nilai kerja sama ini secara resmi menjadi rekor ekspor pertahanan terbesar sepanjang sejarah industri dirgantara dan militer Negeri Kanguru. Melalui akuisisi ini, Angkatan Bersenjata Kanada dipastikan akan menerima salah satu sistem pengawasan radar darat dengan jangkauan terjauh dan paling mumpuni di dunia yang pernah dibangun oleh manusia.
Langkah Kanada memborong radar A-OTHR ini didorong oleh kebutuhan mendesak untuk mengatasi keterbatasan inheren dari sistem radar konvensional yang bekerja berdasarkan garis pandang lurus (line-of-sight). Karena bumi berbentuk bulat, radar standar umumnya memiliki batas cakrawala (radar horizon) yang membuat objek terbang rendah seperti rudal jelajah atau pembom strategis menghilang dari pantauan jika posisinya terlalu jauh.
Sebagai gambaran, radar pada jet tempur modern hanya memiliki jangkauan deteksi antara 96 hingga 482 kilometer saja. Bagi Kanada, keterbatasan ini menjadi celah keamanan yang sangat fatal di wilayah utara mereka, di mana negara rival seperti Rusia sewaktu-waktu dapat meluncurkan pesawat pembom, rudal jelajah, hingga rudal hipersonik dari jarak ribuan kilometer melewati lingkar kutub utara (Arktik) tanpa terdeteksi sejak dini.
🇨🇦🇦🇺 Canada has signed a $2.5 billion government-to-government (G2G) agreement with Australia to procure Over the Horizon Radar (OTHR) system.
Canada is acquiring the OTH radar in support of its Arctic Over-the-Horizon Radar (A-OTHR) program. Unlike conventional radar systems,… pic.twitter.com/phEGydEeDu
— DefPost (@defpostmedia) June 22, 2026
Teknologi A-OTHR yang ditawarkan oleh Australia ini memiliki kaitan yang sangat erat dengan keberadaan Jindalee Operational Radar Network (JORN), sebuah jaringan radar peringatan dini legendaris yang saat ini dioperasikan oleh Australia untuk memantau wilayah pendekatan utara mereka, termasuk mencakup wilayah maritim Indonesia hingga jauh ke lautan lepas.
JORN bekerja dengan cara memancarkan gelombang radio frekuensi tinggi ke lapisan ionosfer bumi—lapisan partikel bermuatan yang berada di ketinggian 80 hingga 600 kilometer di atas atmosfer. Lapisan ionosfer ini berfungsi layaknya cermin raksasa yang membiaskan (refract) kembali gelombang radar ke permukaan bumi melintasi lengkungan planet, persis seperti mekanisme batu yang dilemparkan mendatar dan memantul di atas permukaan air. Berkat adopsi basis teknologi JORN yang sangat matang ini, radar pesanan Kanada nantinya mampu mengendus target pada jarak fantastis antara 1.000 hingga 3.000 kilometer, tergantung pada kondisi atmosfer.
‘Intip’ Sebagian Besar Wilayah Indonesia, Jindalee Bukan Over The Horizon Radar Pertama di Dunia
Bagi perencanaan militer Kanada, kehadiran radar berbasis teknologi Jindalee ini bertindak sebagai “mata utara” baru yang mengubah hitungan detik menjadi hitungan jam dalam merespons ancaman udara. Alih-alih membangun ratusan instalasi radar konvensional yang membutuhkan biaya perawatan luar biasa mahal di kawasan ekstrem, Kanada cukup mengoperasikan segelintir instalasi OTHR untuk memantau jutaan mil persegi wilayah Arktik yang kosong.
Urgensi ini semakin diperparah oleh fenomena mencairnya es laut Arktik yang membuat kawasan kutub kini berubah menjadi sengketa geopolitik baru yang ramai oleh rute pelayaran komersial serta patroli militer agresif. Chief Executive Officer BAE Systems Australia, Craig Lockhart, menegaskan bahwa ekspor ini tidak hanya memperkuat interaktivitas industri kedua negara, melainkan juga secara signifikan memperluas kesadaran situasional bersama (situational awareness) di bawah payung aliansi intelijen elite Five Eyes.(Gilang Perdana)
Departemen Pertahanan Australia Luncurkan High Altitude Balloon ke Stratosfer


