
Kecemasan terlibat dalam perang besar mendorong negara-negara NATO untuk merancang alutsista dengan daya lethal tinggi saat Perang Dingin. Salah satu segmen yang mendapat perhatian yakni MLRS (Multiple Launch Rocket System). Lantaran yang bakal dihadapi adalah militer Uni Soviet dan Pakta Warsawa, maka MLRS disiapkan dalam kaliber berat, dan Jerman rupanya pernah merancang self propelled MLRS di kaliber 280 mm. (more…)

Kilas balik ke September 2020, kala itu Menteri Pertahanan Australia Linda Reynolds mengumumkan tender untuk Protected Mobile Fires, dan diputuskan bahwa Hanwha Defence Australia mendapatkan proyek untuk memasok 30 unit self-propelled howitzer, 15 unit armoured ammunition resupply vehicle dan beragam sistem pendukungnya. (more…)

Main Battle Tank (MBT) Leopard 2 menjadi salah satu ranpur asal Barat yang dikabarkan rontok dalam perang di Ukraina. Selain terjebak dalam medan ranjau darat, sejumlah MBT Leopard disebutkan juga mendapat serangan mematikan dari drone kamikaze Lancet 3 Rusia. Melihat dinamika yang terjadi, maka MBT Leopard 2 diprioritaskan untuk mendapatkan proteksi ekstra. (more…)

Selain menghadapi potensi serangan dari senjata anti tank, awak Main Battle Tank (MBT) harus ekstra waspada terhadap elemen pendeteksi dari satelit dan drone intai, pasalnya citra berbasis optik dan termal dari kedua wahana udara tersebut dapat memberikan koordinat dengan presisi tinggi, yang pada akhirnya MBT dapat dihancurkan lewat tembakan dari howitzer dan roket MLRS (Multiple Launch Rocket System). (more…)

Meski Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 bukan yang tercanggih di keluarga Leopard 2 series, namun, berita rontoknya MBT Leopard 2A6 di laga perang Ukraina, telah mendorong Berlin untuk mempersiapkan peningkatan kemampuan pada arsenal MBT Leopard 2 tercanggih yang ada di arsenal Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr). (more…)

Pabrikan alutsista asal Korea Selatan, Hyundai Rotem terbilang moncer dengan produksi ratusan unit Main Battle Tank (MBT) K2 Black Panther, bahkan K2 berhasil meraih sukses untuk pasar ekspor ke Polandia dan diproduksi secara lisensi oleh Turki. Namun, Hyundai Rotem tidak berhenti pada rancangan K2, mempersiapkan dekade 2030, Hyundai Rotem telah merilis konsep Next Generation of Main Battle Tank (NG MBT). (more…)

Sektor industri pertahanan Israel semakin dilirik dunia. Terbaru, Main Battle Tank (MBT) andalan negara Zionis Yahudi itu, Merkava, dieksport untuk pertama kalinya ke salah satu negara Eropa. Tak disebutkan negara mana, tetapi klue-nya adalah negara tersebut tengah dalam kondisi kekurangan tank akibat dukungan besar-besaran ke Ukraina dalam upaya perang melawan Rusia.
(more…)

General Dynamics Land Systems (GDLS) pada 29 Juni 2022 mengumumkan telah terpilih untuk memasok tank ringan dalam desain Mobile Protected Firepower (MPF) untuk kebutuhan Angkatan Darat AS (US Army). Dan pada hari Kamis lalu (8/6/2023), Pentagon telah resmi memberi nama MPF sebagai M10 Booker, dengan penenakan bahwa ranpur ini bukan hanya sebatas tank ringan. (more…)

Rontoknya beberapa ranpur lapis baja Ukraina di ladang ranjau menjadi treding topik, pasalnya alutsista yang rontok adalah Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 dari Jerman dan Infantry Fighting Vehicle (IFV) M2 Bradley dari Amerika Serikat. Tidak itu saja, kelompok ranpur yang ikut rontok ada nama BMR-2. Ranpur ini terbilang unik, meski tampilannya laksana tank, BMR-2 adalah kendaraan yang punya spesialisasi dalam misi pembersihan ranjau – mine clearing vehicle. (more…)

Dalam upaya serangan balik secara besar-besaran, militer Ukraina paham betul bahwa gerakan kavaleri akan mendapat tantangan berat, selain harus menghadapi serangan dari senjata anti tank Rusia, kavaleri Ukraina juga harus melintasi medan ranjau (darat). Nah, terkait medan ranjau, rupanya belum lama ini ranjau telah menimbulkan kerugian besar bagi pihak Ukraina. (more…)