Meski sudah disebut sebelum tahun 2016, namun hingga kini tidak ada informasi resmi yang menjelaskan bahwa senjata anti tank AT-4 produksi Saab Bofors Dyanmics telah dijual ke Indonesia. Bahkan di tahun 2016, pimpinan Saab di Indonesia pernah menyebut, belum ada AT-4 yang dikirimkan ke Indonesia, yang kala itu menanggapi informasi di wikipedia yang menyebut Indonesia sebagai salah satu negara pengguna AT-4. (more…)
Selain Israel, Yordania dikenal sebagai sekutu dekat Amerika Serikat di Timur Tengah, yang salah satunya dibuktikan dengan rencana pembelian pesawat spesialis serangan darat A-10 Thunderbolt II, yang untuk pertama kalinya dijual oleh AS ke negara asing. Lantaran punya kedekatan spesial dengan Negeri Paman Sam, maka Yordania harus menjaga jarak bila ingin bertrasaksi alutsista dengan negara yang menjadi rival AS. (more…)
Satu lagi jenis senjata milik sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, mampu menyasar pos Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Meski sudah digunakan Hamas sejak awal invasi Israel ke Gaza pada 7 Oktober 2023, namun menarik untuk mencermati Rajum, terutama karena ada media yang menyebutnya sebagai rudal (peluru kendali), meski faktanya Rajum lebih merujuk pada roket (tanpa pemandu) MLRS (Multiple Launch Rocket System). (more…)
Pada tanggal 29 Juli 2024, Angkatan Darat Malaysia mengumumkan penandatanganan kontrak dengan perusahaan patungan Norwegia-Finlandia, Nammo, untuk memasok 800 unit M72 LAW-EC (Light Anti-Tank Weapon – Enhanced Capacity) untuk menggantikan sistem RPG-7 buatan Rusia yang sudah tua. (more…)
9K32 Strela atau dikenal dengan nama NATO sebagai SA-7 Grail, adalah rudal hanud MANPADS (Man-Portable Air-Defense Systems) pertama. Rudal ini dikembangkan oleh Uni Soviet pada akhir 1960-an dan mulai digunakan secara operasional pertama kali dalam Perang Yom Kippur pada tahun 1973. Namun, tahukah Anda, jenis MANPADS pertama di dunia ternyata bukanlah Strela. (more…)
Meski kurang publikasi, ada kabar yang lumayan membanggakan terkait alutsista buatan dalam negeri, yakni rantis serbu lapis baja P6-ATAV (All Terrain Assault Vehicle) produksi PT SSE (Surya Sentra Ekajaya), ikut dipamerkan dalam pameran pertahanan Eurosatory 2024 yang dihelat di Paris, Perancis (17 – 21 Juni 2024). Dalam foto yang beredar di media sosial, P6-ATAV V3 4×4 tampil di Paris lengkap dengan turret RCWS untuk senapan mesin berat kaliber 12,7 mm. (more…)
Dua nama besar dalam indusrti pertahanan dari Eropa dan Amerika Serikat, yakni Rheinmetall dan Lockheed Martin, berkolaborasi dalam pengembangan peluncur roket baru yang disebut Global Mobile Artillery Rocket System (GMARS). (more…)
Bagi Ukraina, kehadiran M142 High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS) adalah ‘game changer’, lantaran dengan senjata artileri ini dapat mengubah keunggulan dengan serangan jarak jauh lewat berbagai amunisi untuk menekan basis kekuatan Rusia. Berkat reputasi sebelumnya di Afghanistan dan Timur Tengah, HIMARS menjadi prioritas pengadaan bagi negara-negara NATO yang khawatir terdampak perang. (more…)
Untuk urusan keselamatan prajurit, apa yang dilakukan Amerika Serikat jelas menjadi panutan. Terkhususnya bagi unit militer yang ditempatkan di Timur Tengah, ada kabar bahwa Angkatan Laut AS (US Navy) telah memesan perangkat anti drone – Counter-Unmanned Aerial Systems (C-UAS) dengan teknologi EAGLS (Electrically Aided Gunnery Laser System) dari MSI Defense Solutions dengan nilai US$24 juta. (more…)
Tank meriam yang dialihfungsi sebagai self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) sudah ada beberapa, sebut saja seperti AMX-13 LAR 160 (kaliber 160 mm) yang digunakan Israel dan Venezuela, bahkan di Indonesia, Korps Marinir pernah menyulap tank amfibi PT-76 dengan peluncur MLRS BM-14 kaliber 140 mm. Nah, rupanya konsep tank meriam yang dikonversi menjadi self propelled MLRS belum dipandang usang, seperti belum lama, Angkatan Darat Chili telah meluncurkan self propelled MLRS 122 mm dari plartform MBT (Main Battle Tank) Leopard 1. (more…)