Meski tidak menyebut jumlah, Kalashnikov Concern lewat siaran pers pada 24 Mei 2024, menyatakan telah mengirim sejumlah besar rudal pertahanan udara (hanud) 9M333 ke angkatan bersenjata Rusia, yakni berdasarkan pesanan Kementerian Pertahanan tahun anggaran 2024. Sebagai rudal hanud jarak pendek – Short Range Air Defence (SHORAD), 9M333 dirancang untuk melengkapai sistem hanud Strela-10M3. (more…)
Krisis di Laut Merah rupanya mendorong Angkatan Laut Inggris (Royal Navy) untuk mendongkrak kemampuan serangan jarak jauh ke daratan (permukaan). Hal ini dipicu oleh aksi milisi Houthi di Yaman yang melakukan serangan dengan rudal balistik dan drone kamikaze ke kapal tanker/kargo sipil yang berlayar di koridor Laut Merah/Bal-el-Mandeb/Teluk Aden dengan tujuan Israel. (more…)
Dengan ukuran yang terbilang besar, umumnya tidak dimungkinkan dilakukannya reload atau pengisian ulang untuk rudal anti kapal dan rudal hanud (pertahanan udara) di tengah laut atau dalam pelayaran. Lantaran tidak dapat dilakukan reload saat pelayaran, maka reload amunisi khusus tersebut umumnya hanya dilakukan saat kapal perang permukaan kembali ke pangkalan utamanya, dimana terdapat depo logisitik dan persenjataan. (more…)
Lazimnya gelaran event berskala international, maka TNI ikut menyiapkan alutsistanya untuk pengamanan yang disesuaikan pada tingkat ancaman. Dengan keunggulan mobiltas, rudal pertahanan udara (hanud) MANPADS (Man Portable Air Defence System) kerap diandalkan untuk pengamanan obyek vital Pam VVIP. Setelah gelar Mistral yang disiapkan saat pengamanan Asian Games 2018, kini MANPADS kembali akan dikerahkan dalam Pam VVIP saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali. (more…)
Alutsista asal Inggris ini mungkin tak sempat ditampilkan dalam pameran “War Triumph” yang tengah dihelat di Victory Park, Moskow. Namun, ada kabar bahwa untuk pertama kalinya ransus (kendaraan khusus) Supacat 6×6 yang membawa peluncur rudal hanud ASRAAM berhasil dihancurkan oleh militer Rusia. (more…)
Dihancurkannya drone laut atau USV (Unmanned Surface Vehicle) kamikaze Ukraina oleh Kamov Ka-29 Rusia, telah menarik perhatian, pasalnya untuk pertama kali, sebuah USV kamikaze dipersenjatai rudal permukaan ke udara. Temuan ini menyiratkan USV kamikaze bukan hanya menjadi ancaman bagi kapal perang di permukaan. (more…)
Sistem pertahanan udara (hanud) Pantsir tidak henti dikembangkan oleh Rusia, sebagai sistem hanud yang kompak dengan memadukan keunggulan kanon, rudal anti pesawat dan radar, Pantsir kini bahkan telah diadaptasi pada platform kapal perang. Namun, ujian paling menantang dari Pantsir ada pada platform darat yang ditempatkan pada heavy truck 8×8. Seperti medan perang di Ukraina mengharuskan pihak perancang, KBP Instrument Design Bureau, untuk mengadaptasi Pantsir agar lebih adaptif terhadap dinamika peperangan. (more…)
Puing rudal ATACMS yang jatuh di zona Distrik Militer Utara
Dengan jangkauan ratusan kilometer, rudal balistik MGM-140 ATACMS yang dipasok Amerika Serikat ke Ukraina untuk peluncur M142 HIMARS, disebut menjadi masalah serius bagi pertahanan Rusia, pasalnya dengan jangkauan luncur yang jauh serta kecepatan sampai level Mach 3, ATACMS (Army Tactical Missile System) yang dipasok diam-diam ke Ukraina, menjadi rudal balistik yang sulit untuk dicegat. Namun, benarkah sedemikian mengkhawatirkannya ATACMS bagi Rusia? (more…)
Invasi Argentina ke Kepulauan Falkland (Inggris) dalam Perang Malvinas telah berlalu lebih dari 40 tahun, namun, bara kecurigaan Inggris kepada Argentina belum sirna sampai saat ini. London sebisa mungkin tetap melakukan embargo atas penggunaan komponen persenjataan yang berasal dari perusahaan asal Inggris yang akan dijual ke Argentina. Terlebih dengan kabar terbaru, yakni akuisisi 24 unit jet tempur F-16 AB/BM bekas pakai Denmark oleh Argentina, rupanya telah mengundang sorotan dari petinggi pertahanan Inggris. (more…)
Meski belum ada kabar seputar kontrak pengadaan, namun, ada potensi satuan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) Korps Marinir akan diperkuat dengan rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence System) Starstreak, mengikuti langkah Arhanud TNI AD yang lebih dulu mengadopsi rudal hanud produksi Thales Air Defence itu. Pengadaan rudal hanud untuk Arhanud Korps Marinir menjadi kebutuhan, mengingat jenis rudal hanud yang ada sudah berusia tua (Strela). (more…)