Ukraina secara terang-terangan menyatakan ‘bergantung’ pada pasokan drone dari DJI Technology. Di tangan para kreator, drone quadcopter sejenis DJI Mavic series telah terbukti berguna di medan peperangan berkat kemampuan FPV (First Person View). Bukan hanya oleh Ukraina, militer Rusia juga sedari awal memanfaatkan drone besutan manufaktur Cina ini untuk misi intai dan kamikaze. Namun belum lama ini terekam dalam postingan penggunaan drone yang lebih besar, yakni DJI Agras T30. (more…)
Sejak Oktober 2023, pasukan Rusia mulai mengerahkan Zemledeliye – truck-mounted mine-laying system atau sistem peluncur/peletakan ranjau darat berbasis truk, dalam operasi tempurnya di Ukraina. Dan belum genap enam bulan digunakan di Ukraina, Kementerian Pertahanan Rusia dalam channel di Telegram menyebut bahwa Zemledeliye telah menghancurkan lebih dari 500 ranpur Ukraina. (more…)
Roket anti tank dengan peluncur disposable (sekali buang), bukan lagi jenis senjata bantu infanteri di lingkup TNI. Sejauh ini produk dari Instalaza (Spanyol) mendominasi pasar di Indonesia lewat C90 series yang saat ini digunakan TNI AD dan TNI AU. Lantas bagaimana dengan TNI AL? Sejauh ini infanteri Korps Marinir masih mengandalkan RPG-7, namun kedepan bisa jadi Korps Baret Ungu akan menggunakan jenis roket anti tank disposable. (more…)
Cina kembali membetot perhatian dalam dunia peroketan, bila pada 5 Juni 2019 sukses meluncurkan roket pembawa satelit dari tengah laut, maka pada 11 Januari 2024, Cina sukses melakukan hal serupa, namun dengan menggunakan jenis roket yang lebih besar dan kuat. Tidak itu saja, peluncuran terbaru dari tengah laut kini menggunakan platform sejenis kapal kontainer, menjadikan Cina punya keunggulan komparatif dibandingkan apa yang dilakukan negara-negara jawara roket lain. (more…)
Di musim dingin yang mencapai suhu di bawah nol derajat celcius, tak membuat konflik antara Ukraina dan Rusia mengendor. Sebaliknya perang semakin brutal dengan hadirnya improvisasi baru di lapangan, termasuk pada pengguaan drone kamikaze. Dengan dimensi yang relatif kecil, drone kamikaze unggul dalam kelincahan manuver, namun punya konsekuensi pada daya ledak yang terbatas. (more…)
Teknik penyamaran bukan hal baru dalam dunia militer, termasuk alutsista yang disamarkan kerap diperlihatkan oleh Iran, Taiwan dan yang paling baru adalah Korea Utara dalam defile militernya di Pyongyang beberapa waktu lalu. Namun dari beberapa yang pernah dipelihatkan ke publik, sangat jarang alutsista yang disamarkan benar-benar digunakan dalam peperangan yang sebenarnya. (more…)
Seperti halnya di Indonesia, di Mesir setiap digelar pameran pertahanan maka bermunculan jenis alutsista baru produksi dalam negeri. Meski berupa prototipe, kemunculan jenis senjata ‘lokal’ adalah magnet tersendiri. Dan pada ajang Egypt Defence Expo (EDEX) 2023 di Kairo (4-7 Desember 2023), Kementerian Produksi Militer Mesir meluncurkan MLRS (Multiple Launch Rocket System) pertama dalam model self propelled dari sasis kendaraan roda rantai. (more…)
Seolah ingin mengakhiri kaitan dengan Roscosmos Rusia, NASA (National Aeronautics and Space Administration) atau Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat, berencana untuk menghentikan operasional Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) dengan cara ‘penghancuran’. Namun rencana tersebut tak semudah membalik telapak tangan, pasalnya biaya penghancuran ISS bakal menelan biaya sekitar US$1 miliar. (more…)
Korea Selatan meluncurkan satelit mata-mata (spy satellite) pertamanya ke luar angkasa pada hari Jumat (1/12/2023), kurang lebih seminggu setelah Korea Utara mengklaim untuk pertama kalinya menempatkan satelit mata-matanya Malligyong-1 ke orbit ketika ketegangan meningkat di antara kedua negara yang bersaing tersebut. (more…)
Bila NASA (National Aeronautics and Space Administration) adalah badan penerbangan dan antariksa Amerika Serikat, maka NATA (National Aerospace Technology Administration ) adalah badan sejenis dari Korea Utara (Korut), Terdengar mirip disebut, NATA belum lama ini membuat gebrakan, yakni dengan klaim sukses meluncurkan roket Chollima-1 yang berisi satelit mata-mata (reconnaissance satellite) Malligyong-1 (artinya Teleskop-1). (more…)