
Perbedaan seragam penerbang (flight suit) antara angkatan udara dunia sering kali menjadi perhatian menarik bagi para pengamat penerbangan militer. Salah satu kontras yang paling mencolok terlihat pada perbandingan warna dan fungsi seragam pilot tempur Rusia yang identik dengan warna biru tua, dibanding pilot Amerika Serikat yang mengandalkan warna hijau zaitun (sage green). Perbedaan ini bukan sekadar pilihan estetika, melainkan hasil dari filosofi doktrin, kebutuhan operasional, dan perlindungan teknis yang sangat berbeda. (more…)

Perusahaan teknologi anti-drone asal Australia, DroneShield, secara resmi meluncurkan perangkat radio frequency (RF) intelijen portabel terbaru bertajuk RfRecon pada 11 Agustus 2026. Alat ini dirancang khusus untuk mengatasi keterbatasan sensor maritim maupun darat generasi lama yang umumnya hanya mampu mendeteksi aktivitas frekuensi radio, tetapi lambat dalam menerjemahkan arti serta asal dari sinyal tersebut. (more…)

Di tengah perlombaan raksasa teknologi dunia membangun pusat data kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang haus listrik hingga skala gigawatt, Pentagon justru mengambil langkah ekstrem yang sepenuhnya berlawanan. Badan riset pertahanan Amerika Serikat, DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency), resmi merilis dokumen Request for Information (RFI) bertajuk Low Resource Computing untuk berburu konsep komputasi radikal. (more…)

Departemen Pertahanan Amerika Serikat berhasil menciptakan terobosan radikal dalam ranah intelijen medis militer dengan meluncurkan perangkat pelacak ancaman biologi portabel yang bisa dibawa langsung ke garis depan pertempuran. (more…)

Komando Operasi Khusus Amerika Serikat (USSOCOM) sedang mengevaluasi platform perangkat lunak mobile revolusioner yang memungkinkan operator di medan tempur mengakses citra satelit komersial dan analisis data langsung melalui perangkat genggam Android. (more…)

Angkatan Udara AS (USAF) secara resmi telah memperbarui regulasi mereka dengan melarang penggunaan kacamata pintar (smart glasses) bagi personel yang sedang bertugas. Kebijakan ini merupakan respons proaktif terhadap ledakan teknologi wearable komersial yang, meski tampak praktis bagi warga sipil, menyimpan celah keamanan fatal di lingkungan militer yang serba rahasia. (more…)

Desainnya kompak, namun yang satu ini bukanlah senapan serbu, melainkan sistem pelontar granat pintar kaliber 25 mm dengan amunisi airbrust, yang artinya amunisi yang dirancang untuk meledak di udara, dirancang sebagai senjata infanteri yang digadang efektif untuk menghancurkan drone dan melukai infanteri lawan yang berada di area terbuka dan parit perlindungan. (more…)

Tanpa banyak publikasi, Nokia bersama dengan HMD Global Oy untuk meluncurkan sesuatu yang sangat berbeda dari ponsel pintar biasa, yaitu Nokia Mission-Safe Phone pada 9 September 2025. Ini bukan perangkat yang biasa Anda temukan di toko untuk penggunaan sehari-hari, melainkan ponsel pintar taktis yang dirancang untuk pasukan pertahanan dan keselamatan publik. (more…)

Aroma gas air mata sangat terasa di beberapa lokasi sebagai buntut dari aksi demonstrasi yang berujung anarkis di kota-kota besar. Lekat hadir dalam kegiatan dan aksi massa, sejatinya ada beberapa jenis gas air mata yang digunakan oleh aparat keamanan. Meski dianggap efektif untuk mengurai konsentrasi massa, namun gas air mata tidak bisa sembarang ditembakan, pasalnya tak jarang gas air mata menjadi ‘senjata makan tuan.’ (more…)

Belum lama berselang, Kestrel Defense, perusahaan asal Cina memperlihatkan robotic suit (setelan robot) eksoskeleton untuk dikenakan pasukan infanteri. Dan melanjutkan kemunculan robotic suit eksoskeleton, ada kabar lanjutan yang memperlihatkan eksoskeleton telah digunakan dalam sebuah latihan militer. (more…)