Tahukah Anda, bahwa ada beberapa kesamaan alutsista antara Indonesia dan Peru, yakni kedua negara sama-sama pengguna kapal selam Type 209/1200 dan Landing Platform Dock (LPD) Makassar class (Pisco class). Nah, selain itu, antara Peru dan Indonesia ternyata sama-sama pengguna self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) Norinco Type 90B. (more…)
BM (Boyevaya Mashina )-14/17 punya sejarah tersendiri di lingkup alutsista Korps Marinir (d/h KKO AL), pasalnya inilah generasi pertama self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) yang dioperasikan unit artilleri medan Korps Baret Ungu, yakni didatangkan pada era 60-an sebagai persiapan operasi Trikora. Meski tak jadi digunakan dalam operasi Trikora, BM-14 diketahui telah digunakan secara luas dalam operasi Seroja di Timor Timur pada dekade 70-an. Namun, dengan semakin menuanya BM-14, saat ini praktis self propelled MLRS ini tak lagi digunakan di seluruh dunia. (more…)
Setelah beberapa kali mengklaim berhasil mencegat serangan roket HIMARS (High-Mobility Artillery Rocket Systems). Namun sejak dua tahun perang berkobar, baru kali ini dapat dikonfirmasi kehancuran dari unit peluncur M142 HIMARS Ukraina oleh serangan presisi dari rudal balistik jarak dekat Rusia, Iskander-M. (more…)
Sekali lagi Indonesia harus belajar dari India untuk bisa menarik masuk investasi asing, khususnya di segmen industri pertahanan. Selama ini sudah banyak manufaktur asing yang berstatus OEM (Original Equipment Manufacture) membuka basis produksi dan perakitan di India. Namun, pola kerja sama yang diusung adalah dengan pembukaan perusahaan patungan, alias joint venture dengan perusahaan lokal di India. Tapi ada yang baru dalam pembangunan basis produksi senjata anti tank Carl Gustaf M4 oleh perusahaan Swedia, Saab. (more…)
Di tengah tekanan internasional, Israel kian membabi buta dan menggunakan segala cara untuk mengalahkan Hamas di Gaza, Palestina. Ketika mulai lelah dan panik menghadapi perang kota dengan pejuang Hamas, maka Israel tanpa segan mulai amunisi dengan daya rusak yang lebih besar dari howitzer, yakni MLRS (Multiple Lauhch Rocket System) ke arah Gaza. (more…)
Setelah TOS-1A Buratino dan TOS-2 Tosochka, Rusia dikabakarkan tengah mengembangkan senjata berbasis roket termobarik di kaliber 220 mm. Industri pertahanan Rusia mengungkap rencana pengembangan dalam evolusi teknologi formidable flamethrower yang lebih dahsyat dengan julukan TOS-3 Dragon. (more…)
Selain rencana menghidupkan kembali batalyon Main Battle Tank (MBT), Angkatan Darat Belanda (Royal Netherlands Army) juga memproyeksikan penguatan kemampuan artileri medan. Dalam periode pengadaan yang terbilang singkat, saat ini AD Belanda mulai kedatangan jenis self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) canggih dari Israel, yakni Precise & Universal Launching System (PULS) produksi Elbit Systems. (more…)
Di Hari Valentine yang bertepatan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia (14/2/2024), ada momen yang mungkin luput dari perhatian, yakni Rusia dan Amerika Serikat, sama-sama meluncurkan roket ke luar angkasa, yang salah satunya disebut terkait dengan satelit militer dengan misi yang dirahasiakan. (more…)
Dalam aneka pemberitaan disebut beberapa unit M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) berhasil dihancurkan oleh drone dan artileri Rusia. Namun, sejauh ini belum ada foto atau rekaman ‘real’ yang memperlihatkan M142 HIMARS dalam kondisi hancur atau rusak. Nah, belum lama ini beredar video yang secara tidak langsung mengkonfirmasi adanya HIMARS yang keok dalam perang di Ukraina. (more…)
Militer Rusia kembali membuat kejutan dalam aspek senjata artileri medan. Setelah sebelumnya terungkap pemasangan peluncur roket anti kapal selam RBU-6000 di ranpur APC roda rantai MT-LB, kini masih dengan senjata yang sama, disebut RBU-6000 dipasang dan berhasil ditembakkan dari platform Main Battle Tank (MBT) T-80 yang telah dilepas kubahnya. (more…)