Dilengkapi Conformal Fuel Tank, Dua Jet Tempur F-16V Viper Block 70 Pertama Taiwan Transit di Guam

Dinamika pertahanan udara di Selat Taiwan memasuki babak baru dengan pengiriman armada penempur canggih pesanan Taipei. Batch pertama yang terdiri dari dua unit jet tempur F-16V Block 70 baru milik Angkatan Udara Taiwan (Republic of China Air Force/ROCAF) dilaporkan telah mendarat di Pangkalan Udara Andersen, Guam.

Baca juga: Sempat Tertunda, Lockheed Martin Akhirnya Luncurkan Unit Perdana F-16 Viper Produksi Baru ke Taiwan

Menurut sumber militer setempat, kedua pesawat berkode nomor seri 6727 dan 6728 saat ini sedang bersiaga menanti penerbangan aman dengan kondisi cuaca yang menguntungkan untuk melanjutkan penerbangan feri (ferry flight) menuju Pangkalan Udara Chihang di Taitung.

Selama proses penyeberangan Samudra Pasifik, kedua jet tempur ini dikemudikan oleh pilot Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF). Sebelum menyentuh daratan Taiwan dan diserahterimakan secara resmi, stiker insignia USAF yang menempel pada badan pesawat akan dilpeas untuk digantikan dengan lambang kebangsaan ROCAF.

Setibanya di Taitung, kedua F-16V Block 70 gres ini akan menjalani serangkaian inspeksi darat menyeluruh serta program pelatihan konversi (conversion training) bagi para penerbang Taiwan. Pengadaan ini merupakan bagian dari proyek pengadaan bernilai fantastis berlabel Feng Hsiang Project, di mana Angkatan Udara Taiwan mengalokasikan anggaran sebesar NT$247,23 miliar (sekitar US$7,7 miliar) pada periode 2020 hingga 2026 untuk memboyong 66 unit F-16V gress langsung dari pabrik Lockheed Martin.

Meski jadwal pengiriman awal sempat mengalami penundaan akibat relokasi lini produksi Lockheed Martin di Greenville, South Carolina, serta gangguan rantai pasok global, pihak Amerika Serikat berkomitmen memacu percepatan produksi dengan menerapkan skema kerja dua shift agar sisa seluruh armada dapat dituntaskan penyerahannya secara bertahap hingga tahun 2028.

Dibandingkan dengan jet tempur F-16 generasi awal, F-16V Block 70 membawa lompatan teknologi yang sangat signifikan pada aspek struktur, avionik, dan jangkauan tempur. Salah satu penambahan spesifikasi paling vital pada armada Block 70 Taiwan adalah pemasangan tangki bahan bakar konformal (Conformal Fuel Tanks/CFT) yang menempel mulus di atas bahu fuselage pesawat.

Penggunaan CFT menambah kapasitas bahan bakar secara substansial tanpa harus mengorbankan titik gantung senjata (pylon) di bawah sayap, sekaligus memperluas jangkauan jelajah tempur (combat radius) hingga lebih dari 30 persen dibanding tangki drop eksternal biasa. Dipadukan dengan mesin turbofan General Electric F110-GE-129 yang memuntahkan dorongan (thrust) lebih besar, daya jelajah dan kelincahan maneuvering F-16V tetap optimal walau membawa beban persenjataan berat.

Gegara ‘Delay’ Pengiriman F-16 Viper, Jadi Satu Alasan Taiwan Upgrade Mirage 2000-5

Tak hanya unggul dalam kapasitas bahan bakar, F-16V Block 70 dibekali jantung avionik berupa radar Active Electronically Scanned Array (AESA) AN/APG-83 SABR (Scalable Agile Beam Radar). Radar canggih ini memberikan kemampuan pelacakan sasaran berganda, kewaspadaan situasional beresolusi tinggi, serta pertempuran di luar jangkauan visual (Beyond-Visual-Range/BVR) yang terintegrasi langsung dengan perangkat perang elektronik canggih.

Kehadiran 66 unit Block 70 baru akan melengkapi 140 unit F-16A/B lama ROCAF yang sebelumnya telah sukses di-upgrade ke standar F-16V Block 20 melalui Feng Chan Project di dalam negeri pada Desember 2023. Guna menjamin kesiapan tempur jangka panjang, Taiwan bahkan telah mengoperasikan pusat pemeliharaan F-16 bernilai NT$110 miliar di Taichung sejak tahun 2020 yang mendapat lisensi penuh dari Lockheed Martin untuk melakukan perbaikan serta perawatan mendalam bagi seluruh armada Viper milik ROCAF. (Bayu Pamungkas)

Berkat ‘Sniper Pod’ Pasif, F-16V Taiwan Sukses Intip Nomor Serial Jet Tempur J-16 Cina dari Jarak 187 Km

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *