Seperti halnya Indonesia, Arab Saudi adalah salah satu negera pengguna self propelled howitzer CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie) 6×6 155 mm buatan Nexter Systems. Bahkan Arab Saudi adalah pengguna terbesar CAESAR 6×6 terbesar untuk pasar ekspor, sebut saja Negeri Raja Salman ini mengoperasikan setidaknya 132 unit CAESAR, sebagai perbandingan Indonesia mengoperasikan 55 unit CAESAR. Nah, pada Pameran Pertahanan World Defense Show (WDS) 2024 di Riyadh (4 – 8 Februari 2024), Arab Saudi berupaya menciptakan kemandirian alutsista di segmen self propelled howitzer. (more…)
Dengan motif untuk menjajal kemampuan tempur dan meraih predikat battle proven, tak sedikit alutsista keluaran baru yang dikirim ke Ukraina. Salah satunya dalam kelompok tersebut adalah sistem hanud (pertahanan udara) kanon Rheinmetall Skynex dari ‘donasi’ dari Jerman. Tak kurang empat unit Rheinmetall Skynex telah dikirim Jerman sejak akhir 2022. Namun belum lama ada kabar yang kurang sedap, yakni salah satu Skynex telah menjadi korban serangan drone kamikaze Rusia. (more…)
Teknik penyamaran bukan hal baru dalam dunia militer, termasuk alutsista yang disamarkan kerap diperlihatkan oleh Iran, Taiwan dan yang paling baru adalah Korea Utara dalam defile militernya di Pyongyang beberapa waktu lalu. Namun dari beberapa yang pernah dipelihatkan ke publik, sangat jarang alutsista yang disamarkan benar-benar digunakan dalam peperangan yang sebenarnya. (more…)
Ibarat klub otomotif, Perancis belum lama ini membentuk klub untuk para pengguna self propelled howitzer (SPH) CAESAR. Klub CAESAR ini diluncurkan pada 14 November 2023 di kamp Canjuers oleh Angkatan Darat Perancis (Armée de Terre), DGA (Direction Générale de l’Armement) dan KNDS (KMW+Nexter Defense Systems). (more…)
Setelah menuntaskan tahapan pengujian pada bulan Mei lalu, kini ada kabar terbaru, yakni Rostec selaku kelompok industri teknologi Rusia, telah mengirimkan batch (gelombang) perdana Self Propelled Howitzer (roda ban) 2S43 Malva 8×8 kepada militer Rusia. Pengiriman 2S43 Malva 8×8 kepada Angkatan Darat Rusia diwartakan oleh Kantor Berita Rusia Tass – tass.com (26/10/2023).(more…)
Meski Timur Tengah membara dengan perang antara Hamas/Hizbullah versus Israel, tapi itu tak menyurutukan bara pertempuran antara Ukraina versus Rusia. Menyambut datangnya musim dingin, justru kedua kubu mengerahkan senjata yang lebih lethal. Sebelum Amerika Serikat mengonfirmasi pengiriman rudal balistik taktis MGM-140 Army Tactical Missile System (ATACMS) yang diluncurkan pada M142 High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS), maka Rusia lebih dulu menggelar alutsista yang punya daya deteren tak kalah mengerikan, yakni TOS-2 Tosochka. (more…)
Ransus (kendaraan khusus) pada baterai MLRS (Multiple Launch Rocket System) ASTROS (Artillery Saturation Rocket System) II Armed TNI AD, didatangkan dari Brasil dalam konfigurasi lengkap, termasuk salah satunya ransus pembawa (logistik) amunisi yang disebut Avibras AV-RMD, ransus 6×6 ini menjadi wahana pendukung penggelaran baterai ASTROS. Dan belum lama ini, ada kabar Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbang TNI AD) menyerahkan Sertifikat Uji Coba (Sertifikasi) Prototipe Ransus Pengangkut Kontainer Munisi Roket ASTROS hasil Litbanghan Puspalad (Pusat Peralatan Angkatan Darat). (more…)
Selain akibat serangan drone kamikaze, artileri dan senjata anti tank, ancaman besar bagi ranpur (kendaraan tempur) di medan konflik berasal dari ranjau darat yang tersebar di beberapa titik yang tidak diduga. Dan bicara ranjau darat, maka Rusia terbilang sukses menggelar sistem ranjau selama konflik dengan Ukraina. (more…)
Flypass dan demo aerobatik udara dari pesawat dan helikopter TNI AU memeriahkan gelaran HUT TNI ke-78 di Lapangan Monas (5/10/2023). Meski pemirsa dari layar kaca melihatnya seperti hal yang mudah, namun memonitor pergerakan wahana udara dalam jumlah besar di area yang sama tentu menjadi tantangan, terlebih sekitar kawasan Monas dipadati gedung-gedung tinggi. Untuk itu petugas Air Traffic Control (ATC) menjadi aktor kunci dalam mengatur jalannya ‘lalu lintas’ wahana udara di HUT TNI ke-78. (more…)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyadari, bahwa untuk memenangkan peperangan dengan lawas sekelas Amerika Serikat, maka harus dilakukan dengan pengerahan kekuatan rakyat semesta. Bukan sekedar membentuk milisi dengan senjata genggam perorangan, lebih dari itu, Korea Utara telah mempersiapkan mobilisasi yang mencakup pengerahan senjata berat artileri medan dengan ‘bungkus’ kendaraan sipil. (more…)