
Di antara negara tetangga Ukraina yang was-was terdampak perang, Polandia boleh dikata tampil berbeda. Tidak hanya memborong persenjataan dalam nilai kontrak fantastis, Polandia tetap memajukan industri pertahanan dalam negeri. Selain yang tengah berjalan dengan Korea Selatan, Warsawa juga menggenjot terobosan bersama Amerika Serikat. (more…)

Mendukung penggelaran alutsista MBT M1A1 Abrams dan ranpur APC M113 dalam latihan tempur Super Garuda Shield 2023, Angkatan Darat Australia (Australian Army) juga membawa rantis heavy truck MAN HX77, yang salah satunya terlihat berperan sebagai truk tangki bahan bakar yang memasok pengisian bahan bakar ranpur di medan latihan. Seperti yang diperlihatkan pada foto di atas, MBT Leopard 2A4 TNI AD mendapat pengisian bahan bakar dari MAN HX77 milik Australia. (more…)

General Dynamics European Land Systems (GDELS) Bridge Systems dan Rheinmetall MAN Military Vehicles (RMMV) telah mempresentasikan untuk pertama kalinya Anaconda tactical bridge-laying system yang dipasang pada truk HX2 8×8 high-mobility carrier vehicle di 5th User Forum Armament and Utilization – RÜ.NET 2023 conference, yang digelar pada tanggal 30 – 31 Agustus di Koblenz, Jerman. (more…)

Dalam peperangan modern, salah satu yang akan dilibatkan adalah kendaraan darat tanpa awak – unmanned ground vehicle (UGV). Meski belum dipentaskan secara maksimal, militer Rusia telah mengerahkan UGV roda ban dan rodan rantai untuk operasi lawan , bantuan tembakan infanteri dan penyapuan medan ranjau. Di Army 2023 (14-20 Agustus 2023) yang dihelat di Patriot Park, Moskow, ditampilkan jenis UGV 4×4 terbaru yang diberi label “Zubilo.” (more…)

Kilas balik ke 27 Agustus 2022, Polandia mengumumkan pengadaan self propelled MLRS K239 Chunmoo 8×8 dari Hanwha Corporation, Korea Selatan. Namun, Polandia tak serta merta membeli sistem senjata dalam bentuk ‘asli’. Lantaran membeli dalam jumlah besar, Polandia mensyaratkan penggunaan komponen dalam negeri pada pengadaan K239 Chunmoo. Yang salah satunya berupa penggantian platform truk peluncur. (more…)

Mobilitas artileri medan adalah kunci, bagaimana satuan tembak (satbak) dapat bergerak dari satu posisi ke posisi lain, akan memegang peranan penting, tidak hanya pada aspek daya gempur, tetapi juga pada aspek keselamatan satbak dari tembakan artileri balasan. (more…)

Terlepas dari polemik, diakui bahwa desain sistem pertahanan udara (hanud) Pantsir S-1 adalah sesuatu yang menarik. Memadukan unsur kanon, rudal hanud dan radar dalam satu platform mobile yang kompak, mewujudkan gelar hanud hybrid dalam dilakukan kapan dan dimana saja. Dan rupanya spirit desain Pantsir juga dilirik oleh Aselsan. (more…)

Kemampuan Rusia dalam menahan serangan balik kavaleri Ukraina, salah satunya berkat penggelaran ranjau anti tank secara efektif. Melihat kesuksesan Rusia tersebut, rupanya mendorong Polandia untuk mempersiapkan skema penggelaran ranjau darat bila suatu waktu diperlukan. Wujudnya dengan akuisisi BAOBAB-K truck-mounted mine-laying system – sistem peluncur/peletakan ranjau darat. (more…)

Saat Ukraina dengan sokongan Amerika Serikat melakukan serangan artileri M142 High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS) ke basis pertahanan Rusia, maka tidak butuh waktu lama bagi Rusia untuk mempelajari karakteristik HIMARS. Dan guna menandingi gempuran roket HIMARS, Rusia yang sejak tahun 2014 mengoperasikan Tornado-S, mengklaim telah sukses meningkatkan kemampuan self propelled MLRS di kaliber 130 mm tersebut. (more…)

Tidak ada yang meragukan daya hancur dari MLRS (Multi Launch Rocket System) kaliber 122 mm. Sebagai ilustrasi, semburan 40 roket MLRS 122 mm yang diluncurkan secara salvo dari RM70 Grad/Vampire dapat menghancurkan area seluas tiga hektar. Lantas, bagaimana jika semburan 240 roket MLRS 122 mm diluncurkan secara salvo? Maka menjadi mengerikan tingkat kehancuran yang ditimbulkan. (more…)